home sulsel

16 Menara BTS Berdiri di Luwu Timur, Tiga Titik Blankspot Teratasi

Senin, 28 September 2026 - 14:03 WIB
Kepala Bidang Telematika dan Persandian Diskominfo-SP Luwu Timur, Hasyim. Foto: Istimewa
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mencatat 16 unit menara Base Transceiver Station (BTS) terbangun sepanjang 2026.

Namun, baru tiga titik blankspot yang benar-benar teratasi lewat pembangunan tersebut.

Data Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) Luwu Timur menunjukkan menara itu tersebar di 16 desa pada sembilan kecamatan, yakni Malili, Angkona, Wotu, Mangkutana, Kalaena, Tomoni, Burau, Wasuponda, dan Nuha.

Tiga titik blankspot yang sudah terlayani sinyal berada di Desa Bahari dan Desa Tabaroge di Kecamatan Wotu, serta Desa Pertasi Kencana di Kecamatan Kalaena.

Kepala Bidang Telematika dan Persandian Diskominfo-SP Luwu Timur, Hasyim, mengatakan sebagian besar menara difungsikan untuk memperkuat jaringan di area yang sudah memiliki pasar pengguna.

Menara baru, menurutnya, terus didorong untuk menjangkau wilayah yang terisolasi sinyal.

"Aplikasi SIGNAL ini berfungsi memfasilitasi Pemda dalam mengusulkan titik lokasi yang butuh optimalisasi jaringan maupun usulan blankspot. Ini juga menjadi basis data bagi dinas dalam melakukan survei lokasi pembangunan menara," ujarnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya