Pertamina Perkuat Distribusi LPG 3 Kg Jelang Ramadan 2026
Senin, 16 Feb 2026 16:54
Menjelang Ramadan 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi meningkatkan kesiapan distribusi LPG 3 Kg bersubsidi di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Menjelang Ramadan 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi meningkatkan kesiapan distribusi LPG 3 Kg bersubsidi di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat guna mengantisipasi kenaikan kebutuhan rumah tangga saat sahur dan berbuka.
Untuk menjaga stabilitas pasokan di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat pada Februari 2026, pada hari libur Imlek 17 Februari 2026 Pertamina wilayah Sulselbar tetap beroperasi menyalurkan 285.000 tabung LPG 3 Kg. Selain itu, sebagai langkah antisipasi peningkatan demand pada masa libur long weekend Tahun Baru Imlek dan awal Ramadan, Pertamina wilayah Sulselbar juga menyalurkan extra dropping secara merata ke seluruh wilayah sebanyak 187.760 tabung atau sekitar 49,3 persen dari rerata penyaluran harian normalnya. Tambahan ini menjadi bagian dari strategi pengamanan suplai menjelang Ramadan.
Sales Area Manager Retail Sulselbar, Rainier Axel Siegfried, menjelaskan bahwa persiapan Ramadan dilakukan melalui proyeksi kebutuhan serta evaluasi pola konsumsi sebelumnya.
“Tambahan alokasi telah kami siapkan dan pengawasan distribusi diperketat hingga ke tingkat pangkalan. Tim lapangan melakukan monitoring rutin agar penyaluran berlangsung lancar dan masyarakat tetap memperoleh LPG 3 Kg sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Secara keseluruhan untuk wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, direncanakan penambahan suplai sebanyak 472.760 tabung yang disalurkan menyebar mulai tanggal 14 hingga akhir bulan Februari 2026. Penguatan suplai ini difokuskan pada daerah dengan tren konsumsi tinggi dan disalurkan melalui jaringan agen serta pangkalan resmi di seluruh kabupaten/kota. Pemantauan dilakukan secara harian untuk memastikan distribusi berjalan sesuai rencana.
Di sisi lain, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi meningkatkan monitoring penyaluran agen ke pangkalan resmi guna memastikan penjualan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Koordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat setempat terus diperkuat untuk menjaga ketertiban distribusi LPG subsidi. Pertamina juga mendorong pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum untuk ikut serta mengawasi dan menertibkan sektor-sektor yang tidak diperkenankan menggunakan LPG 3 Kg bersubsidi.
Pjs Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T Muhammad Rum, menegaskan bahwa kesiapan operasional difokuskan pada ketersediaan dan ketepatan sasaran distribusi.
“Penguatan suplai telah dijalankan dengan perhitungan yang terukur. Distribusi terus dipantau agar berjalan efektif dan tepat sasaran selama Ramadan. Dukungan pengawasan dari pemerintah daerah dan aparat penegak hukum menjadi bagian penting dalam menjaga subsidi ini tetap sesuai peruntukannya,” jelasnya.
Pertamina mengimbau masyarakat mampu serta pelaku usaha yang termasuk dalam delapan sektor yang tidak diperkenankan menggunakan LPG subsidi untuk beralih ke Bright Gas (non-subsidi). Langkah ini penting agar alokasi LPG 3 Kg tetap tersedia bagi rumah tangga kurang mampu dan usaha mikro yang berhak menerima subsidi.
Apabila ditemukan kendala distribusi atau indikasi penyimpangan di lapangan, laporan dapat disampaikan melalui Pertamina Call Center (PCC) 135 untuk ditindaklanjuti.
Dengan tambahan alokasi dan penguatan pengawasan tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan kesiapan sistem distribusi dan kapasitas operasional dalam menjaga layanan energi tetap terjaga selama Ramadan di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Untuk menjaga stabilitas pasokan di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat pada Februari 2026, pada hari libur Imlek 17 Februari 2026 Pertamina wilayah Sulselbar tetap beroperasi menyalurkan 285.000 tabung LPG 3 Kg. Selain itu, sebagai langkah antisipasi peningkatan demand pada masa libur long weekend Tahun Baru Imlek dan awal Ramadan, Pertamina wilayah Sulselbar juga menyalurkan extra dropping secara merata ke seluruh wilayah sebanyak 187.760 tabung atau sekitar 49,3 persen dari rerata penyaluran harian normalnya. Tambahan ini menjadi bagian dari strategi pengamanan suplai menjelang Ramadan.
Sales Area Manager Retail Sulselbar, Rainier Axel Siegfried, menjelaskan bahwa persiapan Ramadan dilakukan melalui proyeksi kebutuhan serta evaluasi pola konsumsi sebelumnya.
“Tambahan alokasi telah kami siapkan dan pengawasan distribusi diperketat hingga ke tingkat pangkalan. Tim lapangan melakukan monitoring rutin agar penyaluran berlangsung lancar dan masyarakat tetap memperoleh LPG 3 Kg sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Secara keseluruhan untuk wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, direncanakan penambahan suplai sebanyak 472.760 tabung yang disalurkan menyebar mulai tanggal 14 hingga akhir bulan Februari 2026. Penguatan suplai ini difokuskan pada daerah dengan tren konsumsi tinggi dan disalurkan melalui jaringan agen serta pangkalan resmi di seluruh kabupaten/kota. Pemantauan dilakukan secara harian untuk memastikan distribusi berjalan sesuai rencana.
Di sisi lain, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi meningkatkan monitoring penyaluran agen ke pangkalan resmi guna memastikan penjualan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Koordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat setempat terus diperkuat untuk menjaga ketertiban distribusi LPG subsidi. Pertamina juga mendorong pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum untuk ikut serta mengawasi dan menertibkan sektor-sektor yang tidak diperkenankan menggunakan LPG 3 Kg bersubsidi.
Pjs Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T Muhammad Rum, menegaskan bahwa kesiapan operasional difokuskan pada ketersediaan dan ketepatan sasaran distribusi.
“Penguatan suplai telah dijalankan dengan perhitungan yang terukur. Distribusi terus dipantau agar berjalan efektif dan tepat sasaran selama Ramadan. Dukungan pengawasan dari pemerintah daerah dan aparat penegak hukum menjadi bagian penting dalam menjaga subsidi ini tetap sesuai peruntukannya,” jelasnya.
Pertamina mengimbau masyarakat mampu serta pelaku usaha yang termasuk dalam delapan sektor yang tidak diperkenankan menggunakan LPG subsidi untuk beralih ke Bright Gas (non-subsidi). Langkah ini penting agar alokasi LPG 3 Kg tetap tersedia bagi rumah tangga kurang mampu dan usaha mikro yang berhak menerima subsidi.
Apabila ditemukan kendala distribusi atau indikasi penyimpangan di lapangan, laporan dapat disampaikan melalui Pertamina Call Center (PCC) 135 untuk ditindaklanjuti.
Dengan tambahan alokasi dan penguatan pengawasan tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan kesiapan sistem distribusi dan kapasitas operasional dalam menjaga layanan energi tetap terjaga selama Ramadan di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
(GUS)
Berita Terkait
Ekbis
Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg hingga 65% di Sulsel & Sulbar
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah pasokan LPG 3 kilogram (kg) hingga 65 persen dari rata-rata penyaluran harian di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Jum'at, 14 Agu 2026 19:56
News
Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg di Bone Aman
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan BBM dan LPG 3 kg di Kabupaten Bone tetap terjaga.
Minggu, 09 Agu 2026 13:03
Ekbis
Pasokan LPG 3 Kg di Sulsel Ditambah, Pertamina Pastikan Distribusi Lancar
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bergerak cepat menambah pasokan LPG subsidi 3 kilogram sebanyak 2.131 tabung atau setara 34 persen dari rata-rata penyaluran harian.
Rabu, 05 Agu 2026 07:50
Ekbis
Antisipasi Lonjakan Kebutuhan, Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Sulsel
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, kenaikan kebutuhan LPG 3 kg dipengaruhi meningkatnya aktivitas sektor pertanian pada musim kemarau yang melanda.
Jum'at, 31 Jul 2026 13:57
News
Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Pertamina Optimalkan Distribusi LPG 3 Kg di Sulsel
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, peningkatan kebutuhan LPG 3 kg terjadi di Kabupaten Bone, Sidenreng Rappang (Sidrap), Soppeng, dan Wajo.
Rabu, 29 Jul 2026 19:30
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tujuh UMKM Sulsel Buka Jalan ke Pasar Global di KKI 2026
2
BKKBN Sulsel Kolaborasi LAZ Hadji Kalla Bedah Rumah Keluarga Resiko Stunting
3
Setelah Yordania, Film Solata Kembali Berkiprah di Festival Film Cekoslowakia
4
Polres Maros Ungkap Kasus Pencurian Rumah, Pelaku Ditangkap di Sulawesi Tengah
5
43 Finalis Bersaing di Grand Final Dara Daeng Bantaeng
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tujuh UMKM Sulsel Buka Jalan ke Pasar Global di KKI 2026
2
BKKBN Sulsel Kolaborasi LAZ Hadji Kalla Bedah Rumah Keluarga Resiko Stunting
3
Setelah Yordania, Film Solata Kembali Berkiprah di Festival Film Cekoslowakia
4
Polres Maros Ungkap Kasus Pencurian Rumah, Pelaku Ditangkap di Sulawesi Tengah
5
43 Finalis Bersaing di Grand Final Dara Daeng Bantaeng