Amri Arsyid Ingin Bangun Komitmen dengan Demokrat di Pilwalkot Makassar 2024
Kamis, 30 Mei 2024 12:42
Ketua DPW PKS Sulawesi Selatan (Sulsel), Amri Arsyid nampaknya makin serius bertarung di Pilwalkot Makassar yang digelar November mendatang. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Ketua DPW PKS Sulawesi Selatan (Sulsel), Amri Arsyid nampaknya makin serius bertarung di Pilwalkot Makassar yang digelar November mendatang. Terbaru, ia mengikuti uji kelayakan dan kepatutan yang digelar DPD Demokrat Sulsel di Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Makassar, Rabu (29/5/2024).
Dalam uji kelayakan tersebut, Amri Arsyid mengaku telah memaparkan program dan komitmennya jika kelak rekomendasi Partai Demokrat mengarah kepadanya.
Komitmen tersebut, katanya termasuk untuk saling bekerja sama dan saling membesarkan jika kelak Demokrat mengusungnya. Ia bertekad membangun Kota Makassar menjadi kota yang modern dan berbasis inovasi bersama partai berlambang mercy itu.
“Yang pasti beberapa komitmen yang coba kami paparkan tersebut tentu akan menjadi bekal bagi Demokrat Sulsel untuk dibawa ke pusat. Kita tentu berharap bisa diusung,” kata Amri Arsyid.
Ia lalu menegaskan alasan utamanya memilih maju di Pilwalkot Makassar. Salah satunya karena keinginan besarnya untuk membangun kota kelahirannya tersebut.
“Saya lahir dan besar di Makassar. Orang tua saya meski berasal dari Luwu tapi sudah lama menetap di Makassar,” beber Amri Arsyid.
Sejauh ini, katanya, ia masih membidik kursi 01. Fokus calon pendampingnya pun mengerucut pada tiga latar belakang profesi yang ada.
“Target pendamping saya kalau bukan politisi, berarti akademisi atau birokrat. Memilih yang sudah ada terhidang tentu akan jauh lebih mudah. Oleh karena itu, saya menjalin komunikasi dengan semua kandidat terutama yang mendaftar di PKS untuk kita lihat dengan siapa yang bisa berkolaborasi nantinya,” ujar Amri Arsyid.
Disinggung soal majunya kader senior PKS lainnya, Sri Rahmi dalam bursa cawalkot Makassar, Amri Arsyid memberikan respons positif. Baginya ini menunjukkan bahwa kader-kader PKS semakin kompetitif.
“Selama ini kita akui bahwa PKS masih lemah dalam penokohan. Tapi dengan majunya Sri Rahmi adalah sesuatu yang positif. Saya bersyukur karena bukan hanya saya yang maju. Semoga ini menjadi stimulan bagi kader PKS lainnya,” harap Amri Arsyid.
“Tapi tentu kita akan saling memantaskan diri. Keputusannya kita serahkan ke DPP karena kewenangan ada sama mereka,” tutupnya.
Dalam uji kelayakan tersebut, Amri Arsyid mengaku telah memaparkan program dan komitmennya jika kelak rekomendasi Partai Demokrat mengarah kepadanya.
Komitmen tersebut, katanya termasuk untuk saling bekerja sama dan saling membesarkan jika kelak Demokrat mengusungnya. Ia bertekad membangun Kota Makassar menjadi kota yang modern dan berbasis inovasi bersama partai berlambang mercy itu.
“Yang pasti beberapa komitmen yang coba kami paparkan tersebut tentu akan menjadi bekal bagi Demokrat Sulsel untuk dibawa ke pusat. Kita tentu berharap bisa diusung,” kata Amri Arsyid.
Ia lalu menegaskan alasan utamanya memilih maju di Pilwalkot Makassar. Salah satunya karena keinginan besarnya untuk membangun kota kelahirannya tersebut.
“Saya lahir dan besar di Makassar. Orang tua saya meski berasal dari Luwu tapi sudah lama menetap di Makassar,” beber Amri Arsyid.
Sejauh ini, katanya, ia masih membidik kursi 01. Fokus calon pendampingnya pun mengerucut pada tiga latar belakang profesi yang ada.
“Target pendamping saya kalau bukan politisi, berarti akademisi atau birokrat. Memilih yang sudah ada terhidang tentu akan jauh lebih mudah. Oleh karena itu, saya menjalin komunikasi dengan semua kandidat terutama yang mendaftar di PKS untuk kita lihat dengan siapa yang bisa berkolaborasi nantinya,” ujar Amri Arsyid.
Disinggung soal majunya kader senior PKS lainnya, Sri Rahmi dalam bursa cawalkot Makassar, Amri Arsyid memberikan respons positif. Baginya ini menunjukkan bahwa kader-kader PKS semakin kompetitif.
“Selama ini kita akui bahwa PKS masih lemah dalam penokohan. Tapi dengan majunya Sri Rahmi adalah sesuatu yang positif. Saya bersyukur karena bukan hanya saya yang maju. Semoga ini menjadi stimulan bagi kader PKS lainnya,” harap Amri Arsyid.
“Tapi tentu kita akan saling memantaskan diri. Keputusannya kita serahkan ke DPP karena kewenangan ada sama mereka,” tutupnya.
(UMI)
Berita Terkait
News
Demokrat Jeneponto Gelar Gerakan Langit Biru, Kader dan Warga Cat Masjid Nur Maghfira
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, menggelar Gerakan Langit Biru dalam rangka menyambut HUT ke-25 Partai Demokrat Bersama Rakyat, Jumat (14/8/2026).
Jum'at, 14 Agu 2026 14:16
Makassar City
Perkuat Konsolidasi Eksternal, DPC Demokrat Makassar Kunjungi Jajaran Forkopimda
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Makassar melakukan kunjungan silaturahmi ke sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Kamis, 06 Agu 2026 12:55
Sulsel
Sikap Muzakkir Aqil Soal Peluangnya Maju di Musda Demokrat Sulsel
Anggota DPR RI, Andi Muzakkir Aqil membeberkan sejumlah tugasnya dari DPP usai dirinya diamanahkan sebagai Plt Ketua DPC Demokrat Makassar.
Selasa, 04 Agu 2026 13:18
Sulsel
Pengusaha Muda Jeneponto Syamsul Alam Gabung PKS, Terinspirasi Aksi Sosial Partai
Pengusaha muda asal Kabupaten Jeneponto, Syamsul Alam menyatakan sikap bergabung dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Jum'at, 31 Jul 2026 22:01
Sulsel
Andi Muzakkir Aqil Ditunjuk sebagai Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar
Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan II, Andi Muzakkir Aqil, resmi menerima amanah sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar.
Minggu, 26 Jul 2026 12:11
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dosen UIN Alauddin Juara 1 Azan MTQ Korpri Nasional 2026
2
Kejari Maros Bantu Pemkab Himpun Piutang Pajak Daerah Rp20,86 Miliar
3
Khitan Massal SD Islam Athirah Makassar Diikuti 20 Anak
4
Bantu Pemulihan Piutang, Polres-Kajari Maros Terima Penghargaan dari Pemerintah
5
Bupati Bantaeng Minta Data PSN Akurat dan Tepat Sasaran
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dosen UIN Alauddin Juara 1 Azan MTQ Korpri Nasional 2026
2
Kejari Maros Bantu Pemkab Himpun Piutang Pajak Daerah Rp20,86 Miliar
3
Khitan Massal SD Islam Athirah Makassar Diikuti 20 Anak
4
Bantu Pemulihan Piutang, Polres-Kajari Maros Terima Penghargaan dari Pemerintah
5
Bupati Bantaeng Minta Data PSN Akurat dan Tepat Sasaran