Rakornis dan Bimtek di Makassar, Golkar Panaskan Mesin Politik Menuju Pemilu 2029
Jum'at, 16 Okt 2026 21:38
Partai Golkar menggelar Rakornis Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia Timur dan Bimtek Anggota FPG DPRD provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia Timur di Makassar.
MAKASSAR - Partai Golkar menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia Timur dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia Timur di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 16–18 Oktober 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi partai menjelang Pemilu 2029. Selain menyatukan visi dan memperkuat koordinasi antara struktur partai dan anggota legislatif, agenda tersebut juga menjadi forum untuk merumuskan strategi pemenangan yang terukur, sistematis, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Wakil Ketua Umum PP Wilayah Indonesia Timur DPP Partai Golkar, Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan bahwa kekuatan Golkar di kawasan Indonesia Timur harus ditopang soliditas organisasi, kepemimpinan yang efektif, serta kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menurutnya, anggota FPG di DPRD memiliki posisi strategis dalam menjaga dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap partai.
Karena itu, kinerja anggota fraksi harus mencerminkan keberpihakan Golkar terhadap kepentingan rakyat, terutama dalam mendorong pembangunan daerah, meningkatkan kesejahteraan, menciptakan lapangan kerja, dan mewujudkan pemerataan pembangunan di Indonesia Timur.
“Pemenangan pemilu tidak bisa hanya mengandalkan kekuatan struktur organisasi atau popularitas semata. Kemenangan harus dibangun melalui kerja nyata, kedekatan dengan masyarakat, konsolidasi kader, dan kemampuan menjawab persoalan rakyat. Anggota Fraksi Partai Golkar harus menjadi contoh bahwa politik adalah jalan pengabdian,” tegas Melki Laka Lena yang juga menjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal PP Wilayah Indonesia Timur DPP Partai Golkar, Umar A. Lessy, menjelaskan bahwa pelaksanaan Bimtek di daerah merupakan upaya partai membuka ruang yang lebih luas untuk menyerap aspirasi sekaligus mengidentifikasi persoalan masyarakat di tingkat bawah.
Menurutnya, anggota FPG DPRD merupakan garda terdepan partai dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, pelaksanaan Bimtek di wilayah masing-masing diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara pengurus pusat dan daerah serta membuat pembahasan lebih terarah pada persoalan lokal.
Umar mengatakan, selama ini kegiatan Bimtek lebih banyak dilaksanakan di Jakarta. Namun, di bawah kepemimpinan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, pelaksanaan kegiatan tersebut diarahkan ke wilayah pemenangan masing-masing.
"Sesuai arahan Ketua Umum Bapak Bahlil Lahadalia, kegiatan Bimtek yang selama ini dilakukan di Jakarta diminta untuk dikonsentrasikan di wilayah PP masing-masing. Bimtek PP Sumatera telah digelar di Batam dan Palembang, sedangkan PP Jawa-Kalimantan dilaksanakan di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Bandung. Untuk PP Indonesia Timur, kegiatan berlangsung di Makassar dan Bali,” ujarnya.
Ia berharap, pola pelaksanaan tersebut dapat membantu partai lebih fokus memetakan persoalan dan menyerap aspirasi daerah, sekaligus memantapkan konsolidasi antara DPP dan jajaran pimpinan partai di wilayah.
Ketua Panitia Penyelenggara Bimtek, Hakim Kamarudin, menambahkan bahwa materi kegiatan tidak hanya berfokus pada strategi pemenangan pemilu. Para peserta juga akan mendapatkan pembekalan mengenai penguatan kelembagaan organisasi serta peningkatan kapasitas anggota FPG DPRD dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai wakil rakyat.
“Untuk mendorong peningkatan kapasitas anggota FPG DPRD, Bimtek ini tidak hanya memberikan materi terkait pemenangan pemilu. Peserta juga akan mendapatkan materi mengenai peningkatan kapasitas, tugas dan fungsi anggota dewan, serta penguatan kelembagaan partai,” tutur Hakim.
Melalui Rakornis dan Bimtek ini, Partai Golkar berharap anggota fraksi di DPRD provinsi maupun kabupaten/kota se-Indonesia Timur semakin optimal menjalankan peran politiknya, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, dan memperkuat posisi partai dalam menghadapi kontestasi politik nasional maupun daerah pada 2029.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi partai menjelang Pemilu 2029. Selain menyatukan visi dan memperkuat koordinasi antara struktur partai dan anggota legislatif, agenda tersebut juga menjadi forum untuk merumuskan strategi pemenangan yang terukur, sistematis, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Wakil Ketua Umum PP Wilayah Indonesia Timur DPP Partai Golkar, Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan bahwa kekuatan Golkar di kawasan Indonesia Timur harus ditopang soliditas organisasi, kepemimpinan yang efektif, serta kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menurutnya, anggota FPG di DPRD memiliki posisi strategis dalam menjaga dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap partai.
Karena itu, kinerja anggota fraksi harus mencerminkan keberpihakan Golkar terhadap kepentingan rakyat, terutama dalam mendorong pembangunan daerah, meningkatkan kesejahteraan, menciptakan lapangan kerja, dan mewujudkan pemerataan pembangunan di Indonesia Timur.
“Pemenangan pemilu tidak bisa hanya mengandalkan kekuatan struktur organisasi atau popularitas semata. Kemenangan harus dibangun melalui kerja nyata, kedekatan dengan masyarakat, konsolidasi kader, dan kemampuan menjawab persoalan rakyat. Anggota Fraksi Partai Golkar harus menjadi contoh bahwa politik adalah jalan pengabdian,” tegas Melki Laka Lena yang juga menjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal PP Wilayah Indonesia Timur DPP Partai Golkar, Umar A. Lessy, menjelaskan bahwa pelaksanaan Bimtek di daerah merupakan upaya partai membuka ruang yang lebih luas untuk menyerap aspirasi sekaligus mengidentifikasi persoalan masyarakat di tingkat bawah.
Menurutnya, anggota FPG DPRD merupakan garda terdepan partai dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, pelaksanaan Bimtek di wilayah masing-masing diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara pengurus pusat dan daerah serta membuat pembahasan lebih terarah pada persoalan lokal.
Umar mengatakan, selama ini kegiatan Bimtek lebih banyak dilaksanakan di Jakarta. Namun, di bawah kepemimpinan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, pelaksanaan kegiatan tersebut diarahkan ke wilayah pemenangan masing-masing.
"Sesuai arahan Ketua Umum Bapak Bahlil Lahadalia, kegiatan Bimtek yang selama ini dilakukan di Jakarta diminta untuk dikonsentrasikan di wilayah PP masing-masing. Bimtek PP Sumatera telah digelar di Batam dan Palembang, sedangkan PP Jawa-Kalimantan dilaksanakan di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Bandung. Untuk PP Indonesia Timur, kegiatan berlangsung di Makassar dan Bali,” ujarnya.
Ia berharap, pola pelaksanaan tersebut dapat membantu partai lebih fokus memetakan persoalan dan menyerap aspirasi daerah, sekaligus memantapkan konsolidasi antara DPP dan jajaran pimpinan partai di wilayah.
Ketua Panitia Penyelenggara Bimtek, Hakim Kamarudin, menambahkan bahwa materi kegiatan tidak hanya berfokus pada strategi pemenangan pemilu. Para peserta juga akan mendapatkan pembekalan mengenai penguatan kelembagaan organisasi serta peningkatan kapasitas anggota FPG DPRD dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai wakil rakyat.
“Untuk mendorong peningkatan kapasitas anggota FPG DPRD, Bimtek ini tidak hanya memberikan materi terkait pemenangan pemilu. Peserta juga akan mendapatkan materi mengenai peningkatan kapasitas, tugas dan fungsi anggota dewan, serta penguatan kelembagaan partai,” tutur Hakim.
Melalui Rakornis dan Bimtek ini, Partai Golkar berharap anggota fraksi di DPRD provinsi maupun kabupaten/kota se-Indonesia Timur semakin optimal menjalankan peran politiknya, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, dan memperkuat posisi partai dalam menghadapi kontestasi politik nasional maupun daerah pada 2029.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
DPP Golkar Yakin IAS Bisa Capai Target Tambah Kursi DPR RI 50 Persen di Sulsel
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar sangat yakin DPD I Partai Golkar Sulsel di bawah komando Ilham Arief Sirajuddin (IAS) akan mewujudkan target tambahan kursi 50 persen untuk DPR RI pada Pemilu 2029 mendatang.
Jum'at, 16 Okt 2026 19:12
News
Musda XI Golkar Maros Dijadwalkan 1 November
DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros mematangkan persiapan Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar Maros yang dijadwalkan berlangsung pada 1 November 2026.
Selasa, 13 Okt 2026 15:59
News
Idrus Marham Pertanyakan Objektivitas Survei Celios dalam Menilai Kinerja Menteri Bahlil
Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham mengkritik hasil evaluasi kinerja kabinet yang dirilis Center of Economic and Law Studies (CELIOS) bersama Kabinet Bayangan.
Senin, 12 Okt 2026 22:44
Sulsel
PAN Sulsel Target 5 Kursi DPR RI dan 10 Kursi DPRD Provinsi di Pileg 2029
Ketua DPW PAN Sulsel, Ashabul Kahfi mematok target tinggi usai dilantik untuk periode kelimanya memimpin partai ini. Ia dikukuhkan langsung oleh Ketum DPP Zulkifli Hasan di Makassar pada Rabu (7/10/2026).
Rabu, 07 Okt 2026 18:16
Makassar City
Wali Kota Appi Kedepankan Etik Politik, Mundur dari Golkar Secara Baik-baik
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin akhirnya memutuskan sikap politiknya. Appi memilih keluar dari Partai Golkar terhitung pada Senin, 5 Oktober 2026.
Senin, 05 Okt 2026 22:14
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Jelang Musda, Muzakkir Aqil Yakin Appi Bisa Besarkan Demokrat di Sulsel
2
Pertamina Pastikan Isu Ganjil-Genap Pertalite di Makassar Tidak Benar
3
Pelindo Jasa Maritim Kaji Kapal Tunda Listrik, Bidik Efisiensi Operasional
4
UCM Gelar Wisuda, Alumni Kini 3.159 Orang
5
RDP DPRD Luwu Rekomendasikan Akses Rante Balla Segera Dibuka
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Jelang Musda, Muzakkir Aqil Yakin Appi Bisa Besarkan Demokrat di Sulsel
2
Pertamina Pastikan Isu Ganjil-Genap Pertalite di Makassar Tidak Benar
3
Pelindo Jasa Maritim Kaji Kapal Tunda Listrik, Bidik Efisiensi Operasional
4
UCM Gelar Wisuda, Alumni Kini 3.159 Orang
5
RDP DPRD Luwu Rekomendasikan Akses Rante Balla Segera Dibuka