Kualitas Udara Memburuk, Bupati Maros Imbau Warga Pakai Masker
Minggu, 11 Okt 2026 09:47
Jarak pandang menurun akibat pekatnya kabut asap di Kabupaten Maros. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Kualitas Udara di Kabupaten Maros saat ini terindikasi buruk, yang diakibatkan kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah menyusul memburuknya kualitas udara.
Chaidir mengatakan, imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah pencegahan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan polusi udara.
“Kita sudah mengimbau masyarakat yang berada di luar rumah untuk menggunakan masker karena kualitas udara sedang memburuk,” ujarnya.
Pemkab Maros akan mengeluarkan surat edaran sekaitan dengan penggunaan masker saat berada di luar ruangan. Dia mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan menjaga kesehatan hingga kondisi kualitas udara kembali membaik.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Maros, dr Yunus, mengimbau masyarakat, khususnya kelompok rentan, untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.
Dia mengatakan, jika memang terpaksa beraktivitas di luar rumah, masyarakat diimbau menggunakan masker untuk mengurangi risiko paparan polusi udara yang dapat mengganggu kesehatan.
Mantan Kepala Puskesmas Bantimurung ini menambahkan, buruknya kualitas udara berpotensi menimbulkan sejumlah gangguan kesehatan, terutama pada sistem pernapasan.
"Dampak yang perlu diwaspadai di antaranya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), asma, hingga pneumonia," ujarnya saat dihubungi Sindo Makassar, Minggu (11/10/2026).
Karena itu, masyarakat diharapkan untuk melakukan pencegahan. Selama kondisi udara masih buruk, pihaknya meminta warga untuk menggunakan masker jika keluar rumah.
Dari sisi pelayanan kesehatan kata dia, pihaknya memastikan fasilitas kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas, akan siap melayani masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan polusi udara.
"Faskes akan selalu siap untuk membantu jika ada warga yang terpapar akibat kabut asap ini. Tapi biar begitu, tentu saja pencegahan tetap menjadi langkah utama untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan. Makanya kami minta warga kembali lagi ketat penggunaan maskernya, dan mengurangi aktivitas di luar rumah," ujarnya.
Selain menggunakan masker saat keluar rumah, masyarakat dianjurkan menjaga kebugaran tubuh dengan memperbanyak minum air putih serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah menyusul memburuknya kualitas udara.
Chaidir mengatakan, imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah pencegahan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan polusi udara.
“Kita sudah mengimbau masyarakat yang berada di luar rumah untuk menggunakan masker karena kualitas udara sedang memburuk,” ujarnya.
Pemkab Maros akan mengeluarkan surat edaran sekaitan dengan penggunaan masker saat berada di luar ruangan. Dia mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan menjaga kesehatan hingga kondisi kualitas udara kembali membaik.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Maros, dr Yunus, mengimbau masyarakat, khususnya kelompok rentan, untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.
Dia mengatakan, jika memang terpaksa beraktivitas di luar rumah, masyarakat diimbau menggunakan masker untuk mengurangi risiko paparan polusi udara yang dapat mengganggu kesehatan.
Mantan Kepala Puskesmas Bantimurung ini menambahkan, buruknya kualitas udara berpotensi menimbulkan sejumlah gangguan kesehatan, terutama pada sistem pernapasan.
"Dampak yang perlu diwaspadai di antaranya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), asma, hingga pneumonia," ujarnya saat dihubungi Sindo Makassar, Minggu (11/10/2026).
Karena itu, masyarakat diharapkan untuk melakukan pencegahan. Selama kondisi udara masih buruk, pihaknya meminta warga untuk menggunakan masker jika keluar rumah.
Dari sisi pelayanan kesehatan kata dia, pihaknya memastikan fasilitas kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas, akan siap melayani masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan polusi udara.
"Faskes akan selalu siap untuk membantu jika ada warga yang terpapar akibat kabut asap ini. Tapi biar begitu, tentu saja pencegahan tetap menjadi langkah utama untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan. Makanya kami minta warga kembali lagi ketat penggunaan maskernya, dan mengurangi aktivitas di luar rumah," ujarnya.
Selain menggunakan masker saat keluar rumah, masyarakat dianjurkan menjaga kebugaran tubuh dengan memperbanyak minum air putih serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
300 Ribu Warga Maros Terdampak Kekeringan, 5 Juta Liter Air Bersih Disalurkan
Kemarau panjang yang melanda hampir semua wilayah Sulawesi Selatan, berdampak pada kekeringan dan minimnya air bersih.
Rabu, 07 Okt 2026 13:03
Sulsel
Siswa SD Maros Juara Panahan Tradisional Sulsel
Moch Idham Khalid Pasya, siswa kelas V Kuttab Al-Azka Maros, meraih juara II pada ajang panahan tradisional tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Rabu, 30 Sep 2026 11:27
Sulsel
ASN di Camba Terindikasi Kasus Narkoba, BKPSDM Bentuk Tim Kode Etik
Seorang aparatur sipil negara (ASN) di Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, terindikasi terlibat dalam kasus narkoba yang diungkap Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan.
Selasa, 29 Sep 2026 14:51
Sulsel
Maros Matangkan Persiapan Penilaian Piala Adipura 2026
Menjelang penilaian piala Adipura 2026 pada Oktober mendatang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mulai mematangkan berbagai persiapan.
Selasa, 29 Sep 2026 11:44
News
Finalis Duta Anti Narkoba Maros Kampanye Bahaya Narkoba Lewat Seni
Sebanyak 32 finalis Duta Anti Narkoba Kabupaten Maros 2026 unjuk gigi mengkampanyekan bahaya Narkoba lewat panggung seni di Grand Mall Maros, Minggu (27/9/2026) malam.
Senin, 28 Sep 2026 10:55
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pelindo Jasa Maritim Siap Aktifkan Kembali Layanan STS di Nipah
2
Pengurus MGMP Pendidikan Pancasila SMA Kota Makassar Resmi Dilantik
3
Puluhan Tahun Menanti, Warga Laonti Sambut Haru Pembangunan Jaringan Listrik
4
Lebih dari 500 Karyawan McDonald's Indonesia Jadi 'Kakak Bimbing' 5.250 Anak Marginal
5
Kualitas Udara Memburuk, Bupati Maros Imbau Warga Pakai Masker
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pelindo Jasa Maritim Siap Aktifkan Kembali Layanan STS di Nipah
2
Pengurus MGMP Pendidikan Pancasila SMA Kota Makassar Resmi Dilantik
3
Puluhan Tahun Menanti, Warga Laonti Sambut Haru Pembangunan Jaringan Listrik
4
Lebih dari 500 Karyawan McDonald's Indonesia Jadi 'Kakak Bimbing' 5.250 Anak Marginal
5
Kualitas Udara Memburuk, Bupati Maros Imbau Warga Pakai Masker