DPP Golkar Yakin IAS Bisa Capai Target Tambah Kursi DPR RI 50 Persen di Sulsel
Jum'at, 16 Okt 2026 19:12
Ketua DPD I Golkar Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin saat menghadiri Bimtek Pemenangan Pemilu di Hotel Claro Makassar pada Jumat (16/10/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar sangat yakin DPD I Partai Golkar Sulsel di bawah komando Ilham Arief Sirajuddin (IAS) akan mewujudkan target tambahan kursi 50 persen untuk DPR RI pada Pemilu 2029 mendatang.
Keyakinan itu disampaikan Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Golkar untuk wilayah Indonesia Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena dalam Rapat Koordinasi Teknis Pemilu dan Bimtek Pemenangan Pemilu Anggota FPG DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia Tahun Anggaran 2026 di Hotel Claro, Makassar, Jumat, 16 Oktober 2026.
Dalam sesi Rapat Koordinasi Teknis Pemenangan Pemilu Indonesia Timur, Melki yang membawakan materi terkait Rencana Strategis Pemenangan Pemilu Legislatif Tahun 2029 menegaskan, IAS membawa semangat baru dan tidak ada keraguan soal kemampuannya mencapai target.
"Untuk Sulsel, saya yakin bisa tambah dua kursi dan mencapai target 50 persen. Itu karena ada semangat baru bernama Aco (Sapaan IAS) yang sudah kenyang pengalaman politik. Apalagi kalau berkolaborasi dengan Pak Nurdin Halid dan Taufan Pawe,” kata Melki.
Sulsel saat ini diwakili oleh empat anggota DPR RI dari tiga dapil. Dapil Sulsel 1 satu kursi, sapil 2 dua kursi, serta dapil 3 satu kursi.
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) itu lantas bercerita soal kekagumannya pada politisi Golkar di Sulsel. Dia mengaku pernah sempat akan ditugaskan Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia untuk menjadi pelaksana tugas (plt) setelah masa jabatan Taufa Pawe berakhir. Namun, peluang itu kemudian ditolaknya dengan halus.
Menurutnya, ia mengatakan ke Ketum Bahlil agar tugas itu sebaiknya diserahkan kepada Muhidin Mohamad Said yang memang berasal dari Sulsel.
Bagi Melki, Sulsel punya tokoh politik senior yang sangat banyak dan luar biasa. “Sulsel itu tokoh politiknya ngeri,” ujarnya bercanda.
Mantan anggota DPR RI itu juga bercerita soal status Sulsel sebagai lumbung suara Golkar.
Ia mengungkap bahwa dulu, kalau suara Golkar di Sulsel naik, maka daerah lain di Indonesia Timur juga pasti ikut naik. Begitu pula sebaliknya.
Makanya, ia mengatakan, Sulsel selalu menjadi tolok ukur buat Golkar, terutama di kawasan Indonesia Timur.
“Jadi, dengan kolaborasi pengurus saat ini dengan Nurdin Halid, Taufan Pawe, dan tokoh lainnya, target 50 persen tambahan kursi ini bisa,” tandasnya.
Keyakinan itu disampaikan Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Golkar untuk wilayah Indonesia Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena dalam Rapat Koordinasi Teknis Pemilu dan Bimtek Pemenangan Pemilu Anggota FPG DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia Tahun Anggaran 2026 di Hotel Claro, Makassar, Jumat, 16 Oktober 2026.
Dalam sesi Rapat Koordinasi Teknis Pemenangan Pemilu Indonesia Timur, Melki yang membawakan materi terkait Rencana Strategis Pemenangan Pemilu Legislatif Tahun 2029 menegaskan, IAS membawa semangat baru dan tidak ada keraguan soal kemampuannya mencapai target.
"Untuk Sulsel, saya yakin bisa tambah dua kursi dan mencapai target 50 persen. Itu karena ada semangat baru bernama Aco (Sapaan IAS) yang sudah kenyang pengalaman politik. Apalagi kalau berkolaborasi dengan Pak Nurdin Halid dan Taufan Pawe,” kata Melki.
Sulsel saat ini diwakili oleh empat anggota DPR RI dari tiga dapil. Dapil Sulsel 1 satu kursi, sapil 2 dua kursi, serta dapil 3 satu kursi.
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) itu lantas bercerita soal kekagumannya pada politisi Golkar di Sulsel. Dia mengaku pernah sempat akan ditugaskan Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia untuk menjadi pelaksana tugas (plt) setelah masa jabatan Taufa Pawe berakhir. Namun, peluang itu kemudian ditolaknya dengan halus.
Menurutnya, ia mengatakan ke Ketum Bahlil agar tugas itu sebaiknya diserahkan kepada Muhidin Mohamad Said yang memang berasal dari Sulsel.
Bagi Melki, Sulsel punya tokoh politik senior yang sangat banyak dan luar biasa. “Sulsel itu tokoh politiknya ngeri,” ujarnya bercanda.
Mantan anggota DPR RI itu juga bercerita soal status Sulsel sebagai lumbung suara Golkar.
Ia mengungkap bahwa dulu, kalau suara Golkar di Sulsel naik, maka daerah lain di Indonesia Timur juga pasti ikut naik. Begitu pula sebaliknya.
Makanya, ia mengatakan, Sulsel selalu menjadi tolok ukur buat Golkar, terutama di kawasan Indonesia Timur.
“Jadi, dengan kolaborasi pengurus saat ini dengan Nurdin Halid, Taufan Pawe, dan tokoh lainnya, target 50 persen tambahan kursi ini bisa,” tandasnya.
(UMI)
Berita Terkait
News
Bela Bahlil, Ketua Golkar Sulsel Sebut Penilaian CELIOS Tidak Objektif & Abaikan Kondisi Geopolitik
IAS menilai penilaian CELIOS terhadap kinerja Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam jajaran menteri berkinerja terburuk belum mempertimbangkan secara menyeluruh tantangan sektor energi global.
Rabu, 14 Okt 2026 09:39
News
Musda XI Golkar Maros Dijadwalkan 1 November
DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros mematangkan persiapan Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar Maros yang dijadwalkan berlangsung pada 1 November 2026.
Selasa, 13 Okt 2026 15:59
News
Idrus Marham Pertanyakan Objektivitas Survei Celios dalam Menilai Kinerja Menteri Bahlil
Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham mengkritik hasil evaluasi kinerja kabinet yang dirilis Center of Economic and Law Studies (CELIOS) bersama Kabinet Bayangan.
Senin, 12 Okt 2026 22:44
Makassar City
Wali Kota Appi Kedepankan Etik Politik, Mundur dari Golkar Secara Baik-baik
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin akhirnya memutuskan sikap politiknya. Appi memilih keluar dari Partai Golkar terhitung pada Senin, 5 Oktober 2026.
Senin, 05 Okt 2026 22:14
News
IAS Disambut Empat Calon Ketua Golkar Bulukumba Saat Singgah dari Selayar
IAS singgah di Bulukumba dalam perjalanan kembali ke Makassar usai menyelesaikan agenda roadshow dan konsolidasi Partai Golkar di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Minggu, 04 Okt 2026 20:54
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Jelang Musda, Muzakkir Aqil Yakin Appi Bisa Besarkan Demokrat di Sulsel
2
Pertamina Pastikan Isu Ganjil-Genap Pertalite di Makassar Tidak Benar
3
Pelindo Jasa Maritim Kaji Kapal Tunda Listrik, Bidik Efisiensi Operasional
4
UCM Gelar Wisuda, Alumni Kini 3.159 Orang
5
Hadapi El Nino, LAZ Hadji Kalla Dorong Petani Diversifikasi Usaha
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Jelang Musda, Muzakkir Aqil Yakin Appi Bisa Besarkan Demokrat di Sulsel
2
Pertamina Pastikan Isu Ganjil-Genap Pertalite di Makassar Tidak Benar
3
Pelindo Jasa Maritim Kaji Kapal Tunda Listrik, Bidik Efisiensi Operasional
4
UCM Gelar Wisuda, Alumni Kini 3.159 Orang
5
Hadapi El Nino, LAZ Hadji Kalla Dorong Petani Diversifikasi Usaha