Kalla Toyota Tanam 43.000 Mangrove, Perkuat Ekosistem Pesisir Pangkep

Senin, 05 Okt 2026 16:32
Kalla Toyota Tanam 43.000 Mangrove, Perkuat Ekosistem Pesisir Pangkep
Di pesisir Kelurahan Tekolabbua, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Kalla Toyota menargetkan penanaman 43.000 pohon mangrove secara bertahap. Foto/Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Menjaga pesisir dari ancaman abrasi sekaligus memulihkan habitat bagi biota laut menjadi bagian dari komitmen keberlanjutan Kalla Toyota. Di pesisir Kelurahan Tekolabbua, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, perusahaan menargetkan penanaman 43.000 pohon mangrove secara bertahap.

Penanaman perdana dilakukan pada Sabtu (3/10), sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) KALLA ke-74. Program tersebut dirancang tidak berhenti pada kegiatan simbolis, tetapi berlanjut hingga seluruh target penanaman terealisasi di kawasan pesisir yang sama.

Mangrove dipilih karena memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Selain membantu menahan abrasi dan erosi, keberadaan mangrove juga menjadi habitat berbagai biota laut serta berpotensi mendukung kehidupan dan perekonomian masyarakat pesisir.

Aksi penanaman perdana dihadiri jajaran direksi Kalla Toyota dan puluhan relawan internal perusahaan. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pangkep, Dinas Perikanan Kabupaten Pangkep, Dinas Kelautan Kabupaten Pangkep, serta Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bulusaraung.

Chief Finance Officer Kalla Toyota, Idawaty Idrus, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen KALLA dalam mendorong pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

“Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen dari KALLA dalam rangka pembangunan dan pelestarian lingkungan berkelanjutan. Kita tahu di kawasan Sulawesi Selatan, khususnya Kabupaten Pangkep, dampak abrasi cukup besar,” ujar Idawaty.

Menurutnya, penanaman mangrove diharapkan dapat membantu memulihkan habitat pesisir, mencegah erosi, sekaligus menyediakan kembali ruang hidup bagi biota laut.

“Kami berharap dengan adanya penanaman pohon mangrove ini dapat memulihkan habitat pesisir, mencegah erosi, dan mengembalikan rumah bagi biota laut,” katanya.

Manajemen Kalla Toyota menilai penghijauan pesisir merupakan investasi jangka panjang untuk menjaga keseimbangan alam. Karena itu, keterlibatan manajemen dan karyawan sebagai relawan menjadi bagian penting dari program tersebut.

Selain memperkuat kepedulian terhadap lingkungan, keterlibatan langsung para karyawan diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bahwa keberlanjutan membutuhkan partisipasi bersama. Semangat tersebut menjadi bagian dari nilai kepedulian sosial dan lingkungan yang terus dikembangkan Kalla Toyota selama lebih dari tujuh dekade.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pangkep turut mengapresiasi langkah Kalla Toyota dalam mendukung pelestarian kawasan pesisir. Penanaman 43.000 mangrove secara bertahap dinilai berpotensi memberikan manfaat ekologis sekaligus ekonomi bagi masyarakat Kelurahan Tekolabbua dalam jangka panjang.

Melalui program tersebut, Kalla Toyota berharap keberadaan mangrove tidak hanya memperkuat perlindungan alami kawasan pesisir dari abrasi, tetapi juga membantu menjaga keanekaragaman hayati dan keberlanjutan lingkungan.

Komitmen itu sekaligus menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam memperluas praktik bisnis berkelanjutan. Kalla Toyota berharap langkah yang dilakukan di Pangkep dapat mendorong semakin banyak pihak untuk mengambil peran dalam menjaga lingkungan dan membangun ketahanan kawasan pesisir.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru