Kurang Diperhatikan Pemerintah, Relawan Jawa Bersatu Alihkan Dukungan ke Ibas-Puspa
Rabu, 06 Nov 2024 22:36
Komunitas Suku Jawa yang tergabung dalam Relawan Jawa Bersatu (RJB) se-Kecamatan Towuti mengalihkan dukungannya kepada Paslon Irwan Bachri Syam - Puspawati Husler (Ibas - Puspa). Foto: Istimewa
LUWU TIMUR - Komunitas Suku Jawa yang tergabung dalam Relawan Jawa Bersatu (RJB) se-Kecamatan Towuti menyatakan untuk mengalihkan dukungannya kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam - Puspawati Husler (Ibas - Puspa).
Komunitas yang terdiri dari ratusan kepala keluarga di Kecamatan Towuti ini mengaku selama ini selalu mendukung kandidat petahana. Namun baru di Pilkada kali ini mengalihkan dukungannya ke kandidat non petahana karena merasa kurang diperhatikan.
Ketua RJB Kecamatan Towuti, Muhammad Amal Agiat mengatakan pilihan mereka jatuhkan ke pasangan Ibas-Puspa karena menilai pasangan ini sebagai figur merakyat dan tidak membeda-bedakan.
Disamping itu kata Amal, mereka juga tertarik dengan visi misi nya yang betul-betul berpihak ke masyarakat seperti program tiga kartu sakti yakni kartu lutim pintar, sehat dan lansia.
"Kami berharap ketika pak Ibas terpilih tolong perhatikan kami dan menurut kami selama ini kami (masyarakat Jawa) dipandang sebelah mata," ujar Amal.
"Olehnya itu atas komitmen pak Ibas terhadap kami, semakin kami tidak ragukan lagi, maka disisa waktu ini kami akan bekerja sesuai dengan cara kami sendiri untuk memenangkan Ibas - Puspa," terangnya.
Maka dari itu tambahnya, pihkanya himbau seluruh masyarakat suku Jawa di Kecamatan Towuti, Wasuponda dan Nuha untuk merapatkan barisan memenangkan Ibas - Puspa di 27 November nantinya.
Komunitas yang terdiri dari ratusan kepala keluarga di Kecamatan Towuti ini mengaku selama ini selalu mendukung kandidat petahana. Namun baru di Pilkada kali ini mengalihkan dukungannya ke kandidat non petahana karena merasa kurang diperhatikan.
Ketua RJB Kecamatan Towuti, Muhammad Amal Agiat mengatakan pilihan mereka jatuhkan ke pasangan Ibas-Puspa karena menilai pasangan ini sebagai figur merakyat dan tidak membeda-bedakan.
Disamping itu kata Amal, mereka juga tertarik dengan visi misi nya yang betul-betul berpihak ke masyarakat seperti program tiga kartu sakti yakni kartu lutim pintar, sehat dan lansia.
"Kami berharap ketika pak Ibas terpilih tolong perhatikan kami dan menurut kami selama ini kami (masyarakat Jawa) dipandang sebelah mata," ujar Amal.
"Olehnya itu atas komitmen pak Ibas terhadap kami, semakin kami tidak ragukan lagi, maka disisa waktu ini kami akan bekerja sesuai dengan cara kami sendiri untuk memenangkan Ibas - Puspa," terangnya.
Maka dari itu tambahnya, pihkanya himbau seluruh masyarakat suku Jawa di Kecamatan Towuti, Wasuponda dan Nuha untuk merapatkan barisan memenangkan Ibas - Puspa di 27 November nantinya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Curhat Operator SPBU ke Bupati Lutim: Gaji Kecil, Godaan Pelangsiran Makin Besar
Keluhan soal gaji kecil dari para operator SPBU di Luwu Timur akhirnya sampai ke telinga Bupati Irwan Bachri Syam.
Rabu, 16 Sep 2026 20:01
Sulsel
Mantan Bupati Lutim Budiman Dilaporkan ke Kejari Terkait Lahan Islamic Centre
Keputusan kontroversial kembali menyeret lingkaran kekuasaan lama di Bumi Batara Guru. Mantan Bupati Luwu Timur, Budiman, resmi diadukan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu Timur oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Progres pada Rabu (16/9/2026).
Rabu, 16 Sep 2026 19:30
Sulsel
Geruduk SPBU Ussu, Bupati Luwu Timur Dalami Dugaan Main Mata dengan Pelangsir BBM
Pagi yang biasanya tenang di SPBU Ussu, Kecamatan Malili, mendadak berubah tegang, Senin (14/09/2026).
Senin, 14 Sep 2026 17:21
Sulsel
Warga Desa Wawondula Nyatakan Dukungan Penuh untuk Program Bupati Ibas-Puspa
Pemerintah Desa Wawondula, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, bersama tokoh masyarakat dan berbagai elemen warga menyatakan komitmen penuh mendukung seluruh program dan kebijakan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Rabu, 09 Sep 2026 15:33
Sulsel
Soal Nasib Guru PPPK, BKPSDM Luwu Timur Minta ASN Tak Terpancing Provokasi di Medsos
Wacana perubahan kebijakan pengelolaan Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) oleh pemerintah pusat rupanya turut ramai dibicarakan di media sosial.
Rabu, 09 Sep 2026 11:23
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wali Kota Makassar Siapkan Sistem Peningkatan Kapasitas Lurah
2
Model Literasi Wanasari Dipaparkan ke Pemkab Luwu Timur, Petani Melon Jadi Contoh
3
Polisi Tahan Terduga Pelaku Kekerasan terhadap Guru SD di Jeneponto
4
PT WEJ Bersama Pansus DPRD Kabupaten Wajo Bahas Pemantapan KSO Dengan Pertagas Niaga
5
Studi General 2026 FAI UMI Dorong Gen Z Perkuat Kesalehan Sosial
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wali Kota Makassar Siapkan Sistem Peningkatan Kapasitas Lurah
2
Model Literasi Wanasari Dipaparkan ke Pemkab Luwu Timur, Petani Melon Jadi Contoh
3
Polisi Tahan Terduga Pelaku Kekerasan terhadap Guru SD di Jeneponto
4
PT WEJ Bersama Pansus DPRD Kabupaten Wajo Bahas Pemantapan KSO Dengan Pertagas Niaga
5
Studi General 2026 FAI UMI Dorong Gen Z Perkuat Kesalehan Sosial