PLN UID Sulselrabar Siagakan 73 Posko Kelistrikan dan 2.315 Personel
Senin, 02 Mar 2026 15:22
Tim khusus Pekerjaan Dalam Keadaan Bertengangan tengah memelihara jaringan tanpa padam di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Foto: Istimewa
MAKASSAR - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) menyiagakan 73 posko siaga kelistrikan dan 2.315 personel, guna menjaga pasokan listrik tetap aman dan andal selama Ramadan hingga perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, memastikan kesiapan pasokan listrik untuk kelancaran periode Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, mulai dari sisi distribusi listrik, personel, hingga peralatan pendukung.
"Selama bulan Ramadan dan perayaan Idul Fitri, kami memastikan kesiapan pasokan listrik agar seluruh masyarakat bisa aman, tenteram, dan bisa menjalankan ibadah serta berkumpul dengan keluarga dalam suasana yang hangat," ujar Edyansyah.
Edyansyah juga menegaskan bahwa dalam momen Ramadan ini, PLN siap mengerahkan segala upaya untuk menjaga keandalan listrik dan melayani seluruh kebutuhan pelanggan agar masyarakat bisa beribadah dengan nyaman di tengah cuaca yang seringkali tidak menentu.
"Berbagai upaya telah kami lakukan untuk menjaga kecukupan pasokan listrik di sistem Sulawesi Bagian Selatan," pungkas Edyansyah.
Dirinya mencatat bahwa untuk memberikan rasa nyaman kepada pengguna kendaraan listrik yang ingin bepergian pada momen Ramadan dan Idul Fitri, PLN telah menyediakan 69 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 53 lokasi di Sulselrabar.
Edyansyah menambahkan bahwa dalam memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat, PLN juga menyiapkan alat pendukung dalam periode Siaga, di antaranya 152 genset, 30 uninterruptible power supply (UPS), 79 unit gardu bergerak (UGB), 13 crane, 308 mobil, dan 169 motor operasional. Tak hanya itu, 10 tim khusus Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) juga turut disiagakan.
Di samping itu, kata Edyansyah, PLN telah melakukan pemeliharaan rutin lebih awal sehingga saat ini jaringan distribusi dalam kondisi aman.
"Apabila melihat potensi atau terjadi gangguan listrik, masyarakat dapat melaporkan langsung kepada PLN melalui fitur Pengaduan di aplikasi PLN Mobile," tutup Edyansyah.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, memastikan kesiapan pasokan listrik untuk kelancaran periode Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, mulai dari sisi distribusi listrik, personel, hingga peralatan pendukung.
"Selama bulan Ramadan dan perayaan Idul Fitri, kami memastikan kesiapan pasokan listrik agar seluruh masyarakat bisa aman, tenteram, dan bisa menjalankan ibadah serta berkumpul dengan keluarga dalam suasana yang hangat," ujar Edyansyah.
Edyansyah juga menegaskan bahwa dalam momen Ramadan ini, PLN siap mengerahkan segala upaya untuk menjaga keandalan listrik dan melayani seluruh kebutuhan pelanggan agar masyarakat bisa beribadah dengan nyaman di tengah cuaca yang seringkali tidak menentu.
"Berbagai upaya telah kami lakukan untuk menjaga kecukupan pasokan listrik di sistem Sulawesi Bagian Selatan," pungkas Edyansyah.
Dirinya mencatat bahwa untuk memberikan rasa nyaman kepada pengguna kendaraan listrik yang ingin bepergian pada momen Ramadan dan Idul Fitri, PLN telah menyediakan 69 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 53 lokasi di Sulselrabar.
Edyansyah menambahkan bahwa dalam memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat, PLN juga menyiapkan alat pendukung dalam periode Siaga, di antaranya 152 genset, 30 uninterruptible power supply (UPS), 79 unit gardu bergerak (UGB), 13 crane, 308 mobil, dan 169 motor operasional. Tak hanya itu, 10 tim khusus Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) juga turut disiagakan.
Di samping itu, kata Edyansyah, PLN telah melakukan pemeliharaan rutin lebih awal sehingga saat ini jaringan distribusi dalam kondisi aman.
"Apabila melihat potensi atau terjadi gangguan listrik, masyarakat dapat melaporkan langsung kepada PLN melalui fitur Pengaduan di aplikasi PLN Mobile," tutup Edyansyah.
(GUS)
Berita Terkait
Sulbar
Dukung Pendidikan, PLN Nyalakan Listrik Sekolah Rakyat di Mamuju
Sekolah Rakyat di Kabupaten Mamuju kini mendapat pasokan listrik berdaya 555 kVA dari PT PLN (Persero). Hal itu menjadi bukti nyata kepedulian PLN terhadap dunia pendidikan.
Jum'at, 25 Sep 2026 20:32
News
YBM PLN Rayakan Milad ke-20 dengan Servis Gratis bagi 120 Pengemudi Ojol
YBM PLN memberikan layanan servis motor gratis kepada 120 pengemudi ojek online muslim pada 24–25 September 2026 di Kantor PLN UID Sulselrabar.
Jum'at, 25 Sep 2026 09:03
News
Donor Darah PLN UID Sulselrabar Kumpulkan 60 Kantong untuk Masyarakat
Sebanyak 60 kantong darah terkumpul dari kegiatan donor darah yang digelar PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar).
Kamis, 24 Sep 2026 08:41
News
PLN Siapkan Modifikasi Cuaca untuk Jaga Debit Air PLTA di Musim Kemarau
PLN memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjalankan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di sejumlah wilayah untuk menjaga keandalan listrik di PLTA.
Rabu, 23 Sep 2026 15:37
News
Tak Cuma Pulihkan Sistem, PLN Siapkan Penguatan Kelistrikan Sulbagsel
PLN menyiapkan fondasi penguatan jangka panjang melalui diversifikasi sumber energi untuk memperkuat sistem kelistrikan Sulbagsel.
Selasa, 22 Sep 2026 18:14
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Bantaeng Dorong Pengelolaan Lingkungan untuk Raih Adipura
2
WR IV UMI Buka Seleksi Calon Hafizh/Hafizhah UPT PKD, 36 Mahasiswa Ikuti Seleksi
3
3 DPO Kasus Penyiraman Cabai di Jeneponto Ditangkap
4
Siswa SD Maros Juara Panahan Tradisional Sulsel
5
Beasiswa Pemkab Luwu Timur Bantu Tiga Anak Satu Keluarga Jadi Sarjana
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Bantaeng Dorong Pengelolaan Lingkungan untuk Raih Adipura
2
WR IV UMI Buka Seleksi Calon Hafizh/Hafizhah UPT PKD, 36 Mahasiswa Ikuti Seleksi
3
3 DPO Kasus Penyiraman Cabai di Jeneponto Ditangkap
4
Siswa SD Maros Juara Panahan Tradisional Sulsel
5
Beasiswa Pemkab Luwu Timur Bantu Tiga Anak Satu Keluarga Jadi Sarjana