Pemkab Maros Salurkan Susu untuk Anak Usia 5 hingga 8 Tahun

Rabu, 14 Okt 2026 14:33
Pemkab Maros Salurkan Susu untuk Anak Usia 5 hingga 8 Tahun
Wakil Bupati Maros, AS Chaidir Syam menyerahkan bantuan paket susu kepada salah seorang siswa. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
Comment
Share
MAROS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros membagikan paket susu kepada anak-anak usia 5 hingga 8 tahun sebagai salah satu upaya mencegah stunting.

Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, mengatakan program pemberian susu tersebut akan dilaksanakan secara berkelanjutan dengan menyasar 14 kecamatan di Kabupaten Maros.

Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Maros itu menjelaskan, pemberian susu merupakan upaya memenuhi kebutuhan gizi anak untuk mendukung pencegahan stunting.

"Program ini tidak hanya dilakukan dalam satu hari, tetapi kita upayakan berlanjut dengan menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Maros," ujarnya kepada wartawan, Rabu (14/10/2026).

Muetazim menambahkan, Pemkab Maros telah melakukan berbagai upaya pencegahan stunting dari tahun ke tahun. Program pemberian susu menjadi salah satu langkah berkelanjutan untuk mendukung peningkatan gizi anak.

"Program pemberian susu ini menjadi salah satu bagian dari langkah berkelanjutan pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan gizi anak," tegasnya.

Penyaluran susu akan dilakukan melalui sekolah dan puskesmas. Selain menyasar anak-anak di sekolah, program ini juga menjangkau masyarakat yang mengakses layanan kesehatan di puskesmas.

Sasaran lainnya meliputi ibu hamil yang menjalani pemeriksaan kehamilan serta orang tua yang membawa bayinya untuk kontrol kesehatan.

"Karena selain melalui sekolah, pemberian susu juga akan menyasar masyarakat yang datang ke puskesmas untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, termasuk ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan serta orang tua yang membawa bayinya untuk kontrol kesehatan," jelasnya.

Muetazim menegaskan, pencegahan stunting perlu dilakukan sejak dini, bahkan sejak anak masih berada dalam kandungan. Karena itu, pemenuhan gizi ibu dan anak menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Terkait angka stunting di Kabupaten Maros, Muetazim menyebutkan, berdasarkan data triwulan II, prevalensi stunting tercatat sebesar 14,33 persen atau sekitar 3.816 orang.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru