Siap Melesat Kencang di ARRC, 4 Jagoan Astra Honda Turun di Final Kejurnas MRS 2024
Kamis, 17 Okt 2024 19:36
Para pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT) akan turun pada putaran final ajang balap Kejuaraan Nasional, Mandalika Racing Series (MRS). Foto/Istimewa
JAKARTA - Pada akhir pekan ini (19-20/10), para pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT) akan turun pada putaran final ajang balap Kejuaraan Nasional, Mandalika Racing Series (MRS) yang berlangsung di Mandalika Internasional Circuit.
Herjun Atna Firdaus, M. Adenanta Putra, Veda Ega Pratama, dan Rheza Danica Ahrens akan bersaing pada kelas Nasional 600, sementara M. Kiandra Ramadhipa masih dalam masa pemulihan atas cedera yang didapatkannya pada Asia Talent Cup di sirkuit Motegi Jepang.
Keikutsertaan pebalap AHRT ini tidak hanya sekedar ajang dalam meraih prestasi, namun juga menjadi momen persiapan mereka untuk bisa tampil kencang dan maksimal dalam menghadapi putaran final Asia Road Racing Championship (ARRC) di Buriram pada awal Desember mendatang.
Kedua pebalap andalan AHRT yang bersaing di ARRC kelas AP250, yakni Herjun dan Ramadhipa memiliki kans yang sama dalam menjuarai ajang ini. Menggunakan CBR600RR, para pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) ini semakin kuat melatih performa dan fisik mereka untuk bertarung di kelas AP250 pada ARRC putaran terakhir yang akan menjadi penentu perebutan gelar juara Asia.
Herjun menyampaikan Mandalika Racing Series sangat penting buat persiapan jelang final ARRC Buriram. Ini adalah kesempatan dirinya memberikan kebanggaan untuk Indonesia dalam menutup akhir tahun ini.
"Bersaing di kelas Nasional 600 akan jadi modal yang kuat untuk saya di ARRC kelas AP250 untuk belajar menggunakan motor yang lebih besar. Saya akan semakin mudah menaklukkan kencangnya CBR250RR yang mendukung performa saya pada ARRC kelas AP250,” ujar Herjun.
Sementara itu, Ramadhipa mengaku masih punya beberapa balapan sisa yang harus dihadapi. Salah satunya adalah final ARRC Buriram. Untuk itu, dirinya harus menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Selain memiliki peluang juara Asia, dirinya ingin memberikan penampilan terbaik di Buriram.
"Performa CBR250RR sudah sangat menunjang, saya pun harus bisa tampil maksimal. Sambil proses pemulihan kaki kanan yang cidera di Motegi, saya istirahat dari balap MRS dan fokus menjaga kebugaran untuk bisa memberikan penampilan terbaik di sisa balapan yang harus saya hadapi,” ucap pembalap asal Sleman, Yogyakarta itu.
Sementara Adenanta, Veda dan juga Rheza yang memang bersaing di ajang ARRC kelas supersports (SS) 600 akan memanfaatkan momentum ajang Kejurnas MRS ini untuk dapat memaksimalkan kemampuannya di arena balap dan mengkalibrasi performa optimalnya.
“Meskipun saya sudah memasuki tahun kedua balapan di ARRC pada kelas SS600, pengasahan kemampuan balap di MRS menggunakan CBR600RR sangat memberi berarti bagi saya. Ini adalah bagian persiapan saya untuk bisa raih hasil maksimal di ARRC Buriram nanti,” ujar Adenanta.
“Bagi saya, putaran Buriram sangat penting buat saya. Ajang ini menjadi tolak ukur kemajuan saya dalam menaklukkan motor besar 600cc. saya akan berusaha tampil maksimal dan kesempatan di MRS ini akan saya manfaatkan sebaik-baiknya,” sambung Veda, pembalap asal Gunung Kidul, Yogyakarta.
“Saya belum meraih hasil yang sesuai harapan di ARRC. Putaran terakhir nanti akan jadi kesempatan untuk saya. Modal latihan di seri MRS ini akan saya manfaatkan sebaik-baiknya,” ucap sang juara AP250 musim 2023, Rheza Danica.
Putaran Final ARRC akan berlangsung pada 7-8 Desember 2024 di Buriram International Circuit, Thailand. Pebalap AHRT memiliki kans dalam perolehan tittle juara baik di kelas AP250 maupun SS600.
Herjun Atna Firdaus, M. Adenanta Putra, Veda Ega Pratama, dan Rheza Danica Ahrens akan bersaing pada kelas Nasional 600, sementara M. Kiandra Ramadhipa masih dalam masa pemulihan atas cedera yang didapatkannya pada Asia Talent Cup di sirkuit Motegi Jepang.
Keikutsertaan pebalap AHRT ini tidak hanya sekedar ajang dalam meraih prestasi, namun juga menjadi momen persiapan mereka untuk bisa tampil kencang dan maksimal dalam menghadapi putaran final Asia Road Racing Championship (ARRC) di Buriram pada awal Desember mendatang.
Kedua pebalap andalan AHRT yang bersaing di ARRC kelas AP250, yakni Herjun dan Ramadhipa memiliki kans yang sama dalam menjuarai ajang ini. Menggunakan CBR600RR, para pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) ini semakin kuat melatih performa dan fisik mereka untuk bertarung di kelas AP250 pada ARRC putaran terakhir yang akan menjadi penentu perebutan gelar juara Asia.
Herjun menyampaikan Mandalika Racing Series sangat penting buat persiapan jelang final ARRC Buriram. Ini adalah kesempatan dirinya memberikan kebanggaan untuk Indonesia dalam menutup akhir tahun ini.
"Bersaing di kelas Nasional 600 akan jadi modal yang kuat untuk saya di ARRC kelas AP250 untuk belajar menggunakan motor yang lebih besar. Saya akan semakin mudah menaklukkan kencangnya CBR250RR yang mendukung performa saya pada ARRC kelas AP250,” ujar Herjun.
Sementara itu, Ramadhipa mengaku masih punya beberapa balapan sisa yang harus dihadapi. Salah satunya adalah final ARRC Buriram. Untuk itu, dirinya harus menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Selain memiliki peluang juara Asia, dirinya ingin memberikan penampilan terbaik di Buriram.
"Performa CBR250RR sudah sangat menunjang, saya pun harus bisa tampil maksimal. Sambil proses pemulihan kaki kanan yang cidera di Motegi, saya istirahat dari balap MRS dan fokus menjaga kebugaran untuk bisa memberikan penampilan terbaik di sisa balapan yang harus saya hadapi,” ucap pembalap asal Sleman, Yogyakarta itu.
Sementara Adenanta, Veda dan juga Rheza yang memang bersaing di ajang ARRC kelas supersports (SS) 600 akan memanfaatkan momentum ajang Kejurnas MRS ini untuk dapat memaksimalkan kemampuannya di arena balap dan mengkalibrasi performa optimalnya.
“Meskipun saya sudah memasuki tahun kedua balapan di ARRC pada kelas SS600, pengasahan kemampuan balap di MRS menggunakan CBR600RR sangat memberi berarti bagi saya. Ini adalah bagian persiapan saya untuk bisa raih hasil maksimal di ARRC Buriram nanti,” ujar Adenanta.
“Bagi saya, putaran Buriram sangat penting buat saya. Ajang ini menjadi tolak ukur kemajuan saya dalam menaklukkan motor besar 600cc. saya akan berusaha tampil maksimal dan kesempatan di MRS ini akan saya manfaatkan sebaik-baiknya,” sambung Veda, pembalap asal Gunung Kidul, Yogyakarta.
“Saya belum meraih hasil yang sesuai harapan di ARRC. Putaran terakhir nanti akan jadi kesempatan untuk saya. Modal latihan di seri MRS ini akan saya manfaatkan sebaik-baiknya,” ucap sang juara AP250 musim 2023, Rheza Danica.
Putaran Final ARRC akan berlangsung pada 7-8 Desember 2024 di Buriram International Circuit, Thailand. Pebalap AHRT memiliki kans dalam perolehan tittle juara baik di kelas AP250 maupun SS600.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Bengkel Binaan Yayasan AHM Catat Omzet Rp7,9 Miliar, Perkuat Ekonomi Daerah
Hasil pembinaan tersebut tercermin dari kinerja 24 bengkel binaan yang sepanjang satu tahun terakhir membukukan total omzet lebih dari Rp7,9 miliar
Sabtu, 27 Jun 2026 17:40
Ekbis
New Honda BeAT Makin Stylish, AHM Tambah Warna & Desain Baru
PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan penyegaran pada New Honda BeAT melalui pilihan warna dan desain striping terbaru.
Sabtu, 27 Jun 2026 13:37
Lifestyle
Momen Liburan, Asmo Sulsel Bagikan Tips Aman saat Membonceng Anak
Asmo Sulsel mengajak masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan, terutama saat membonceng anak, utamanya saat mobilitas tinggi saat libur sekolah.
Jum'at, 26 Jun 2026 16:36
News
Asmo Sulsel Hadirkan Pameran Motor Honda di Sejumlah Kafe Lingkup Sulawesi - Ambon
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) menghadirkan rangkaian pameran sepeda motor Honda yang digelar di sejumlah kafe di wilayah jaringannya. Area cakupan kegiatan ini meliputi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, hingga Ambon.
Kamis, 25 Jun 2026 17:11
Ekbis
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Usung Desain Baru & Fitur Lebih Lengkap
PT Astra Honda Motor (AHM) resmi memperkenalkan New Honda Vario Evo 160 sebagai generasi terbaru skutik 160cc andalannya.
Kamis, 25 Jun 2026 14:13
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Suka Duka Mutmainnah, Mahasiswi Unhas yang Jadi Garda Terdepan Sensus BPS
2
Dilema Dakwah Digital: Viral di TikTok Saja Tak Cukup Menjaga Iman Gen Z
3
Aston Makassar Hadirkan Sensasi Japanese Street Food Lewat '60 Seconds to Tokyo'
4
Semen Tonasa Uji Kesiapsiagaan Lewat Simulasi Kecelakaan Kerja
5
Optimalisasi Komunikasi Publik Media Sosial Melalui Pembinaan Teknis Kehumasan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Suka Duka Mutmainnah, Mahasiswi Unhas yang Jadi Garda Terdepan Sensus BPS
2
Dilema Dakwah Digital: Viral di TikTok Saja Tak Cukup Menjaga Iman Gen Z
3
Aston Makassar Hadirkan Sensasi Japanese Street Food Lewat '60 Seconds to Tokyo'
4
Semen Tonasa Uji Kesiapsiagaan Lewat Simulasi Kecelakaan Kerja
5
Optimalisasi Komunikasi Publik Media Sosial Melalui Pembinaan Teknis Kehumasan