Pasokan LPG 3 Kg di Sulsel Ditambah, Pertamina Pastikan Distribusi Lancar
Rabu, 05 Agu 2026 07:50
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bergerak cepat menambah pasokan LPG subsidi 3 kilogram sebanyak 2.131 tabung untuk wilayah Sulawesi Selatan. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bergerak cepat menambah pasokan LPG subsidi 3 kilogram sebanyak 2.131 tabung atau setara 34 persen dari rata-rata penyaluran harian di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan. Langkah ini dilakukan menyusul peningkatan kebutuhan masyarakat dan kini berhasil membuat kondisi penyaluran berangsur kembali kondusif.
Penambahan pasokan atau extra dropping dilakukan di Kabupaten Bone, Sidenreng Rappang (Sidrap), Soppeng, dan Wajo melalui koordinasi bersama pemerintah daerah, Hiswana Migas, agen, serta pangkalan resmi. Upaya tersebut bertujuan menjaga ketersediaan LPG 3 kg agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tambahan pasokan tersebut berdampak positif terhadap distribusi LPG 3 kg. Stok di pangkalan kembali terjaga dan masyarakat semakin mudah memperoleh LPG 3 kg melalui pangkalan resmi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan Pertamina akan terus mengevaluasi kondisi di lapangan dan menyesuaikan penyaluran apabila terjadi peningkatan kebutuhan di wilayah Sulawesi.
"Saat melihat adanya peningkatan kebutuhan di beberapa daerah, Pertamina segera menambah pasokan LPG 3 kg sebesar 34 persen dari rata-rata penyaluran harian di wilayah tersebut agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Berdasarkan hasil monitoring, kondisi penyaluran kini berangsur semakin baik. Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Hiswana Migas, agen, dan pangkalan untuk memastikan distribusi tetap lancar sehingga masyarakat tidak perlu melakukan panic buying," ujar Lilik.
Pertamina bersama pemerintah daerah, Hiswana Migas, agen, dan pangkalan resmi akan terus memantau perkembangan distribusi guna memastikan penyaluran LPG 3 kg berjalan optimal, tepat sasaran, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang berhak.
Lilik juga mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa LPG 3 kg merupakan barang bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak sesuai ketentuan pemerintah. Berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Migas Nomor B-2461/MG.05/DJM/2022, LPG 3 kg tidak diperuntukkan bagi usaha restoran, hotel, laundry, batik, peternakan, jasa las, serta usaha pertanian di luar ketentuan yang berlaku.
Pertamina juga mengajak masyarakat yang mampu untuk beralih menggunakan LPG nonsubsidi agar penyaluran LPG 3 kg tetap tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Untuk memperoleh informasi mengenai produk dan layanan Pertamina, masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi MyPertamina. Sementara itu, pengaduan maupun informasi terkait layanan LPG dapat disampaikan melalui Pertamina Customer Solution (PCS) 135 yang melayani selama 24 jam.
Penambahan pasokan atau extra dropping dilakukan di Kabupaten Bone, Sidenreng Rappang (Sidrap), Soppeng, dan Wajo melalui koordinasi bersama pemerintah daerah, Hiswana Migas, agen, serta pangkalan resmi. Upaya tersebut bertujuan menjaga ketersediaan LPG 3 kg agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tambahan pasokan tersebut berdampak positif terhadap distribusi LPG 3 kg. Stok di pangkalan kembali terjaga dan masyarakat semakin mudah memperoleh LPG 3 kg melalui pangkalan resmi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan Pertamina akan terus mengevaluasi kondisi di lapangan dan menyesuaikan penyaluran apabila terjadi peningkatan kebutuhan di wilayah Sulawesi.
"Saat melihat adanya peningkatan kebutuhan di beberapa daerah, Pertamina segera menambah pasokan LPG 3 kg sebesar 34 persen dari rata-rata penyaluran harian di wilayah tersebut agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Berdasarkan hasil monitoring, kondisi penyaluran kini berangsur semakin baik. Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Hiswana Migas, agen, dan pangkalan untuk memastikan distribusi tetap lancar sehingga masyarakat tidak perlu melakukan panic buying," ujar Lilik.
Pertamina bersama pemerintah daerah, Hiswana Migas, agen, dan pangkalan resmi akan terus memantau perkembangan distribusi guna memastikan penyaluran LPG 3 kg berjalan optimal, tepat sasaran, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang berhak.
Lilik juga mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa LPG 3 kg merupakan barang bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak sesuai ketentuan pemerintah. Berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Migas Nomor B-2461/MG.05/DJM/2022, LPG 3 kg tidak diperuntukkan bagi usaha restoran, hotel, laundry, batik, peternakan, jasa las, serta usaha pertanian di luar ketentuan yang berlaku.
Pertamina juga mengajak masyarakat yang mampu untuk beralih menggunakan LPG nonsubsidi agar penyaluran LPG 3 kg tetap tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Untuk memperoleh informasi mengenai produk dan layanan Pertamina, masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi MyPertamina. Sementara itu, pengaduan maupun informasi terkait layanan LPG dapat disampaikan melalui Pertamina Customer Solution (PCS) 135 yang melayani selama 24 jam.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Pasokan LPG 3 Kg di Pinrang Normal, Pertamina Tambah 18.480 Tabung
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah pasokan LPG 3 Kg di Kabupaten Pinrang hingga 18.480 tabung untuk menjaga ketersediaan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Rabu, 23 Sep 2026 18:47
News
Pertamina Resmikan Jembatan Kaluppini, Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga Makin Lancar
Akses warga di kawasan pegunungan Kabupaten Enrekang kini lebih aman setelah Jembatan Gantung Desa Kaluppini, Kecamatan Enrekang, direhabilitasi melalui program CSR Pertamina.
Rabu, 23 Sep 2026 18:34
News
Pertamina Optimalkan Penyaluran BBM di Seluruh Sulawesi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat pengawasan dan penyesuaian distribusi bahan bakar minyak (BBM) di seluruh wilayah Sulawesi.
Rabu, 23 Sep 2026 13:59
News
Pertamina Perkuat Suplai LPG 3 Kg di Sejumlah Wilayah Sulawesi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyesuaikan penyaluran LPG 3 Kg di sejumlah wilayah sepanjang September 2026 untuk merespons perkembangan kebutuhan masyarakat.
Selasa, 22 Sep 2026 10:29
News
Pertamina Perkuat Pasokan LPG 3 Kg di Makassar, Tambah 60.000 Tabung
Penguatan pasokan tersebut dilakukan dalam tiga tahap. Pada 10–12 September, Pertamina menambah penyaluran sebesar 50 persen dari rata-rata penyaluran harian.
Sabtu, 19 Sep 2026 20:20
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Laporan Soal Islamic Center Malili Masuk ke Kejari Lutim, Status Lahan Jadi Sorotan
2
Soroti Kebutuhan Air Bersih di Kota, Andi Iwan Minta PAMSIMAS Bisa Masuk Kelurahan
3
Puncak Hari Kesatuan Gerak PKK Maros ke-54, Dorong Program Literasi hingga Tingkat Desa
4
Pertamina Resmikan Jembatan Kaluppini, Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga Makin Lancar
5
11 Ribu Kendaraan di Maros Tunggak Pajak, Samsat Gelar Penertiban
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Laporan Soal Islamic Center Malili Masuk ke Kejari Lutim, Status Lahan Jadi Sorotan
2
Soroti Kebutuhan Air Bersih di Kota, Andi Iwan Minta PAMSIMAS Bisa Masuk Kelurahan
3
Puncak Hari Kesatuan Gerak PKK Maros ke-54, Dorong Program Literasi hingga Tingkat Desa
4
Pertamina Resmikan Jembatan Kaluppini, Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga Makin Lancar
5
11 Ribu Kendaraan di Maros Tunggak Pajak, Samsat Gelar Penertiban