Elnusa Petrofin dan UMKM Binaan PLUT Salurkan 170 Ribu Liter Air Bersih di Maros
Senin, 12 Okt 2026 10:07
Penyerahan bantuan air bersih secara simbolis ke Pemerintah Kabupaten Maros. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Bantuan air bersih sebanyak 170 ribu liter disalurkan untuk membantu masyarakat Kabupaten Maros yang terdampak kekeringan ekstrem.
Bantuan tersebut berasal dari Elnusa Petrofin sebanyak 70 ribu liter dan pelaku usaha UMKM binaan UPTD Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Maros sebanyak 100 ribu liter.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, mengatakan, bantuan tersebut menjadi salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kondisi kemarau yang menyebabkan sejumlah wilayah mengalami krisis air.
“Hampir semua kecamatan, 14 kecamatan mengalami kondisi kekurangan air bersih yang begitu ekstrem sehingga semuanya kita salurkan, sebelumnya kan Camba dan Mallawa masih aman tapi saat ini sudah ada permintaan masuk untuk bantuan ke sana,” kata Chaidir, Senin (12/10/2026).
Menurut Ketua PMI Maros ini, kekeringan saat ini berdampak pada ketersediaan air di berbagai wilayah, termasuk Kecamatan Camba, Cenrana, dan Mallawa. Sejumlah daerah bahkan mulai mencari sumber-sumber air alternatif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Meski demikian, beberapa wilayah masih berhasil menemukan sumber air yang dapat dimanfaatkan untuk membantu distribusi ke lokasi-lokasi terdampak.
Dukungan dari Elnusa Petrofin Pertamina dan pelaku UMKM binaan UPTD PLUT Maros menambah pasokan air bersih yang dapat dimanfaatkan untuk membantu warga menghadapi dampak kekeringan.
Di sisi lain, kondisi kekeringan turut memengaruhi operasional instalasi pengolahan air (IPA) di Kabupaten Maros. Dari empat instalasi yang ada di Maros, saat ini hanya IPA Bantimurung dan IPA Amarang yang masih beroperasi normal.
Sementara itu, IPA Patontongan dan IPA Marampesu telah berhenti berproduksi selama sekitar dua bulan akibat keterbatasan sumber air.
Mantan Ketua DPRD Maros ini menjelaskan, dalam kondisi normal, kapasitas produksi IPA Marampesu mencapai sekitar 20 liter per detik, IPA Bantimurung 120 liter per detik, IPA Amarang 60 liter per detik, dan IPA Patontongan sekitar 40 liter per detik.
“Yang sekarang kering Patontongan. Patontongan dan Marampesu sudah tidak bisa dipakai,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Maros terus memprioritaskan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan. Dukungan berbagai pihak, termasuk perusahaan dan pelaku UMKM, diharapkan dapat membantu meringankan beban warga yang kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.
Chaidir juga mengimbau ke masjid-masjid untuk melakukan shalat minta hujan agar kondisi kemarau panjang bisa teratasi.
“Kita sudah meminta ke masjid-masjid untuk menggelar Istisqa, semoga Allah membantu kita dan krisis air bersih bisa berakhir,” pungkasnya.
Bantuan tersebut berasal dari Elnusa Petrofin sebanyak 70 ribu liter dan pelaku usaha UMKM binaan UPTD Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Maros sebanyak 100 ribu liter.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, mengatakan, bantuan tersebut menjadi salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kondisi kemarau yang menyebabkan sejumlah wilayah mengalami krisis air.
“Hampir semua kecamatan, 14 kecamatan mengalami kondisi kekurangan air bersih yang begitu ekstrem sehingga semuanya kita salurkan, sebelumnya kan Camba dan Mallawa masih aman tapi saat ini sudah ada permintaan masuk untuk bantuan ke sana,” kata Chaidir, Senin (12/10/2026).
Menurut Ketua PMI Maros ini, kekeringan saat ini berdampak pada ketersediaan air di berbagai wilayah, termasuk Kecamatan Camba, Cenrana, dan Mallawa. Sejumlah daerah bahkan mulai mencari sumber-sumber air alternatif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Meski demikian, beberapa wilayah masih berhasil menemukan sumber air yang dapat dimanfaatkan untuk membantu distribusi ke lokasi-lokasi terdampak.
Dukungan dari Elnusa Petrofin Pertamina dan pelaku UMKM binaan UPTD PLUT Maros menambah pasokan air bersih yang dapat dimanfaatkan untuk membantu warga menghadapi dampak kekeringan.
Di sisi lain, kondisi kekeringan turut memengaruhi operasional instalasi pengolahan air (IPA) di Kabupaten Maros. Dari empat instalasi yang ada di Maros, saat ini hanya IPA Bantimurung dan IPA Amarang yang masih beroperasi normal.
Sementara itu, IPA Patontongan dan IPA Marampesu telah berhenti berproduksi selama sekitar dua bulan akibat keterbatasan sumber air.
Mantan Ketua DPRD Maros ini menjelaskan, dalam kondisi normal, kapasitas produksi IPA Marampesu mencapai sekitar 20 liter per detik, IPA Bantimurung 120 liter per detik, IPA Amarang 60 liter per detik, dan IPA Patontongan sekitar 40 liter per detik.
“Yang sekarang kering Patontongan. Patontongan dan Marampesu sudah tidak bisa dipakai,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Maros terus memprioritaskan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan. Dukungan berbagai pihak, termasuk perusahaan dan pelaku UMKM, diharapkan dapat membantu meringankan beban warga yang kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.
Chaidir juga mengimbau ke masjid-masjid untuk melakukan shalat minta hujan agar kondisi kemarau panjang bisa teratasi.
“Kita sudah meminta ke masjid-masjid untuk menggelar Istisqa, semoga Allah membantu kita dan krisis air bersih bisa berakhir,” pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
PLN Resmikan Dua Sumur Bor, 333 Guru & Murid di Soppeng Kini Nikmati Air Bersih
PLN UID Sulselrabar menghadirkan dua unit sumur bor untuk mendukung kebutuhan air bersih dan sanitasi di sekolah. Berdampak ke ratusan murid dan guru.
Sabtu, 03 Okt 2026 11:32
Sulsel
Bupati Bantaeng Terjun Langsung Distribusi Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin mempimpin langsung bantuan air bersih kepada masyarakat yang terkena dampak kekeringan, 30 September 2026.
Kamis, 01 Okt 2026 06:12
News
Akses Air Bersih Diperkuat, PLN Siapkan Sumur Bor dan Tandon di Kaluku Bodoa
Untuk memperkuat akses sekaligus kesiapsiagaan menghadapi risiko kekeringan, PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mendukung penyediaan 12 sumur bor dan 17 tandon air yang menjangkau masyarakat di 51 RT.
Rabu, 30 Sep 2026 12:47
News
Jejak Lestari Danau Purba Matano di Tengah Denyut Industri Nikel
Dikelola PT Vale, LGS menjadi salah satu benteng ekologis yang menjaga agar aktivitas industri nikel tetap berjalan berdampingan dengan kelestarian lingkungan.
Kamis, 24 Sep 2026 22:27
News
Elnusa Petrofin Tindak Tegas Oknum AMT di Maros, Pastikan Pasokan BBM Aman
PT Elnusa Petrofin bergerak cepat menindak tegas oknum Awak Mobil Tangki (AMT) berinisial RE yang terlibat tindakan indisipliner, khususnya pelanggaran etika di Maros, Sulawesi Selatan.
Senin, 14 Sep 2026 14:53
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Teliti Kepemimpinan Transformasional, Tenaga Ahli Kemendagri Raih Gelar Magister di STIEM Bongaya
2
Executive Director 4 Pelindo Ulas Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di Unhas
3
Jelang Penilaian Adipura 2026, Bupati dan Wabup Bone Pantau Kebersihan Lingkungan
4
Sambut HLN ke-81, PLN Perluas Pemanfaatan Listrik untuk Pertanian
5
Kalla 10K 2026 Diikuti 4.500 Pelari, Robi Syianturi Raih Podium
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Teliti Kepemimpinan Transformasional, Tenaga Ahli Kemendagri Raih Gelar Magister di STIEM Bongaya
2
Executive Director 4 Pelindo Ulas Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di Unhas
3
Jelang Penilaian Adipura 2026, Bupati dan Wabup Bone Pantau Kebersihan Lingkungan
4
Sambut HLN ke-81, PLN Perluas Pemanfaatan Listrik untuk Pertanian
5
Kalla 10K 2026 Diikuti 4.500 Pelari, Robi Syianturi Raih Podium