Wali Kota Makassar Appi Selangkah Lagi Gabung Demokrat, Diajak Langsung Dewan Pakar DPP
Sabtu, 03 Okt 2026 19:06
Ketua Dewan Pakar DPP Partai Demokrat, Andi Alfian Malarangeng bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin di Novotel Makassar pada Sabtu (03/10/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Ketua Dewan Pakar DPP Partai Demokrat, Andi Alfian Malarangeng datang khusus ke Kota Makassar untuk mengajak Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi bergabung ke partainya.
"Saya melihat Partai Demokrat membutuhkan figur-figur muda seperti Bung Appi untuk membangun Partai Demokrat ke depan. Karena itu saya mengajak Bung Appi ini untuk bergabung bersama Partai Demokrat. Kami memang merasa bahwa figur semacam beliau dibutuhkan Partai Demokrat di Sulawesi Selatan ini," kata Andi Alfian dalam sesi konferensi pers di Hotel Novotel Makassar pada Sabtu (03/10/2026).
Andi Alfian yakin, Appi bisa membawa Demokrat bersaing dengan partai lain untuk membangun Sulsel dan Indonesia. Ia optimis, partainya bisa besar kembali di tangan Appi.
"Dan saya mengajak Bung Appi untuk bergabung memperkuat Partai Demokrat di Sulawesi Selatan. Untuk menjadikan Partai Demokrat sebagai wadah untuk perjuangan membangun bangsa ini, membangun Sulawesi Selatan dari Makassar. Karena itu, mudah-mudahan itu gayung bersambut," ujarnya.
Mantan Menpora era SBY ini memahami, Appi masih menjadi bagian dari Partai Golkar. Meski begitu, Andi Alfian sangat berharap Appi bisa bergabung dengan Demokrat dalam waktu dekat.
"Bung Appi tahu betul apa ini Partai Demokrat, bagaimana karakter Partai Demokrat, prinsip dan nilai-nilai Partai Demokrat, bagaimana kepemimpinan Partai Demokrat. Saya rasa karena kita selalu sama-sama, kalau kampanye juga sama-sama, termasuk sama-sama bicara Wattunnami," tuturnya.
"Kan begitu. Nah, saya rasa juga barangkali wattunnami juga kalau Bung Appi ini kemudian bisa bergabung dengan Partai Demokrat," sambungnya.
Sementara itu, Appi menyambut baik ajakan Andi Alfian untuk bergabung ke Demokrat. Ia pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas penghargaan ini.
"Karena, melihat dan keseriusan, sehingga beliau datang ke Makassar untuk menyampaikan hal yang seperti ini. Saya pikir ini hal yang sangat serius yang harus kita respon," ungkapnya.
"Tetapi bagaimanapun bentuknya, bukan menolak, bukan tidak menerima, bukan juga langsung menerima dan mengiyakan," sambungnya.
Appi mengaku, masih ada prosedur yang harus dilewati di Partai Golkar. Makanya ia mengedepanjan etika politik.
"Sebagai kader dari salah satu partai politik, tentu kita mengutamakan yang namanya etika politik. Nah, sehingga dalam proses ini saya harus menyelesaikan satu persoalan saya secara internal, baru akan merespon apa yang disampaikan oleh Pak Andi Alfian," bebernya.
Hubungan Appi dengan Demokrat memang sudah terjalin cukup lama. Pada Pilkada 2020, Appi diusung Demokrat saat berpasangan dengan Rahman Bando, meski saat itu kalah.
Kemudian pada Pilkada 2024, Appi kembali diusung Demokrat saat berpasangan dengan Aliyah Mustika Ilham. Pada momen inilah, Appi-Aliyah berhasil memenangkan Pilkada.
"Saya melihat Partai Demokrat membutuhkan figur-figur muda seperti Bung Appi untuk membangun Partai Demokrat ke depan. Karena itu saya mengajak Bung Appi ini untuk bergabung bersama Partai Demokrat. Kami memang merasa bahwa figur semacam beliau dibutuhkan Partai Demokrat di Sulawesi Selatan ini," kata Andi Alfian dalam sesi konferensi pers di Hotel Novotel Makassar pada Sabtu (03/10/2026).
Andi Alfian yakin, Appi bisa membawa Demokrat bersaing dengan partai lain untuk membangun Sulsel dan Indonesia. Ia optimis, partainya bisa besar kembali di tangan Appi.
"Dan saya mengajak Bung Appi untuk bergabung memperkuat Partai Demokrat di Sulawesi Selatan. Untuk menjadikan Partai Demokrat sebagai wadah untuk perjuangan membangun bangsa ini, membangun Sulawesi Selatan dari Makassar. Karena itu, mudah-mudahan itu gayung bersambut," ujarnya.
Mantan Menpora era SBY ini memahami, Appi masih menjadi bagian dari Partai Golkar. Meski begitu, Andi Alfian sangat berharap Appi bisa bergabung dengan Demokrat dalam waktu dekat.
"Bung Appi tahu betul apa ini Partai Demokrat, bagaimana karakter Partai Demokrat, prinsip dan nilai-nilai Partai Demokrat, bagaimana kepemimpinan Partai Demokrat. Saya rasa karena kita selalu sama-sama, kalau kampanye juga sama-sama, termasuk sama-sama bicara Wattunnami," tuturnya.
"Kan begitu. Nah, saya rasa juga barangkali wattunnami juga kalau Bung Appi ini kemudian bisa bergabung dengan Partai Demokrat," sambungnya.
Sementara itu, Appi menyambut baik ajakan Andi Alfian untuk bergabung ke Demokrat. Ia pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas penghargaan ini.
"Karena, melihat dan keseriusan, sehingga beliau datang ke Makassar untuk menyampaikan hal yang seperti ini. Saya pikir ini hal yang sangat serius yang harus kita respon," ungkapnya.
"Tetapi bagaimanapun bentuknya, bukan menolak, bukan tidak menerima, bukan juga langsung menerima dan mengiyakan," sambungnya.
Appi mengaku, masih ada prosedur yang harus dilewati di Partai Golkar. Makanya ia mengedepanjan etika politik.
"Sebagai kader dari salah satu partai politik, tentu kita mengutamakan yang namanya etika politik. Nah, sehingga dalam proses ini saya harus menyelesaikan satu persoalan saya secara internal, baru akan merespon apa yang disampaikan oleh Pak Andi Alfian," bebernya.
Hubungan Appi dengan Demokrat memang sudah terjalin cukup lama. Pada Pilkada 2020, Appi diusung Demokrat saat berpasangan dengan Rahman Bando, meski saat itu kalah.
Kemudian pada Pilkada 2024, Appi kembali diusung Demokrat saat berpasangan dengan Aliyah Mustika Ilham. Pada momen inilah, Appi-Aliyah berhasil memenangkan Pilkada.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Demokrat Sulsel Ajak Pelajar SMA/SMK Belajar di Hotel, Tanamkan Pendidikan Politik Sejak Dini
DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan menegaskan pendidikan politik kepada generasi muda tidak hanya dilakukan saat memasuki tahun politik atau momentum kampanye.
Sabtu, 03 Okt 2026 12:36
Sulsel
Golkar Sulsel Perpanjang Masa Kepengurusan Appi dan 21 Golkar Kabupaten/kota
DPD I Golkar Sulsel memperpanjang kepengurusan 22 DPD II kabupaten/kota yang telah habis masa kepengurusannya. Sementara dua daerah lainnya yakni Bone dan Maros ditunjuk pelaksana tugas.
Kamis, 01 Okt 2026 18:01
News
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
Nama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin kini ramai dilirik sejumlah partai politik lain. Terbaru ada Demokrat.
Minggu, 27 Sep 2026 17:53
News
25 Tahun Partai Demokrat, Sebuah Pengingat
Senada dgn hal tersebut di atas, maka pandangan dasar atau platform Partai Demokrat adalah wadah perjuangan bersama dgn misi utama adalah membangun Tradisi Politik Baru
Jum'at, 25 Sep 2026 19:55
Sulsel
Pengamat Sarankan Wali Kota Makassar Appi Sebaiknya Hengkang dari Golkar
Pengamat Politik Sulsel, Asratillah menilai, Munafri Arifuddin sebaiknya hengkang dari Partai Golkar. Menurutnya, pilihan pindah lebih baik, jika di partai lama sudah tidak nyaman.
Senin, 21 Sep 2026 15:59
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Demokrat Sulsel Ajak Pelajar SMA/SMK Belajar di Hotel, Tanamkan Pendidikan Politik Sejak Dini
2
Kunto Aji Meriahkan Peluncuran IM3 Istimewa di Makassar, Tawarkan Ragam Benefit
3
Pemkot Makassar Pastikan PBB-P2 dan NJOP Tidak Naik
4
Manusia Purba Sulawesi Konsumsi Pinang Sejak 25.000 Tahun Lalu, Bukti Tertua Zat Psikoaktif
5
Kapolri Mutasi 88 Pati-Pamen, Mantan Ajudan JK Jadi Kapolda Sulsel
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Demokrat Sulsel Ajak Pelajar SMA/SMK Belajar di Hotel, Tanamkan Pendidikan Politik Sejak Dini
2
Kunto Aji Meriahkan Peluncuran IM3 Istimewa di Makassar, Tawarkan Ragam Benefit
3
Pemkot Makassar Pastikan PBB-P2 dan NJOP Tidak Naik
4
Manusia Purba Sulawesi Konsumsi Pinang Sejak 25.000 Tahun Lalu, Bukti Tertua Zat Psikoaktif
5
Kapolri Mutasi 88 Pati-Pamen, Mantan Ajudan JK Jadi Kapolda Sulsel