Pemkot Makassar Pastikan Anggaran PPPK Aman, Kontrak Dievaluasi Berdasarkan Kinerja
Rabu, 30 Sep 2026 22:41
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat ditemui di Ruang Media Center Balai Kota Makassar, Rabu (30/9/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memastikan bahwa pembayaran gaji bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) telah dialokasikan melalui postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam keterangannya terkait evaluasi dan perpanjangan kontrak tenaga P3K paruh waktu di lingkup Pemkot Makassar.
Menurutnya, tidak diperpanjangnya kontrak sejumlah tenaga P3K murni disebabkan oleh berbagai kondisi objektif dan hasil evaluasi kinerja, bukan faktor lain.
"Jangan dianggap bahwa ada pemenuhan tidak diperpanjang karena ada hal-hal lain. Padahal, ada kondisi memang yang tidak bisa diperpanjang. Contoh, yang bersangkutan mengundurkan diri, yang bersangkutan mohon maaf meninggal dunia, yang bersangkutan tidak mau lagi melanjutkan, yang bersangkutan tidak memenuhi kewajiban-kewajibannya lagi," ujarnya, Rabu (30/9/2026).
Wali Kota menambahkan, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Makassar melakukan proses peninjauan secara berkala untuk memastikan kontrak kerja berjalan sesuai ketentuan.
"Sehingga dari Badan Kepegawaian Daerah Kota Makassar ini memastikan kondisi-kondisi inilah yang tidak akan dilakukan perpanjangan kontrak. Kan memang direview, sehingga disaring. Sehingga kita melihat ada sekian banyak lagi P3K yang tidak bisa lagi diperpanjang kontraknya," tambahnya.
Munafri atau yang akrab disapa Appi itu menjelaskan, evaluasi tersebut merupakan akumulasi penilaian kinerja yang bersumber langsung dari Sasaran Kinerja Pegawai (SKP).
"Akumulasi dari kinerja dan itu diusulkan datang dari SKP masing-masing. Ketika diberikan kesempatan dan akhirnya menjadi kewajiban, kita sudah bekerja artinya kita sudah punya akad. Ini kita maksimalkan," jelasnya kepada awak media.
Mantan CEO PSM Makassar itu bahwa pegawai yang menunjukkan kinerja optimal tidak perlu mengkhawatirkan adanya evaluasi ke depan.
"Kalau kita bekerja dengan baik, saya pikir tidak akan pernah ada evaluasi terhadap orang yang punya kinerja yang baik. Tetapi kalau umpamanya kita tidak menjalankan kewajiban-kewajibannya, tentu akan direview oleh instansi di mana mereka bekerja yang akan memberikan penilaian," sambung Appi.
Munafri memastikan bahwa porsi anggaran untuk pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun P3K paruh telah dialokasikan.
"Alhamdulillah, aman. Pemerintah kota aman, kita sudah mengalokasikannya sedemikian rupa di dalam postur APBD," tutupnya.
Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam keterangannya terkait evaluasi dan perpanjangan kontrak tenaga P3K paruh waktu di lingkup Pemkot Makassar.
Menurutnya, tidak diperpanjangnya kontrak sejumlah tenaga P3K murni disebabkan oleh berbagai kondisi objektif dan hasil evaluasi kinerja, bukan faktor lain.
"Jangan dianggap bahwa ada pemenuhan tidak diperpanjang karena ada hal-hal lain. Padahal, ada kondisi memang yang tidak bisa diperpanjang. Contoh, yang bersangkutan mengundurkan diri, yang bersangkutan mohon maaf meninggal dunia, yang bersangkutan tidak mau lagi melanjutkan, yang bersangkutan tidak memenuhi kewajiban-kewajibannya lagi," ujarnya, Rabu (30/9/2026).
Wali Kota menambahkan, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Makassar melakukan proses peninjauan secara berkala untuk memastikan kontrak kerja berjalan sesuai ketentuan.
"Sehingga dari Badan Kepegawaian Daerah Kota Makassar ini memastikan kondisi-kondisi inilah yang tidak akan dilakukan perpanjangan kontrak. Kan memang direview, sehingga disaring. Sehingga kita melihat ada sekian banyak lagi P3K yang tidak bisa lagi diperpanjang kontraknya," tambahnya.
Munafri atau yang akrab disapa Appi itu menjelaskan, evaluasi tersebut merupakan akumulasi penilaian kinerja yang bersumber langsung dari Sasaran Kinerja Pegawai (SKP).
"Akumulasi dari kinerja dan itu diusulkan datang dari SKP masing-masing. Ketika diberikan kesempatan dan akhirnya menjadi kewajiban, kita sudah bekerja artinya kita sudah punya akad. Ini kita maksimalkan," jelasnya kepada awak media.
Mantan CEO PSM Makassar itu bahwa pegawai yang menunjukkan kinerja optimal tidak perlu mengkhawatirkan adanya evaluasi ke depan.
"Kalau kita bekerja dengan baik, saya pikir tidak akan pernah ada evaluasi terhadap orang yang punya kinerja yang baik. Tetapi kalau umpamanya kita tidak menjalankan kewajiban-kewajibannya, tentu akan direview oleh instansi di mana mereka bekerja yang akan memberikan penilaian," sambung Appi.
Munafri memastikan bahwa porsi anggaran untuk pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun P3K paruh telah dialokasikan.
"Alhamdulillah, aman. Pemerintah kota aman, kita sudah mengalokasikannya sedemikian rupa di dalam postur APBD," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Logo HUT Makassar, Simbol Merawat Budaya dan Menyalakan Harapan
Pemerintah Kota Makassar menetapkan logo resmi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar hasil sayembara desain yang dimenangkan Agung dari studio Tudob.
Jum'at, 09 Okt 2026 13:07
News
Soroti Kafe Berkonsep Diskotek, Karang Taruna Makassar Minta Pemkot Tegas
Ketua Karang Taruna Kota Makassar, Muhammad Zulkifli, angkat bicara terkait aksi unjuk rasa kelompok mahasiswa dan ormas
Rabu, 07 Okt 2026 10:32
News
RSUD Daya Bersiap Masuki Era Rujukan Berbasis Layanan Kompetensi
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Makassar telah melakukan berbagai persiapan matang dalam rangka menyambut kebijakan baru sistem rujukan berbasis layanan kompetensi serta penerapan kelas rawat inap standar (KRIS).
Rabu, 07 Okt 2026 10:22
Sulsel
Jelang HUT Kota Makassar, Perumda Terminal Siapkan Aplikasi Appilei
Perumda Terminal Makassar Metro menyiapkan aplikasi digital Appilei untuk memudahkan masyarakat membeli tiket bus sekaligus meningkatkan transparansi transaksi dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Selasa, 06 Okt 2026 15:18
Makassar City
Pemkot Gelar Nobar Timnas di Balai Kota, Dispora Sulap Lapangan Parkir Jadi Stadion Mini
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menggelar acara nonton bareng (nobar) pertandingan Timnas Indonesia yang dipusatkan di halaman Balai Kota Makassar, Senin malam (5/10/2026).
Senin, 05 Okt 2026 22:49
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pelindo Jasa Maritim Siap Aktifkan Kembali Layanan STS di Nipah
2
Puluhan Tahun Menanti, Warga Laonti Sambut Haru Pembangunan Jaringan Listrik
3
Pengurus MGMP Pendidikan Pancasila SMA Kota Makassar Resmi Dilantik
4
Kualitas Udara Memburuk, Bupati Maros Imbau Warga Pakai Masker
5
Lebih dari 500 Karyawan McDonald's Indonesia Jadi 'Kakak Bimbing' 5.250 Anak Marginal
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pelindo Jasa Maritim Siap Aktifkan Kembali Layanan STS di Nipah
2
Puluhan Tahun Menanti, Warga Laonti Sambut Haru Pembangunan Jaringan Listrik
3
Pengurus MGMP Pendidikan Pancasila SMA Kota Makassar Resmi Dilantik
4
Kualitas Udara Memburuk, Bupati Maros Imbau Warga Pakai Masker
5
Lebih dari 500 Karyawan McDonald's Indonesia Jadi 'Kakak Bimbing' 5.250 Anak Marginal