PLTS BRI Peduli Terangi Desa Bojong, Dongkrak Produktivitas Warga
Kamis, 09 Jul 2026 21:12
Teknisi memastikan PLTS BRI Peduli berfungsi menerangi warga di Desa Bojong. Foto: Istimewa
BANDUNG BARAT - Sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mempercepat transisi menuju energi bersih dan mewujudkan ketahanan energi nasional, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat kontribusinya melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada keberlanjutan.
Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli, Perseroan menyalurkan bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 17,4 kWp yang dilengkapi Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 43,2 kWh di Desa Bojong, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat.
Kehadiran PLTS tersebut diharapkan dapat memperluas akses energi bersih sekaligus meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas masyarakat di wilayah yang masih memiliki keterbatasan pasokan listrik.
Desa Bojong merupakan salah satu desa di Kabupaten Bandung Barat dengan karakteristik wilayah perbukitan dan sebagian besar masyarakat bermata pencaharian di sektor pertanian, peternakan, perdagangan skala kecil, serta usaha mikro. Kondisi geografis yang relatif terpencil menjadikan ketersediaan infrastruktur dasar, termasuk akses listrik yang andal, memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas ekonomi maupun kehidupan sehari-hari masyarakat.
Melalui pemanfaatan PLTS, masyarakat kini memperoleh akses listrik yang lebih berkelanjutan untuk mendukung aktivitas pada malam hari sekaligus meningkatkan produktivitas usaha. Selain menerangi lingkungan permukiman dan fasilitas umum, pasokan listrik dari PLTS juga dimanfaatkan untuk mendukung operasional usaha warga yang membutuhkan ketersediaan energi secara berkesinambungan.
Kepala Desa Bojong, Apad Sutisna mengatakan kehadiran PLTS membawa perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakatnya.
"Setelah PLTS hadir, kami benar-benar merasakan perubahan yang sangat nyata. Desa menjadi lebih terang, masyarakat lebih nyaman beraktivitas pada malam hari, anak-anak dapat belajar dengan lebih tenang, dan pelaku usaha kecil memiliki kesempatan untuk meningkatkan produktivitas usahanya. Kehidupan masyarakat menjadi lebih mudah, lebih aman, lebih produktif, dan memberikan harapan baru bagi kemajuan desa kami,” ungkap Apad.
Menurutnya, manfaat PLTS tidak hanya dirasakan dari sisi penyediaan energi, tetapi juga membangkitkan optimisme masyarakat terhadap masa depan desanya.
“Yang saya rasakan adalah tumbuhnya semangat dan optimisme masyarakat. Warga melihat bahwa desa kami tidak lagi tertinggal dan mendapat perhatian nyata. Kehadiran PLTS bukan hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka peluang yang lebih besar bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan mereka,” imbuhnya.
Apad berharap keberadaan PLTS dapat terus dijaga dan dimanfaatkan secara optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Ia juga berharap semakin banyak desa yang memperoleh program pemberdayaan serupa agar akses terhadap energi dan peluang peningkatan kesejahteraan dapat dirasakan lebih luas.
“Saya juga berharap program-program pemberdayaan seperti yang dilakukan BRI dapat terus hadir di desa-desa yang masih membutuhkan, sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses energi, kesempatan untuk berkembang, dan kehidupan yang lebih sejahtera,” pungkasnya.
Penyaluran bantuan PLTS ini menegaskan komitmen BRI untuk tidak hanya menghadirkan layanan keuangan hingga pelosok negeri, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan melalui penyediaan infrastruktur dasar yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Corporate Secretary BRI, Dhanny mengatakan, bantuan PLTS tersebut merupakan wujud nyata komitmen BRI dalam mendukung pengembangan energi terbarukan, memperluas akses listrik berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas masyarakat di wilayah pedesaan.
"Ini adalah komitemn nyata BRI tidak hanya menghadirkan layanan perbankan hingga pelosok negeri, tetapi juga turut mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, memperkuat perekonomian desa, serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan," ungkapnya.
Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli, Perseroan menyalurkan bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 17,4 kWp yang dilengkapi Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 43,2 kWh di Desa Bojong, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat.
Kehadiran PLTS tersebut diharapkan dapat memperluas akses energi bersih sekaligus meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas masyarakat di wilayah yang masih memiliki keterbatasan pasokan listrik.
Desa Bojong merupakan salah satu desa di Kabupaten Bandung Barat dengan karakteristik wilayah perbukitan dan sebagian besar masyarakat bermata pencaharian di sektor pertanian, peternakan, perdagangan skala kecil, serta usaha mikro. Kondisi geografis yang relatif terpencil menjadikan ketersediaan infrastruktur dasar, termasuk akses listrik yang andal, memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas ekonomi maupun kehidupan sehari-hari masyarakat.
Melalui pemanfaatan PLTS, masyarakat kini memperoleh akses listrik yang lebih berkelanjutan untuk mendukung aktivitas pada malam hari sekaligus meningkatkan produktivitas usaha. Selain menerangi lingkungan permukiman dan fasilitas umum, pasokan listrik dari PLTS juga dimanfaatkan untuk mendukung operasional usaha warga yang membutuhkan ketersediaan energi secara berkesinambungan.
Kepala Desa Bojong, Apad Sutisna mengatakan kehadiran PLTS membawa perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakatnya.
"Setelah PLTS hadir, kami benar-benar merasakan perubahan yang sangat nyata. Desa menjadi lebih terang, masyarakat lebih nyaman beraktivitas pada malam hari, anak-anak dapat belajar dengan lebih tenang, dan pelaku usaha kecil memiliki kesempatan untuk meningkatkan produktivitas usahanya. Kehidupan masyarakat menjadi lebih mudah, lebih aman, lebih produktif, dan memberikan harapan baru bagi kemajuan desa kami,” ungkap Apad.
Menurutnya, manfaat PLTS tidak hanya dirasakan dari sisi penyediaan energi, tetapi juga membangkitkan optimisme masyarakat terhadap masa depan desanya.
“Yang saya rasakan adalah tumbuhnya semangat dan optimisme masyarakat. Warga melihat bahwa desa kami tidak lagi tertinggal dan mendapat perhatian nyata. Kehadiran PLTS bukan hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka peluang yang lebih besar bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan mereka,” imbuhnya.
Apad berharap keberadaan PLTS dapat terus dijaga dan dimanfaatkan secara optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Ia juga berharap semakin banyak desa yang memperoleh program pemberdayaan serupa agar akses terhadap energi dan peluang peningkatan kesejahteraan dapat dirasakan lebih luas.
“Saya juga berharap program-program pemberdayaan seperti yang dilakukan BRI dapat terus hadir di desa-desa yang masih membutuhkan, sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses energi, kesempatan untuk berkembang, dan kehidupan yang lebih sejahtera,” pungkasnya.
Penyaluran bantuan PLTS ini menegaskan komitmen BRI untuk tidak hanya menghadirkan layanan keuangan hingga pelosok negeri, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan melalui penyediaan infrastruktur dasar yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Corporate Secretary BRI, Dhanny mengatakan, bantuan PLTS tersebut merupakan wujud nyata komitmen BRI dalam mendukung pengembangan energi terbarukan, memperluas akses listrik berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas masyarakat di wilayah pedesaan.
"Ini adalah komitemn nyata BRI tidak hanya menghadirkan layanan perbankan hingga pelosok negeri, tetapi juga turut mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, memperkuat perekonomian desa, serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan," ungkapnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
PLTS Pulau Balang Caddi Kembali Beroperasi, Andi Amar Dorong Pemerataan Listrik
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Pulau Balang Caddi, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, kembali beroperasi setelah mendapat bantuan dan perbaikan.
Sabtu, 17 Okt 2026 13:03
News
Jelang MotoGP Mandalika 2026, BRI Peduli Latih 500 Volunteer Kelola Sampah
BRI terus melakukan berbagai inisiatif dalam mengatasi persoalan sampah melalui program-program yang secara nyata membantu penanganan masalah sampah di berbagai wilayah Indonesia.
Kamis, 08 Okt 2026 12:51
News
BRI BO Panakkukang Perkuat Semangat Persatuan di Hari Kesaktian Pancasila
BRI Branch Office (BO) Panakkukang memperkuat semangat kebangsaan dan persatuan melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Kamis, 1 Oktober 2026.
Kamis, 01 Okt 2026 11:07
News
BRI Peduli Bantu Mahesa Wujudkan Keinginan Punya Sepeda
Mahesa, 12, siswa kelas VI SD Barunawati, Kota Semarang, kini tak lagi harus berjalan kaki untuk pergi ke sekolah. Keinginannya memiliki sepeda terwujud setelah mendapat bantuan dari BRI Peduli.
Kamis, 01 Okt 2026 08:29
News
BRI Peduli Salurkan Masker dan Vitamin untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik
BRI Peduli, payung program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PT BRI, bergerak cepat membantu masyarakat di tengah kondisi darurat akibat sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.
Selasa, 08 Sep 2026 17:46
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Musprovlub FOKSI Sulsel Tetapkan Syamsu Alam Jadi Ketua Baru, Target Ikut Pra PON 2027
2
Athirah Baruga Education Expo Tampilkan 99 Karya Siswa, 7 Guru Besar jadi Penguji
3
OJK Jatuhkan Denda Rp2,1 Triliun Terkait Saham DSSA, BREN, dan CUAN
4
Geely Ricklean Makassar Punya Fasilitas 3S, Buru Penjualan 500 Unit di 2026
5
Modal Usaha Rp1,5 Miliar, IKA Unhas Bantu Mahasiswa Jadi Pengusaha
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Musprovlub FOKSI Sulsel Tetapkan Syamsu Alam Jadi Ketua Baru, Target Ikut Pra PON 2027
2
Athirah Baruga Education Expo Tampilkan 99 Karya Siswa, 7 Guru Besar jadi Penguji
3
OJK Jatuhkan Denda Rp2,1 Triliun Terkait Saham DSSA, BREN, dan CUAN
4
Geely Ricklean Makassar Punya Fasilitas 3S, Buru Penjualan 500 Unit di 2026
5
Modal Usaha Rp1,5 Miliar, IKA Unhas Bantu Mahasiswa Jadi Pengusaha