Fun Riding Endurance di Gowa Jadi Momen Deklarasi Serambi
Senin, 13 Apr 2026 15:03
Serambi menggelar Fun Riding Endurance, di Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa. Foto: Istimewa
GOWA - Serikat Memanah Berkuda Indonesia (Serambi) resmi dideklarasikan melalui kegiatan Fun Riding Endurance bertajuk “Merajut Ukhwah–Menghidupkan Sunnah” di Kabupaten Gowa, Minggu (12/4/2026).
Kegiatan ini berlangsung dari Fawwaz Stable hingga Bollangi Sky Land, Kecamatan Pattallassang. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan perdana tersebut juga menandai berdirinya Serambi sebagai wadah bagi para pegiat olahraga berkuda.
Ketua Panitia Fun Riding Endurance, Andi Bathilar Rifai, menjelaskan bahwa pembentukan Serambi berawal dari diskusi bersama Alhabsi dari Tsavac Indonesia dan Haidir Daeng Raja dari Fawwaz Stable sekitar dua pekan lalu. Gagasan tersebut kemudian berkembang setelah adanya kesamaan visi dan misi.
“Kami sharing kemudian mengajak lagi 2 orang teman, Mukhlis dan Haris untuk bergabung hingga terbentuklah Paguyuban berkuda Serambi ini. Dan kami kemudian mengajak lagi beberapa stable ikut bergabung bersama Serambi,” ungkapnya, Senin (13/4/2026).
Ia menyebutkan, Serambi hadir tidak hanya sebagai komunitas, tetapi juga sebagai sarana mempererat ukhuwah sekaligus memperluas syiar dakwah melalui olahraga berkuda.
“Fun Riding Endurance Serambi ini alhamdulillah diikuti oleh 10 kuda dan 20 atlet berkuda termasuk di dalamnya ada 7 atlet yang masih pelajar,” katanya kepada SINDO Makassar.
Dalam kegiatan tersebut, peserta berasal dari berbagai stable. Fawwaz Stable Gowa mendominasi dengan lima kuda, disusul AHA Stable Gowa, Bani Stable Maros, dan Rewa Stable Makassar yang masing-masing menurunkan satu kuda. Dua kuda lainnya berasal dari komunitas stable di Makassar yang masih dalam tahap pembentukan.
“Jumlah peserta ini saya rasa sudah sangat banyak walaupun target awal kami itu ingin menghadirkan 15 kuda,” sebutnya saat dikonfirmasi lewat WhatsApp.
Sepanjang rute, iring-iringan peserta berkuda mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Warga tampak menunggu di depan rumah untuk menyaksikan jalannya kegiatan tersebut.
Kegiatan ini juga menarik perhatian karena para peserta mengenakan pakaian adat Makassar.
“Terlebih lagi yang menjadikan kegiatan Fun Endurance kali ini berbeda adalah karena seluruh atlet itu mengenakan pakaian adat Makassar yang disponsori langsung oleh Aulaya Jas, tempat penyewaan pakaian pengantin paling rekomendasi dan paling ekonomis di kota Makassar,” papar Ustadz Thilar, sapaan akrabnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dengan jumlah peserta yang semakin meningkat.
“Insyaallah, Fun Endurance Serambi pertama dengan peserta terbanyak di tahun 2026 ini dan kami jadwalkan kegiatan seperti ini setiap bulan kami laksanakan dengan target peserta yang akan kami terus tambah,” harapnya.
Ke depan, Serambi berkomitmen untuk turun langsung ke masyarakat melalui kegiatan sosialisasi dakwah dan edukasi olahraga berkuda. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga sunnah tersebut.
Sebagai informasi, Serambi tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga ruang pembinaan untuk membentuk pribadi yang lebih kuat, beradab, dan siap berkontribusi.
Kegiatan ini berlangsung dari Fawwaz Stable hingga Bollangi Sky Land, Kecamatan Pattallassang. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan perdana tersebut juga menandai berdirinya Serambi sebagai wadah bagi para pegiat olahraga berkuda.
Ketua Panitia Fun Riding Endurance, Andi Bathilar Rifai, menjelaskan bahwa pembentukan Serambi berawal dari diskusi bersama Alhabsi dari Tsavac Indonesia dan Haidir Daeng Raja dari Fawwaz Stable sekitar dua pekan lalu. Gagasan tersebut kemudian berkembang setelah adanya kesamaan visi dan misi.
“Kami sharing kemudian mengajak lagi 2 orang teman, Mukhlis dan Haris untuk bergabung hingga terbentuklah Paguyuban berkuda Serambi ini. Dan kami kemudian mengajak lagi beberapa stable ikut bergabung bersama Serambi,” ungkapnya, Senin (13/4/2026).
Ia menyebutkan, Serambi hadir tidak hanya sebagai komunitas, tetapi juga sebagai sarana mempererat ukhuwah sekaligus memperluas syiar dakwah melalui olahraga berkuda.
“Fun Riding Endurance Serambi ini alhamdulillah diikuti oleh 10 kuda dan 20 atlet berkuda termasuk di dalamnya ada 7 atlet yang masih pelajar,” katanya kepada SINDO Makassar.
Dalam kegiatan tersebut, peserta berasal dari berbagai stable. Fawwaz Stable Gowa mendominasi dengan lima kuda, disusul AHA Stable Gowa, Bani Stable Maros, dan Rewa Stable Makassar yang masing-masing menurunkan satu kuda. Dua kuda lainnya berasal dari komunitas stable di Makassar yang masih dalam tahap pembentukan.
“Jumlah peserta ini saya rasa sudah sangat banyak walaupun target awal kami itu ingin menghadirkan 15 kuda,” sebutnya saat dikonfirmasi lewat WhatsApp.
Sepanjang rute, iring-iringan peserta berkuda mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Warga tampak menunggu di depan rumah untuk menyaksikan jalannya kegiatan tersebut.
Kegiatan ini juga menarik perhatian karena para peserta mengenakan pakaian adat Makassar.
“Terlebih lagi yang menjadikan kegiatan Fun Endurance kali ini berbeda adalah karena seluruh atlet itu mengenakan pakaian adat Makassar yang disponsori langsung oleh Aulaya Jas, tempat penyewaan pakaian pengantin paling rekomendasi dan paling ekonomis di kota Makassar,” papar Ustadz Thilar, sapaan akrabnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dengan jumlah peserta yang semakin meningkat.
“Insyaallah, Fun Endurance Serambi pertama dengan peserta terbanyak di tahun 2026 ini dan kami jadwalkan kegiatan seperti ini setiap bulan kami laksanakan dengan target peserta yang akan kami terus tambah,” harapnya.
Ke depan, Serambi berkomitmen untuk turun langsung ke masyarakat melalui kegiatan sosialisasi dakwah dan edukasi olahraga berkuda. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga sunnah tersebut.
Sebagai informasi, Serambi tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga ruang pembinaan untuk membentuk pribadi yang lebih kuat, beradab, dan siap berkontribusi.
(MAN)
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Perputaran Uang di MTQ Sulsel XXXIV di Maros Ditarget Tembus Rp50 Miliar
2
Ribuan Warga Padati Pembukaan MTQ XXXIV Sulsel di Maros
3
Bumi Karsa dan LAZ Hadji Kalla Salurkan Bantuan Pendidikan di Gowa
4
Hadiri HUT ke-66 Parepare, Bupati Gowa Dorong Penguatan Sinergi Antar Daerah
5
Fun Riding Endurance di Gowa Jadi Momen Deklarasi Serambi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Perputaran Uang di MTQ Sulsel XXXIV di Maros Ditarget Tembus Rp50 Miliar
2
Ribuan Warga Padati Pembukaan MTQ XXXIV Sulsel di Maros
3
Bumi Karsa dan LAZ Hadji Kalla Salurkan Bantuan Pendidikan di Gowa
4
Hadiri HUT ke-66 Parepare, Bupati Gowa Dorong Penguatan Sinergi Antar Daerah
5
Fun Riding Endurance di Gowa Jadi Momen Deklarasi Serambi