Wujud Profesionalitas, 16 Talent Utama Film Rantemario Teken Kontrak
Senin, 11 Sep 2023 17:57
Penandatanganan kontrak antara talent dan pihak manajemen film Rantemario berlangsung di Jalan Hertasning Barat Makassar, tepatnya di Kantor Produksi, Minggu (10/9/2023). Foto/Istimewa
MAKASSAR - Para talent utama yang didapuk berperan dalam film Rantemario akhirnya menandatangani kontrak kerja sama. Hal itu dilakukan setelah melewati penantian yang cukup panjang, dengan berbagai proses seleksi yang ketat.
Penandatanganan kontrak antara talent dan pihak manajemen film Rantemario berlangsung di Jalan Hertasning Barat Nomor 1 Makassar, tepatnya di Kantor Produksi, Minggu (10/9/2023). Suasananya berlangsung sangat akrab dan penuh dengan senda gurau.
Detail poin kerja sama terkait nilai kontrak dan jangka waktu produksi film Rantemario wajib disepakati oleh kedua belah pihak. Mengingat hampir semua talent utama yang direkrut memiliki profesi yang berbeda dengan kesibukannya masing-masing. Penandatanganan kontrak ini juga merupakan wujud profesionalitas kedua belah pihak.
Gadis Octaviani selaku Line Produser Film Rantemario mengatakan kesepakatan kerja sama ini selain memenuhi tuntutan hak dan kewajiban secara profesional, juga untuk memastikan waktu dan kesediaan para talent agar bisa total mengikuti tahap selanjutnya menjelang produksi.
"Totalitas mereka yang akan menentukan kualitas produksi film ini. Persepakatan yang profesional, pasti akan memberi dampak psikologi yang baik bagi tim kerja dan para talent. Karena tahap selanjutnya berorientasi kepada penyempurnaan materi produksi seperti pelatihan khusus karakter talent, reki lokasi serta pematangan alokasi biaya operasional," ujar Gadis.
Sebanyak 16 orang terpilih dalam seleksi casting film di berbagai peran seperti aktor utama, aktris utama, pemeran pembantu utama dan pemeran pembantu melakukan kesepakatan kerja lewat penandatanganan kontrak.
Film Rantemario merupakan film bergenre drama petualangan bernuansa tahun 90-an, mengangkat kisah dengan muatan nilai sosial, budaya, dan lingkungan. Rencana pengambilan gambar meliputi Kota Makassar, Kabupaten Maros, Gowa, dan tentunya di Gunung Latimojong, Kabupaten Enrekang.
Sutradara Film Rantemario Indra J Mae, mengatakan persiapan yang dilakukan tim produksi membutuhkan waktu yang panjang karena banyak aspek yang mesti diperhitungkan secara matang dan mendetail. Mengingat tingkat kesulitan pengambilan gambar diberbagai lokasi alam bebas serta wilayah Gunung Latimojong sangat berbeda perlakuannya dibanding membuat produksi film di lokasi yang ideal.
"Perlengkapan properti pendukung untuk keamanan kru dan talent harus ekstra diadakan dan itu wajib. Kita semua setidaknya harus memiliki kemampuan fisik dan mental yang ideal untuk beraktifitas di alam terbuka. Tentu saja semua poin itu harus dituangkan dan disepakati dalam kontrak kerjasama yang profesional," pungkasnya.
Penandatanganan kontrak antara talent dan pihak manajemen film Rantemario berlangsung di Jalan Hertasning Barat Nomor 1 Makassar, tepatnya di Kantor Produksi, Minggu (10/9/2023). Suasananya berlangsung sangat akrab dan penuh dengan senda gurau.
Detail poin kerja sama terkait nilai kontrak dan jangka waktu produksi film Rantemario wajib disepakati oleh kedua belah pihak. Mengingat hampir semua talent utama yang direkrut memiliki profesi yang berbeda dengan kesibukannya masing-masing. Penandatanganan kontrak ini juga merupakan wujud profesionalitas kedua belah pihak.
Gadis Octaviani selaku Line Produser Film Rantemario mengatakan kesepakatan kerja sama ini selain memenuhi tuntutan hak dan kewajiban secara profesional, juga untuk memastikan waktu dan kesediaan para talent agar bisa total mengikuti tahap selanjutnya menjelang produksi.
"Totalitas mereka yang akan menentukan kualitas produksi film ini. Persepakatan yang profesional, pasti akan memberi dampak psikologi yang baik bagi tim kerja dan para talent. Karena tahap selanjutnya berorientasi kepada penyempurnaan materi produksi seperti pelatihan khusus karakter talent, reki lokasi serta pematangan alokasi biaya operasional," ujar Gadis.
Sebanyak 16 orang terpilih dalam seleksi casting film di berbagai peran seperti aktor utama, aktris utama, pemeran pembantu utama dan pemeran pembantu melakukan kesepakatan kerja lewat penandatanganan kontrak.
Film Rantemario merupakan film bergenre drama petualangan bernuansa tahun 90-an, mengangkat kisah dengan muatan nilai sosial, budaya, dan lingkungan. Rencana pengambilan gambar meliputi Kota Makassar, Kabupaten Maros, Gowa, dan tentunya di Gunung Latimojong, Kabupaten Enrekang.
Sutradara Film Rantemario Indra J Mae, mengatakan persiapan yang dilakukan tim produksi membutuhkan waktu yang panjang karena banyak aspek yang mesti diperhitungkan secara matang dan mendetail. Mengingat tingkat kesulitan pengambilan gambar diberbagai lokasi alam bebas serta wilayah Gunung Latimojong sangat berbeda perlakuannya dibanding membuat produksi film di lokasi yang ideal.
"Perlengkapan properti pendukung untuk keamanan kru dan talent harus ekstra diadakan dan itu wajib. Kita semua setidaknya harus memiliki kemampuan fisik dan mental yang ideal untuk beraktifitas di alam terbuka. Tentu saja semua poin itu harus dituangkan dan disepakati dalam kontrak kerjasama yang profesional," pungkasnya.
(TRI)
Berita Terkait
Lifestyle
Adaptasi Novel Popular, Film Whalefall Resmi Tayang di Bioskop Indonesia
Bioskop Indonesia kembali kedatangan film thriller survival terbaru produksi 20th Century Studios dan Imagine Entertainment berjudul "Whalefall", yang mulai tayang serentak pada 14 Oktober 2026.
Kamis, 15 Okt 2026 18:10
News
Sutradara Film Solata Bawa Film Berlatar Sulawesi Selatan Keliling Eropa Tahun Depan
Setelah tayang perdana di bioskop pada November 2025 lalu, film SOLATA tayang perdana secara internasional di Sofia [Bulgaria] pada Januari 2026. Film besutan sutradara Ichwan Persada tersebut tayang perdana di acara Sofia Menar Film Festival
Minggu, 27 Sep 2026 13:07
News
Kisah Nyata Cinta hingga Maut Memisahkan, Baby Udon Siap Tayang 3 September
Aktor Denny Sumargo bersama Fanny Kondoh membagikan kisah mendalam di balik pembuatan film terbaru mereka berjudul "Baby Udon".
Minggu, 30 Agu 2026 08:49
Lifestyle
Nobar Film SOLATA Sambil Berdonasi untuk Korban Gempa NTT
Pengusaha Menulis Buku Indonesia [PEMBIS] bekerjasama dengan Darut Tauhid Peduli dalam waktu dekat akan menggelar nonton bareng film SOLATA. Tak sekedar nonton bareng, kegiatan ini juga bagian dari program donasi untuk korban bencana gempa bumi
Senin, 24 Agu 2026 19:59
Lifestyle
Setelah Yordania, Film Solata Kembali Berkiprah di Festival Film Cekoslowakia
Film SOLATA baru saja mendapat sambutan meriah saat hadir di Jordan Children and Youth’s Film Festival pada 18 Agustus lalu.
Minggu, 23 Agu 2026 13:52
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Nomor Urut 6 di Pilrek UNM, Prof Hasmyati Usung Filosofi Keharmonisan dan Gotong Royong
2
Toyota Hadirkan bZ4X Touring dan Land Cruiser Hybrid di GIIAS Makassar
3
Bosowa Berlian Motor Hadirkan Promo Menarik di GIIAS Makassar 2026
4
Inovasi GIZI, GO! Antarkan Puskesmas Patimpeng Raih Juara Nasional
5
Lampaui Target, Donor Darah HUT ke-58 Semen Tonasa Hasilkan 655 Kantong
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Nomor Urut 6 di Pilrek UNM, Prof Hasmyati Usung Filosofi Keharmonisan dan Gotong Royong
2
Toyota Hadirkan bZ4X Touring dan Land Cruiser Hybrid di GIIAS Makassar
3
Bosowa Berlian Motor Hadirkan Promo Menarik di GIIAS Makassar 2026
4
Inovasi GIZI, GO! Antarkan Puskesmas Patimpeng Raih Juara Nasional
5
Lampaui Target, Donor Darah HUT ke-58 Semen Tonasa Hasilkan 655 Kantong