Lewat Skema Bisnis Konsinyasi Logee, Telkom Dukung Percepatan Digitalisasi UMKM
Selasa, 01 Agu 2023 18:48

Logee tak hanya hadir untuk proses pengiriman barang, namun juga mencakup skema bisnis guna mempermudah UMKM memperluas jangkauan penjualannya. Foto/Dok Telkom
JAKARTA - Sebagai upaya percepatan ekosistem digital di Indonesia dan wujud dukungan digitalisasi UMKM, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui umbrella brand Leap-Telkom Digital (Leap) menghadirkan berbagai produk dan layanan digital terbaik yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM. Salah satunya Logee sebagai platform digital yang menjawab berbagai tantangan di sektor logistik.
“Pelayanan yang diberikan oleh Logee menjadi wujud nyata dari Telkom dalam mempercepat penerapan digitalisasi yang cerdas serta berkelanjutan, ekonomis, dan dapat diakses oleh semua masyarakat khususnya UMKM di tanah air. Telkom selalu terus berinovasi termasuk dalam hal skema bisnis digital di sektor logistik,” ujar Direktur Digital Business Telkom, Muhamad Fajrin Rasyid.
Logee tak hanya hadir untuk proses pengiriman barang, namun juga mencakup skema bisnis guna mempermudah UMKM memperluas jangkauan penjualannya yang akhirnya berdampak pada kesejahteraan UMKM melalui skema bisnis konsinyasi yang digital.
Skema konsinyasi adalah sebuah skema transaksi penjualan yang dilakukan dengan perjanjian kerja sama antara pemilik produk (consignor) dan penjual (consignee). Tujuannya untuk menjual kembali barang atau produk tersebut kepada konsumen dengan harga serta persyaratan yang sudah diatur di dalam perjanjian di antara keduanya.
Fajrin menambahkan skema konsinyasi mampu mempermudah pemilik produk dalam mendistribusikan barangnya ke ritel atau ke toko. Terlebih, jumlah toko yang telah tergabung di dalam platform Logee pada tahun 2022 mencapai lebih dari 74 ribu toko. Angka tersebut meningkat hingga lebih dari 780% dibandingkan tahun sebelumnya, yakni lebih dari 9.500 toko.
Dengan begitu, kesempatan para distributor untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualannya menjadi semakin besar. Selain itu, melalui Logee pelaku UMKM dapat mendistribusikan produknya hingga ke ritel dengan menitipkan produknya di 7 gudang Logee yang tersebar di Pulau Jawa, serta dengan seluruh sistem operasional dan sales yang dimiliki Logee, produk-produk tersebut dapat terserap dengan cepat dan mudah.
Berbeda dengan bisnis konsinyasi lainnya, skema konsinyasi yang disuguhkan oleh Logee sudah digital dan dilengkapi dengan dashboard visibility yang menyajikan data secara transparan mengenai status barang sampai titik-titik outlet yang aktif dan nonaktif sehingga pemilik produk dan pemilik toko bisa mendapatkan data yang valid dan realtime.
Selain itu, setiap barang yang terjual akan dilakukan proses pembayaran kepada para pemilik produk atau distributor dengan nilai barang yang telah terjual sesuai Service Level Agreement (SLA) dan hanya membutuhkan waktu satu hari setelah produknya laku terjual.
“Platform Logee membuat para UMKM atau pemilik produk tidak perlu lagi memikirkan infrastruktur penyimpanan barang, membangun tim operasional, maupun memastikan produknya terkirim dengan baik atau tidak,” tukas Fajrin.
Logee membawa semangat bisnis kolaboratif dan tumbuh bersama agar para UMKM dapat saling mendukung dan naik kelas bersama. Sebagai penyangga besar bagi perekonomian bangsa, kesejahteraan UMKM selaras dengan indikator Indonesia menjadi negara yang semakin maju melalui digitalisasi di berbagai sektor. Logee juga terintegrasi dengan berbagai produk serta layanan digital lainnya dari Leap yang dapat dilihat di https://leap.digitalbisa.id/#products.
“Pelayanan yang diberikan oleh Logee menjadi wujud nyata dari Telkom dalam mempercepat penerapan digitalisasi yang cerdas serta berkelanjutan, ekonomis, dan dapat diakses oleh semua masyarakat khususnya UMKM di tanah air. Telkom selalu terus berinovasi termasuk dalam hal skema bisnis digital di sektor logistik,” ujar Direktur Digital Business Telkom, Muhamad Fajrin Rasyid.
Logee tak hanya hadir untuk proses pengiriman barang, namun juga mencakup skema bisnis guna mempermudah UMKM memperluas jangkauan penjualannya yang akhirnya berdampak pada kesejahteraan UMKM melalui skema bisnis konsinyasi yang digital.
Skema konsinyasi adalah sebuah skema transaksi penjualan yang dilakukan dengan perjanjian kerja sama antara pemilik produk (consignor) dan penjual (consignee). Tujuannya untuk menjual kembali barang atau produk tersebut kepada konsumen dengan harga serta persyaratan yang sudah diatur di dalam perjanjian di antara keduanya.
Fajrin menambahkan skema konsinyasi mampu mempermudah pemilik produk dalam mendistribusikan barangnya ke ritel atau ke toko. Terlebih, jumlah toko yang telah tergabung di dalam platform Logee pada tahun 2022 mencapai lebih dari 74 ribu toko. Angka tersebut meningkat hingga lebih dari 780% dibandingkan tahun sebelumnya, yakni lebih dari 9.500 toko.
Dengan begitu, kesempatan para distributor untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualannya menjadi semakin besar. Selain itu, melalui Logee pelaku UMKM dapat mendistribusikan produknya hingga ke ritel dengan menitipkan produknya di 7 gudang Logee yang tersebar di Pulau Jawa, serta dengan seluruh sistem operasional dan sales yang dimiliki Logee, produk-produk tersebut dapat terserap dengan cepat dan mudah.
Berbeda dengan bisnis konsinyasi lainnya, skema konsinyasi yang disuguhkan oleh Logee sudah digital dan dilengkapi dengan dashboard visibility yang menyajikan data secara transparan mengenai status barang sampai titik-titik outlet yang aktif dan nonaktif sehingga pemilik produk dan pemilik toko bisa mendapatkan data yang valid dan realtime.
Selain itu, setiap barang yang terjual akan dilakukan proses pembayaran kepada para pemilik produk atau distributor dengan nilai barang yang telah terjual sesuai Service Level Agreement (SLA) dan hanya membutuhkan waktu satu hari setelah produknya laku terjual.
“Platform Logee membuat para UMKM atau pemilik produk tidak perlu lagi memikirkan infrastruktur penyimpanan barang, membangun tim operasional, maupun memastikan produknya terkirim dengan baik atau tidak,” tukas Fajrin.
Logee membawa semangat bisnis kolaboratif dan tumbuh bersama agar para UMKM dapat saling mendukung dan naik kelas bersama. Sebagai penyangga besar bagi perekonomian bangsa, kesejahteraan UMKM selaras dengan indikator Indonesia menjadi negara yang semakin maju melalui digitalisasi di berbagai sektor. Logee juga terintegrasi dengan berbagai produk serta layanan digital lainnya dari Leap yang dapat dilihat di https://leap.digitalbisa.id/#products.
(TRI)
Berita Terkait

News
Telkom Selesaikan Perbaikan SKKL Namlea, Layanan Digital Kembali Normal
Telkom berhasil menyelesaikan perbaikan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Sulawesi - Maluku - Papua Cable System (SMPCS), yang sebelumnya mengalami gangguan.
Sabtu, 29 Mar 2025 22:16

News
Telkom Group Lepas Ribuan Pemudik Menuju Kampung Halaman
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menyelenggarakan Program Mudik Gratis bagi pelanggan setia Telkom Group melalui Mudik Bersama BUMN dan Mudik Hepi Telkomsel Poin.
Kamis, 27 Mar 2025 21:07

Ekbis
Telkom Solution Hadirkan Solusi Digital Inovatif untuk Segmen B2B di Indonesia
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui Telkom Solution, terus memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi digital terdepan di pasar B2B Indonesia.
Rabu, 26 Mar 2025 13:16

Ekbis
Telkom Berbagi di Makassar: Santuni Anak Yatim-Dhuafa hingga Fasilitas Internet ke Sekolah
Telkom Group menggelar acara Telkom Berbagi kepada masyarakat di Makassar pada momen bulan suci Ramadan 1446 H. Bantuan yang disalurkan capai miliaran Rupiah.
Selasa, 25 Mar 2025 12:59

Ekbis
UKM Makassar Siap Naik Kelas lewat Pelatihan Legalitas dari Telkom
Indibiz Telkom Indonesia sukses menyelenggarakan program edukasi bisnis Join on Indibiz Insight dengan tema “Legalitas dan Perizinan Usaha: Dari UKM ke Level Profesional”.
Jum'at, 21 Mar 2025 18:06
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Warga Diaspora Antusias Hadiri PSBM dan Mubes KKSS
5

Gubernur Sulsel Sambut Kedatangan Menteri Pertahanan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Warga Diaspora Antusias Hadiri PSBM dan Mubes KKSS
5

Gubernur Sulsel Sambut Kedatangan Menteri Pertahanan