Kampung Energi Mandiri Saukang PLN Raih Silver CSR dan PDB Awards 2026

Kamis, 01 Okt 2026 14:58
Kampung Energi Mandiri Saukang PLN Raih Silver CSR dan PDB Awards 2026
Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Sulselrabar, Fazli Arrazaq, menerima penghargaan Silver atas Program Kampung Energi Mandiri Saukang. Foto/IST
Comment
Share
SINJAI - Limbah ternak yang selama ini berpotensi menjadi persoalan lingkungan diolah menjadi sumber energi bersih dan pupuk organik oleh masyarakat Dusun Bakae, Desa Saukang, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Inovasi melalui program Kampung Energi Mandiri Saukang yang dikembangkan PLN UID Sulselrabar tersebut meraih penghargaan Silver pada ajang CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan (PDB) Awards 2026.

Penghargaan diberikan atas kontribusi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN dalam mendorong kemandirian energi sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal.

Penganugerahan CSR dan PDB Awards 2026 diselenggarakan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal bersama Indonesia Social Sustainability Forum (ISSF) di Kantor Kemendes PDT, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Sebanyak 61 perusahaan dengan 74 program mendapatkan penghargaan atas kontribusinya terhadap pembangunan perdesaan yang mencakup aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Kampung Energi Mandiri Saukang dikembangkan untuk menjawab dua kebutuhan masyarakat sekaligus, yakni pengelolaan limbah peternakan dan pemenuhan energi rumah tangga. Aktivitas peternakan yang menjadi bagian dari kehidupan warga dimanfaatkan sebagai sumber bahan baku energi alternatif.

Melalui kolaborasi dengan Yayasan Peduli Bangsa (YPB) Sinjai, pemerintah setempat, dan masyarakat, PLN mengembangkan sistem pengelolaan limbah ternak yang terintegrasi dengan kebutuhan energi dan pertanian.

Limbah ternak diolah melalui digester untuk menghasilkan biogas yang dimanfaatkan sebagai bahan bakar memasak. Sementara itu, hasil samping pengolahan dimanfaatkan sebagai pupuk organik. Skema tersebut membentuk pendekatan ekonomi sirkular yang memungkinkan sumber daya lokal dimanfaatkan kembali untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan penghargaan Silver menjadi motivasi bagi PLN untuk terus mengembangkan program TJSL berbasis potensi lokal dengan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Melalui Kampung Energi Mandiri Saukang, PLN mendukung masyarakat mengolah potensi yang tersedia di sekitarnya menjadi sumber energi bersih dan peluang ekonomi. Limbah ternak yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal kini dapat digunakan untuk kebutuhan memasak, sementara hasil pengolahannya dimanfaatkan menjadi pupuk organik,” ujar Edyansyah.

Menurut dia, penghargaan tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi PLN untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak agar masyarakat semakin mandiri dalam mengelola sumber daya yang tersedia di desanya.

Dalam pelaksanaannya, PLN menghadirkan satu unit digester biogas berkapasitas 12 meter kubik, satu kandang sapi komunal, serta jaringan biogas yang melayani 10 rumah tangga.

Pembangunan infrastruktur tersebut juga dilengkapi pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan agar warga tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi mampu mengoperasikan dan merawat instalasi secara mandiri sehingga program dapat berjalan secara berkelanjutan.

Program Kampung Energi Mandiri Saukang menunjukkan bahwa potensi lokal dapat dikembangkan menjadi solusi untuk kebutuhan energi sekaligus pengelolaan lingkungan. Pemanfaatan limbah peternakan menjadi biogas dan pupuk organik juga membuka ruang bagi masyarakat untuk mengurangi limbah sekaligus memperoleh manfaat ekonomi dari sumber daya yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal.

Raihan Silver pada CSR dan PDB Awards 2026 menjadi bagian dari komitmen PLN UID Sulselrabar untuk mengembangkan program TJSL yang berbasis kebutuhan masyarakat. Melalui pendekatan kolaboratif dan pemanfaatan potensi lokal, PLN mendorong terciptanya desa yang lebih mandiri dalam mengelola energi, lingkungan, dan sumber daya ekonomi.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru