Pemkab Bone Raih Jamsostek Award 2026, Perlindungan Pekerja Rentan Jadi Perhatian
Rabu, 21 Okt 2026 13:46
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone menerima Jamsostek Award 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Foto: SINDO Makassar/Justang Muhammad
MAKASSAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone meraih Juara Harapan I pada ajang Jamsostek Award 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Penghargaan tersebut diterima Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, mewakili Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman di Phinisi Ballroom, Claro Hotel Makassar, Rabu (21/10/2026).
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas upaya pemerintah daerah dalam mendukung perluasan kepesertaan dan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja rentan.
Pada ajang tersebut, Kota Makassar meraih juara pertama, disusul Kabupaten Luwu Timur sebagai juara kedua dan Kabupaten Wajo sebagai juara ketiga. Adapun Kabupaten Bone meraih Juara Harapan I, Kabupaten Gowa Juara Harapan II, dan Kabupaten Enrekang Juara Harapan III.
Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi pencapaian pertama Kabupaten Bone di bidang BPJS Ketenagakerjaan atau Jamsostek.
“Pemerintah Kabupaten Bone, Bupati, dan kami semua bersyukur atas penghargaan ini. Ini merupakan penghargaan pertama yang diraih Kabupaten Bone di bidang BPJS Ketenagakerjaan atau Jamsostek. Sebelumnya, Bone termasuk dalam tiga besar daerah dengan capaian terendah. Namun, berkat kebersamaan dan komitmen semua pihak, kita berhasil meraih Juara Harapan I,” ujarnya.
Ia menegaskan, capaian tersebut tidak boleh membuat seluruh pihak berpuas diri. Pemkab Bone, kata dia, akan terus meningkatkan upaya perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan agar semakin banyak pekerja yang mendapatkan manfaat program tersebut.
“Tentu, ke depan kita akan bekerja lebih keras lagi agar Kabupaten Bone bisa masuk tiga besar. Penghargaan ini juga menjadi bukti bahwa perlindungan sosial, khususnya bagi pekerja rentan di Kabupaten Bone, semakin mendapat perhatian sehingga mereka dapat bekerja dengan lebih tenang karena memiliki perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” jelasnya.
Andi Akmal juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung program tersebut, termasuk perusahaan dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya terus diperkuat sehingga cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Bone semakin luas.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bone, Hj. Faidah, turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bone, Mansur.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Bone. Kami akan terus mendorong kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar semakin banyak pekerja, terutama pekerja rentan, yang mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujar Hj. Faidah.
Kegiatan Jamsostek Award 2026 juga dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan A. Winarno Eka Putra, Deputi Bidang Kepesertaan Program Khusus dan Keagenan BPJS Ketenagakerjaan Mintje Wattu, serta Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Suci Rahmad. Sejumlah bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan atau perwakilannya juga hadir.
Pj Sekda Sulsel A. Winarno Eka Putra mengucapkan selamat kepada seluruh penerima Jamsostek Award 2026. Ia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, termasuk melalui penguatan dukungan anggaran.
Ia juga mendorong daerah penerima penghargaan untuk terus meningkatkan capaian perlindungan pekerja sehingga dapat berpartisipasi dalam ajang penghargaan di tingkat nasional.
Pada kesempatan yang sama, Mintje Wattu menyampaikan bahwa cakupan Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Sulawesi Selatan menunjukkan peningkatan signifikan.
Ia mencontohkan Kota Makassar yang telah mengalokasikan anggaran untuk perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan berbasis jaminan hari tua sebagai salah satu praktik yang dapat menjadi referensi bagi daerah lain.
Mintje mengajak seluruh pemangku kepentingan agar pencapaian UCJ tidak hanya berorientasi pada angka kepesertaan, tetapi juga memastikan perlindungan yang menyeluruh dan berkeadilan bagi para pekerja.
Melalui capaian Jamsostek Award 2026, Pemkab Bone diharapkan semakin memperkuat sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan, perusahaan, dan pelaku UMKM untuk memperluas perlindungan bagi pekerja rentan di Kabupaten Bone.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas upaya pemerintah daerah dalam mendukung perluasan kepesertaan dan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja rentan.
Pada ajang tersebut, Kota Makassar meraih juara pertama, disusul Kabupaten Luwu Timur sebagai juara kedua dan Kabupaten Wajo sebagai juara ketiga. Adapun Kabupaten Bone meraih Juara Harapan I, Kabupaten Gowa Juara Harapan II, dan Kabupaten Enrekang Juara Harapan III.
Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi pencapaian pertama Kabupaten Bone di bidang BPJS Ketenagakerjaan atau Jamsostek.
“Pemerintah Kabupaten Bone, Bupati, dan kami semua bersyukur atas penghargaan ini. Ini merupakan penghargaan pertama yang diraih Kabupaten Bone di bidang BPJS Ketenagakerjaan atau Jamsostek. Sebelumnya, Bone termasuk dalam tiga besar daerah dengan capaian terendah. Namun, berkat kebersamaan dan komitmen semua pihak, kita berhasil meraih Juara Harapan I,” ujarnya.
Ia menegaskan, capaian tersebut tidak boleh membuat seluruh pihak berpuas diri. Pemkab Bone, kata dia, akan terus meningkatkan upaya perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan agar semakin banyak pekerja yang mendapatkan manfaat program tersebut.
“Tentu, ke depan kita akan bekerja lebih keras lagi agar Kabupaten Bone bisa masuk tiga besar. Penghargaan ini juga menjadi bukti bahwa perlindungan sosial, khususnya bagi pekerja rentan di Kabupaten Bone, semakin mendapat perhatian sehingga mereka dapat bekerja dengan lebih tenang karena memiliki perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” jelasnya.
Andi Akmal juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung program tersebut, termasuk perusahaan dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya terus diperkuat sehingga cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Bone semakin luas.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bone, Hj. Faidah, turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bone, Mansur.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Bone. Kami akan terus mendorong kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar semakin banyak pekerja, terutama pekerja rentan, yang mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujar Hj. Faidah.
Kegiatan Jamsostek Award 2026 juga dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan A. Winarno Eka Putra, Deputi Bidang Kepesertaan Program Khusus dan Keagenan BPJS Ketenagakerjaan Mintje Wattu, serta Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Suci Rahmad. Sejumlah bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan atau perwakilannya juga hadir.
Pj Sekda Sulsel A. Winarno Eka Putra mengucapkan selamat kepada seluruh penerima Jamsostek Award 2026. Ia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, termasuk melalui penguatan dukungan anggaran.
Ia juga mendorong daerah penerima penghargaan untuk terus meningkatkan capaian perlindungan pekerja sehingga dapat berpartisipasi dalam ajang penghargaan di tingkat nasional.
Pada kesempatan yang sama, Mintje Wattu menyampaikan bahwa cakupan Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Sulawesi Selatan menunjukkan peningkatan signifikan.
Ia mencontohkan Kota Makassar yang telah mengalokasikan anggaran untuk perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan berbasis jaminan hari tua sebagai salah satu praktik yang dapat menjadi referensi bagi daerah lain.
Mintje mengajak seluruh pemangku kepentingan agar pencapaian UCJ tidak hanya berorientasi pada angka kepesertaan, tetapi juga memastikan perlindungan yang menyeluruh dan berkeadilan bagi para pekerja.
Melalui capaian Jamsostek Award 2026, Pemkab Bone diharapkan semakin memperkuat sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan, perusahaan, dan pelaku UMKM untuk memperluas perlindungan bagi pekerja rentan di Kabupaten Bone.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Desa Mallari Wakili Bone dalam Penilaian Calon Desa Antikorupsi Sulsel
Desa Mallari, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, mengikuti tahapan penilaian calon Desa Antikorupsi tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI bersama sejumlah instansi terkait.
Selasa, 20 Okt 2026 13:03
Sulsel
Bone Juara I Kirab Swasembada Pangan Sulsel
Kabupaten Bone meraih Juara I Kirab Swasembada Pangan dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-357 Sulawesi Selatan di Makassar, Minggu (18/10/2026).
Senin, 19 Okt 2026 10:20
Sulsel
Bupati Bone Terima Brevet Kehormatan Kesehatan Penyelaman dan Hiperbarik dari TNI AL
Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, menerima Brevet Kehormatan Kesehatan Penyelaman dan Hiperbarik dari TNI Angkatan Laut dalam rangkaian peringatan Hari Kesehatan TNI Angkatan Laut (Harkesal) Tahun 2026.
Senin, 12 Okt 2026 14:42
Sulsel
Jelang Penilaian Adipura 2026, Bupati dan Wabup Bone Pantau Kebersihan Lingkungan
Menjelang penilaian Adipura 2026, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, bersama Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, turun langsung memantau kebersihan
Minggu, 11 Okt 2026 15:56
Sulsel
Masyarakat Bisa Nikmati WiFi Gratis di Lapangan Merdeka Bone
Pemerintah Kabupaten Bone menghadirkan fasilitas WiFi publik BerAmal di kawasan Lapangan Merdeka Watampone, Kamis (8/10/2026).
Kamis, 08 Okt 2026 17:48
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Athirah Cup Vol XIII Asah Karakter dan Kepemimpinan Siswa
2
SIT Darul Fikri Makassar Gelar Talkshow Inclusive Education Bersama Wagub Sulsel
3
Gelar LIKE IT 2026 di Unhas, LPS Minta Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
4
Sidang Korupsi Bibit Nanas Sulsel Ungkap Dugaan Manipulasi Data Petani
5
Maros Bentuk Komisi Irigasi, Pemerataan Pembangunan jadi Prioritas
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Athirah Cup Vol XIII Asah Karakter dan Kepemimpinan Siswa
2
SIT Darul Fikri Makassar Gelar Talkshow Inclusive Education Bersama Wagub Sulsel
3
Gelar LIKE IT 2026 di Unhas, LPS Minta Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
4
Sidang Korupsi Bibit Nanas Sulsel Ungkap Dugaan Manipulasi Data Petani
5
Maros Bentuk Komisi Irigasi, Pemerataan Pembangunan jadi Prioritas