PT Vale & Pemkab Kolaka Sosialisasikan MoU Pemberdayaan Tenaga Kerja & Pengusaha Lokal
Sabtu, 08 Nov 2025 14:38
PT Vale dan Pemkab Kolaka melaksanakan Sosialisasi Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pemberdayaan Tenaga Kerja dan Pengusaha Lokal di Gedung Sultan Raja, Kolaka. Foto/IST
KOLAKA - Sebagai wujud komitmen dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), bagian dari MIND ID – Holding BUMN Pertambangan, bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka melaksanakan Sosialisasi Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pemberdayaan Tenaga Kerja dan Pengusaha Lokal di Gedung Sultan Raja, Kolaka.
Acara ini dihadiri jajaran Forkopimda Kolaka serta 39 mitra kontraktor PT Vale, terdiri atas 15 kontraktor nasional dan 24 kontraktor lokal. Melalui MoU ini, PT Vale menegaskan peran aktifnya dalam memperkuat kapasitas masyarakat lokal, baik sebagai tenaga kerja maupun pelaku usaha di wilayah operasinya, khususnya di Blok Pomalaa.
“Nota Kesepahaman yang disosialisasikan bukan hanya dokumen formal, tetapi simbol tekad bersama untuk menjadikan Kolaka semakin maju dan berdaya saing,” ujar Mohammad Rifai, Head of Pomalaa Project PT Vale Indonesia.
“Komitmen ini sudah berjalan bahkan sebelum penandatanganan MoU, dan menjadi pijakan kuat untuk mengoptimalkan peran tenaga kerja serta pengusaha lokal dalam proyek kami," sambung dia.
Sementara itu, Bupati Kolaka H. Amri, menyampaikan apresiasi atas langkah PT Vale yang memperhatikan kearifan lokal dan keadilan sosial, terutama dalam pola rekrutmen tenaga kerja.
“Tenaga kerja lokal harus diberi kesempatan lebih luas. Jika kuota belum terpenuhi, harus ada gelombang kedua khusus untuk masyarakat Kolaka. Kami tidak ingin masyarakat hanya menjadi penonton dalam investasi besar ini,” tegasnya.
Bupati Amri juga menekankan pentingnya pemenuhan hak-hak pekerja, termasuk kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan transparansi penggunaan tenaga kerja asing.
Ia menegaskan, Pemerintah Daerah siap mendukung investasi yang berkeadilan dan berkelanjutan melalui penyederhanaan proses perizinan serta koordinasi lintas lembaga.
Sinergi antara PT Vale dan Pemkab Kolaka ini menjadi langkah konkret menuju pembangunan daerah yang seimbang antara pertumbuhan ekonomi, keadilan sosial, dan keberlanjutan lingkungan.
MoU ini diharapkan menjadi fondasi jangka panjang bagi penguatan ekosistem industri pertambangan di Kolaka, sekaligus memperkuat kontribusi sektor tambang terhadap visi Indonesia Emas 2045, melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan pengusaha lokal.
Acara ini dihadiri jajaran Forkopimda Kolaka serta 39 mitra kontraktor PT Vale, terdiri atas 15 kontraktor nasional dan 24 kontraktor lokal. Melalui MoU ini, PT Vale menegaskan peran aktifnya dalam memperkuat kapasitas masyarakat lokal, baik sebagai tenaga kerja maupun pelaku usaha di wilayah operasinya, khususnya di Blok Pomalaa.
“Nota Kesepahaman yang disosialisasikan bukan hanya dokumen formal, tetapi simbol tekad bersama untuk menjadikan Kolaka semakin maju dan berdaya saing,” ujar Mohammad Rifai, Head of Pomalaa Project PT Vale Indonesia.
“Komitmen ini sudah berjalan bahkan sebelum penandatanganan MoU, dan menjadi pijakan kuat untuk mengoptimalkan peran tenaga kerja serta pengusaha lokal dalam proyek kami," sambung dia.
Sementara itu, Bupati Kolaka H. Amri, menyampaikan apresiasi atas langkah PT Vale yang memperhatikan kearifan lokal dan keadilan sosial, terutama dalam pola rekrutmen tenaga kerja.
“Tenaga kerja lokal harus diberi kesempatan lebih luas. Jika kuota belum terpenuhi, harus ada gelombang kedua khusus untuk masyarakat Kolaka. Kami tidak ingin masyarakat hanya menjadi penonton dalam investasi besar ini,” tegasnya.
Bupati Amri juga menekankan pentingnya pemenuhan hak-hak pekerja, termasuk kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan transparansi penggunaan tenaga kerja asing.
Ia menegaskan, Pemerintah Daerah siap mendukung investasi yang berkeadilan dan berkelanjutan melalui penyederhanaan proses perizinan serta koordinasi lintas lembaga.
Sinergi antara PT Vale dan Pemkab Kolaka ini menjadi langkah konkret menuju pembangunan daerah yang seimbang antara pertumbuhan ekonomi, keadilan sosial, dan keberlanjutan lingkungan.
MoU ini diharapkan menjadi fondasi jangka panjang bagi penguatan ekosistem industri pertambangan di Kolaka, sekaligus memperkuat kontribusi sektor tambang terhadap visi Indonesia Emas 2045, melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan pengusaha lokal.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
PT Vale Catat Penjualan 2,2 Juta Ton Ore pada Awal 2026 di Morowali
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) yang merupakan anggota holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali justru menunjukkan ketangguhan operasionalnya.
Sabtu, 14 Feb 2026 13:37
News
Dorong Literasi Generasi Muda, PT Vale Edukasi Siswa Kelola Sampah Secara Bijak
Pengelolaan sampah menjadi isu mendesak di Morowali seiring pertumbuhan penduduk dan meningkatnya aktivitas industri. Edukasi sejak dini pun penting karena sekolah memiliki peran besar dalam membentuk perilaku generasi muda.
Jum'at, 13 Feb 2026 11:09
News
PT Vale Beberkan Komitmen Keberlanjutan di Hadapan Pemdes dan Kecamatan Area Morowali
Transparansi adalah kunci membangun kepercayaan publik dan pemangku kepentingan. Upaya ini menjadi langkah besar yang dilakukan PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) yang merupakan anggota holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) dengan membuka akses ke Pemerintah Desa
Kamis, 12 Feb 2026 11:31
News
PT Vale Dorong Jurnalisme Profesional Lewat Uji Kompetensi Wartawan
PT Vale Indonesia Tbk menegaskan komitmennya terhadap praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan keterbukaan informasi publik melalui partisipasi dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Morowali, di Aula Hotel Metro, Bungku Tengah, kemarin.
Rabu, 04 Feb 2026 15:57
Ekbis
Dukung Praktik Pertambangan Berkelanjutan di Pomalaa, PT Vale: Kami Terbuka terhadap Masukan
PT Vale Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjalankan praktik penambangan yang baik dan berkelanjutan. Upaya itu ditunjukkan dalam pengembangan proyek Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa di Kolaka,
Selasa, 27 Jan 2026 10:20
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Karyawan Kafe Timbun Jalan Berlubang di Jalur Provinsi Jeneponto
2
Plang Informasi Milik Pemkab Lutim Diduga Dirusak Warga Penggarap Lahan di Lampia
3
Pelantikan IPHI Sulsel, Rahman Pina Ingatkan Makna Haji Mabrur Sepanjang Hayat
4
APIH Dukung Kebijakan Makassar Tutup Tempat Hiburan Selama Ramadan
5
Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Bone Angkut Pakai Mobil Pribadi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Karyawan Kafe Timbun Jalan Berlubang di Jalur Provinsi Jeneponto
2
Plang Informasi Milik Pemkab Lutim Diduga Dirusak Warga Penggarap Lahan di Lampia
3
Pelantikan IPHI Sulsel, Rahman Pina Ingatkan Makna Haji Mabrur Sepanjang Hayat
4
APIH Dukung Kebijakan Makassar Tutup Tempat Hiburan Selama Ramadan
5
Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Bone Angkut Pakai Mobil Pribadi