Gau Maraja 2026 Ditutup Meriah, Jacson Zeran Bikin Lapangan Merdeka Bergemuruh

Kamis, 01 Okt 2026 12:19
Gau Maraja 2026 Ditutup Meriah, Jacson Zeran Bikin Lapangan Merdeka Bergemuruh
Malam penutupan Gau Maraja 2026 di Lapangan Merdeka Watampone, Kabupaten Bone, Rabu (30/9/2026). Foto: SINDO Makassar/Justang Muhammad
Comment
Share
BONE - Malam penutupan Gau Maraja 2026 berlangsung meriah di Lapangan Merdeka Watampone, Kabupaten Bone, Rabu (30/9/2026). Ribuan masyarakat memadati lokasi untuk menyaksikan pertunjukan budaya hingga penampilan sejumlah musisi.

Closing Ceremony Gau Maraja 2026 dihadiri Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, Ketua TP PKK Kabupaten Bone Hj. Maryam Andi Asman, Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bone.

Bupati Bone secara resmi menutup rangkaian Gau Maraja 2026 yang berlangsung selama enam hari, 25–30 September 2026.

Dalam sambutannya, Andi Asman menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kebudayaan dan masyarakat Bone yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Kebudayaan serta seluruh masyarakat Bone yang telah mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Gau Maraja 2026. Ini merupakan bentuk kecintaan kita bersama terhadap seni dan budaya yang kita miliki,” ujar Andi Asman.

Ia mengatakan pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama karena menjadi bagian dari identitas dan jati diri masyarakat Bone.

“Budaya harus terus kita lestarikan. Karena tanpa budaya, kita bukan apa-apa. Budaya adalah identitas dan jati diri kita, sehingga menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaganya agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi berikutnya,” tegasnya.

Andi Asman juga menyebut pelaksanaan Gau Maraja selama enam hari berjalan sukses dengan antusiasme masyarakat yang tinggi.

“Alhamdulillah, Gau Maraja yang berlangsung mulai tanggal 25 sampai 30 September ini berjalan sukses. Tentu keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama semua pihak, para pelaku seni dan budaya, panitia, serta masyarakat Bone yang ikut mengambil bagian dalam seluruh rangkaian kegiatan,” katanya.

Setelah prosesi penutupan, suasana Lapangan Merdeka Watampone semakin ramai dengan pertunjukan seni dan musik.

Komunitas Seni Kecamatan Tellu Siattinge tampil membawakan Sirau Sulo. Pertunjukan tersebut menghadirkan seni tradisi lokal di hadapan masyarakat yang memadati lokasi acara.

Hiburan kemudian dilanjutkan dengan penampilan Praditya, jebolan Indonesian Idol. Penampilannya turut menghibur masyarakat hingga suasana malam penutupan semakin semarak.

Puncak hiburan menghadirkan penyanyi asal Timur, Jacson Zeran. Sejumlah lagu dibawakan untuk menghibur penonton, termasuk Tabola Bale yang mendapat sambutan meriah dari masyarakat.

Penutupan Gau Maraja 2026 sekaligus mengakhiri rangkaian kegiatan selama enam hari yang memadukan pertunjukan seni, budaya, dan hiburan. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyaksikan sekaligus mengapresiasi seni dan budaya daerah.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru