Pilkada Luwu 2024, Arham-Rahmat Klaim Saling Melengkapi
Kamis, 30 Mei 2024 23:13
Bakal Calon Bupati Luwu, Arham Basmin Mattayang mantap menggandeng Rahmat sebagai calon wakil bupati di Pilkada Luwu 2024. Keduanya telah sepakat berpaket. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Bakal Calon Bupati Luwu, Arham Basmin Mattayang mantap menggandeng Rahmat sebagai calon wakil bupati di Pilkada Luwu 2024. Keduanya telah sepakat berpaket.
Arham punya alasan khusus mengapa memilih pendamping yang lebih senior. Ia mengaku saling melengkapi dengan Rahmat.
Ia mengumpamakan ibarat sebuah kendaraan yang memiliki pedal gas dan rem, maka kata dia dirinya sebagai gas sedangkan Rahmat sebagai rem. “Maka ketika saya berpasangan sesama anak muda, keduanya calon akan gas terus,” katanya usai mengikuti fit and proper test Demokrat pada Kamis (30/05/2024) kemarin.
Arham secara terang-terangan membutuhkan Demokrat di koalisinya. Apalagi memang Rahmat merupakan kader yang sedang menjabat Plt Ketua DPC Luwu.
Hanya saja, peluang mengenderai Demokrat tidak mudah. Sebab ada Devy Bijak yang juga kader, dan sedang membidik partai mercy ini di Pilkada Luwu 2024.
“Kami optimis diusung oleh Demokrat. Kalau pertimbangan Demokrat bukan ke kami yang diusung, kami akan tetap mendaftar ke KPU, Insyaallah kita akan cukup,” ujarnya.
Paket Arham-Rahmat sendiri baru memegang dukungan Nasdem dengan 6 kursi. Meski begitu, pasangan ini sudah bisa mendaftar di KPU, karena syarat mengusung sudah memenuhi yakni 6 kursi.
“Oleh karena itu saya sampaikan ke Pak Rahmat ada konsekuensi belum ada keputusan partai, kemudian bersedia berpasangan. Tapi kami optimis dan berharap diusung Partai Demokrat,” bebernya.
Pilkada Luwu 2024 dihiasi banyak bakal calon yang potensial. Latar belakangnya juga tidak main-main. Ada Agussalim yang merupakan purnawirawan TNI AD, hingga Harbi Syam selaku anggota DPRD Provinsi Papua Barat dua periode.
Bagi Arham, situasi ini bukan masalah. Ia malah senang, sebab banyak putra terbaik Luwu yang ingin membangun daerah ini ke depan.
“Saya dan Rahmat kontestan lain. Semua calon yang maju kami anggap mempunyai keinginan yang sama dengan kami, yaitu ingin menata pemerintahan jauh lebih bagus dan membangun Luwu jauh lebih baik kedepan,” pungkasnya.
Sementara itu, Rahmat mengaku ia Bersama Arham sudah satu langkah di depan. Selain sudah sepakat berpaket, juga sudah punya Nasdem yang bisa mengusung sendiri.
"Kami InsyaAllah sudah berpasangan, yang lain calon belum ada partainya dan belum berpasangan," jelasnya.
Anggota DPRD Luwu ini menekankan, hanya fokus pada pemenangannya saja. Soal Devy yang juga maju, ia tak mau komentar banyak.
Asal tahu saja, Rahmat dan Devy masih keluarga. Rahmat merupakan paman, sedangkan Devy ialah keponakan.
"Soal majunya Devy kita belum tahu berpasangan dengan siapa, kita tidak tahu yang lain. Karena kita sudah siap, kami tidak mau campuri siapa berpasangan dengan siapa," kuncinya.
Arham punya alasan khusus mengapa memilih pendamping yang lebih senior. Ia mengaku saling melengkapi dengan Rahmat.
Ia mengumpamakan ibarat sebuah kendaraan yang memiliki pedal gas dan rem, maka kata dia dirinya sebagai gas sedangkan Rahmat sebagai rem. “Maka ketika saya berpasangan sesama anak muda, keduanya calon akan gas terus,” katanya usai mengikuti fit and proper test Demokrat pada Kamis (30/05/2024) kemarin.
Arham secara terang-terangan membutuhkan Demokrat di koalisinya. Apalagi memang Rahmat merupakan kader yang sedang menjabat Plt Ketua DPC Luwu.
Hanya saja, peluang mengenderai Demokrat tidak mudah. Sebab ada Devy Bijak yang juga kader, dan sedang membidik partai mercy ini di Pilkada Luwu 2024.
“Kami optimis diusung oleh Demokrat. Kalau pertimbangan Demokrat bukan ke kami yang diusung, kami akan tetap mendaftar ke KPU, Insyaallah kita akan cukup,” ujarnya.
Paket Arham-Rahmat sendiri baru memegang dukungan Nasdem dengan 6 kursi. Meski begitu, pasangan ini sudah bisa mendaftar di KPU, karena syarat mengusung sudah memenuhi yakni 6 kursi.
“Oleh karena itu saya sampaikan ke Pak Rahmat ada konsekuensi belum ada keputusan partai, kemudian bersedia berpasangan. Tapi kami optimis dan berharap diusung Partai Demokrat,” bebernya.
Pilkada Luwu 2024 dihiasi banyak bakal calon yang potensial. Latar belakangnya juga tidak main-main. Ada Agussalim yang merupakan purnawirawan TNI AD, hingga Harbi Syam selaku anggota DPRD Provinsi Papua Barat dua periode.
Bagi Arham, situasi ini bukan masalah. Ia malah senang, sebab banyak putra terbaik Luwu yang ingin membangun daerah ini ke depan.
“Saya dan Rahmat kontestan lain. Semua calon yang maju kami anggap mempunyai keinginan yang sama dengan kami, yaitu ingin menata pemerintahan jauh lebih bagus dan membangun Luwu jauh lebih baik kedepan,” pungkasnya.
Sementara itu, Rahmat mengaku ia Bersama Arham sudah satu langkah di depan. Selain sudah sepakat berpaket, juga sudah punya Nasdem yang bisa mengusung sendiri.
"Kami InsyaAllah sudah berpasangan, yang lain calon belum ada partainya dan belum berpasangan," jelasnya.
Anggota DPRD Luwu ini menekankan, hanya fokus pada pemenangannya saja. Soal Devy yang juga maju, ia tak mau komentar banyak.
Asal tahu saja, Rahmat dan Devy masih keluarga. Rahmat merupakan paman, sedangkan Devy ialah keponakan.
"Soal majunya Devy kita belum tahu berpasangan dengan siapa, kita tidak tahu yang lain. Karena kita sudah siap, kami tidak mau campuri siapa berpasangan dengan siapa," kuncinya.
(UMI)
Berita Terkait
News
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
Nama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin kini ramai dilirik sejumlah partai politik lain. Terbaru ada Demokrat.
Minggu, 27 Sep 2026 17:53
News
25 Tahun Partai Demokrat, Sebuah Pengingat
Senada dgn hal tersebut di atas, maka pandangan dasar atau platform Partai Demokrat adalah wadah perjuangan bersama dgn misi utama adalah membangun Tradisi Politik Baru
Jum'at, 25 Sep 2026 19:55
News
Sekwan Terima Surat Usulan Pergantian Ketua DPRD Jeneponto dari DPP Nasdem
Sekretariat DPRD Jeneponto telah menerima surat penyampaian pengusulan pergantian Ketua DPRD Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, dari DPP Partai Nasdem.
Senin, 14 Sep 2026 17:51
Sulsel
Didis Suryadi Dicopot sebagai Ketua DPRD Jeneponto, NasDem Usulkan Sumarni Kr Layu
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem resmi mengeluarkan keputusan terkait pergantian Ketua DPRD Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel). Sumarni Kr. Layu diusulkan menggantikan Didis Suryadi untuk sisa masa jabatan 2024-2029.
Kamis, 03 Sep 2026 20:29
News
Demokrat Jeneponto Gelar Gerakan Langit Biru, Kader dan Warga Cat Masjid Nur Maghfira
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, menggelar Gerakan Langit Biru dalam rangka menyambut HUT ke-25 Partai Demokrat Bersama Rakyat, Jumat (14/8/2026).
Jum'at, 14 Agu 2026 14:16
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ketua Umum PB Perkemi Dorong Kempo Kembali Dipertandingkan di SEA Games dan Asian Games
2
MA Kabulkan Permohonan DPRD Gowa, Pemakzulan Husniah Talenrang Berlanjut
3
Pemkot Makassar Pastikan PBB-P2 dan NJOP Tidak Naik
4
Curi Motor Kurir, Terduga Pelaku Ditangkap di Poso Sembilan Jam Kemudian
5
Prabowo Lantik Rocky Gerung dan 25 Tokoh Lain sebagai Wantimpres
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ketua Umum PB Perkemi Dorong Kempo Kembali Dipertandingkan di SEA Games dan Asian Games
2
MA Kabulkan Permohonan DPRD Gowa, Pemakzulan Husniah Talenrang Berlanjut
3
Pemkot Makassar Pastikan PBB-P2 dan NJOP Tidak Naik
4
Curi Motor Kurir, Terduga Pelaku Ditangkap di Poso Sembilan Jam Kemudian
5
Prabowo Lantik Rocky Gerung dan 25 Tokoh Lain sebagai Wantimpres