Pertamina Sulawesi Raih Penghargaan Berkat Program Kampung Lontara
Minggu, 25 Okt 2026 21:54
Melalui Program Kampung Lontara, Pertamina mendampingi warga mengembangkan produk unggulan dan keterampilan usaha hingga mendapat apresiasi dari Tim Penggerak PKK Makassar. Foto/IST
MAKASSAR - Penguatan ketahanan pangan keluarga dan pengembangan usaha lokal menjadi langkah Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dalam mendorong kemandirian masyarakat di Kota Makassar. Melalui Program Kampung Lontara, perusahaan mendampingi warga mengembangkan produk unggulan dan keterampilan usaha hingga mendapat apresiasi dari Tim Penggerak PKK Kota Makassar.
Penghargaan atas kontribusi dalam mendukung pelaksanaan 10 Program Prioritas Gerakan PKK Kota Makassar itu diserahkan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, disaksikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, pada puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK di Atrium Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Minggu (25/10).
Apresiasi tersebut diberikan atas dukungan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terhadap pemberdayaan masyarakat melalui Program Kampung Lontara di Kelurahan Tamua, Kecamatan Tallo, dan Kelurahan Gusung, Kecamatan Ujung Tanah. Program ini berfokus pada penguatan ketahanan pangan keluarga, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta peningkatan keterampilan untuk membuka peluang ekonomi yang berkelanjutan.
Melalui program tersebut, warga mendapatkan pelatihan dan pendampingan budidaya tanaman rimpang, tanaman produktif, serta pertanian perkotaan atau urban farming. Pendampingan juga mencakup pengembangan produk lokal, mulai dari pengolahan, pengemasan, penguatan merek (branding), kewirausahaan hingga pemasaran digital.
Sejumlah produk yang dikembangkan antara lain bumbu Coto Makassar, ikan nila beku berbumbu kuning, serta tas bermotif Makassar dan Lontara. Produk tas tersebut dikembangkan RKE Magello, mitra binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK).
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak dalam mengembangkan potensi lokal dan mendorong kemandirian masyarakat.
“Bagi kami, pemberdayaan masyarakat perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan potensi dan kebutuhan warga. Melalui Kampung Lontara, kami mendukung masyarakat untuk mengembangkan ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan keterampilan dalam mengolah dan memasarkan produk lokal. Harapannya, upaya ini dapat membuka peluang ekonomi, memperkuat UMKM, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Lilik.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Kota Makassar berperan penting dalam memperluas jangkauan program dan mendorong keterlibatan masyarakat, khususnya perempuan dan generasi muda, dalam kegiatan produktif di lingkungan masing-masing.
Program Kampung Lontara sejalan dengan sejumlah agenda pembangunan berkelanjutan, antara lain penguatan ketahanan pangan keluarga, peningkatan peran perempuan dalam kegiatan ekonomi, serta pengembangan UMKM dan penciptaan peluang usaha. Kolaborasi perusahaan, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan mitra lokal juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kemitraan dalam pemberdayaan masyarakat.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyatakan akan terus menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui sinergi dengan berbagai pihak, potensi lokal diharapkan dapat berkembang menjadi sumber kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.
Penghargaan atas kontribusi dalam mendukung pelaksanaan 10 Program Prioritas Gerakan PKK Kota Makassar itu diserahkan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, disaksikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, pada puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK di Atrium Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Minggu (25/10).
Apresiasi tersebut diberikan atas dukungan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terhadap pemberdayaan masyarakat melalui Program Kampung Lontara di Kelurahan Tamua, Kecamatan Tallo, dan Kelurahan Gusung, Kecamatan Ujung Tanah. Program ini berfokus pada penguatan ketahanan pangan keluarga, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta peningkatan keterampilan untuk membuka peluang ekonomi yang berkelanjutan.
Melalui program tersebut, warga mendapatkan pelatihan dan pendampingan budidaya tanaman rimpang, tanaman produktif, serta pertanian perkotaan atau urban farming. Pendampingan juga mencakup pengembangan produk lokal, mulai dari pengolahan, pengemasan, penguatan merek (branding), kewirausahaan hingga pemasaran digital.
Sejumlah produk yang dikembangkan antara lain bumbu Coto Makassar, ikan nila beku berbumbu kuning, serta tas bermotif Makassar dan Lontara. Produk tas tersebut dikembangkan RKE Magello, mitra binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK).
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak dalam mengembangkan potensi lokal dan mendorong kemandirian masyarakat.
“Bagi kami, pemberdayaan masyarakat perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan potensi dan kebutuhan warga. Melalui Kampung Lontara, kami mendukung masyarakat untuk mengembangkan ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan keterampilan dalam mengolah dan memasarkan produk lokal. Harapannya, upaya ini dapat membuka peluang ekonomi, memperkuat UMKM, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Lilik.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Kota Makassar berperan penting dalam memperluas jangkauan program dan mendorong keterlibatan masyarakat, khususnya perempuan dan generasi muda, dalam kegiatan produktif di lingkungan masing-masing.
Program Kampung Lontara sejalan dengan sejumlah agenda pembangunan berkelanjutan, antara lain penguatan ketahanan pangan keluarga, peningkatan peran perempuan dalam kegiatan ekonomi, serta pengembangan UMKM dan penciptaan peluang usaha. Kolaborasi perusahaan, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan mitra lokal juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kemitraan dalam pemberdayaan masyarakat.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyatakan akan terus menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui sinergi dengan berbagai pihak, potensi lokal diharapkan dapat berkembang menjadi sumber kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.
(TRI)
Berita Terkait
News
Pertamina Sulawesi Perkuat Standar Keselamatan SPBE & Bengkel LPG
Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman pengelola fasilitas mengenai standar teknis, prosedur operasional, dan persyaratan keselamatan.
Sabtu, 24 Okt 2026 09:08
News
Pertamina Sulawesi Salurkan Bantuan untuk Penyintas Banjir Bandang di Nepal
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyalurkan bantuan delapan paket kasur dan perlengkapan tidur bagi 40 jiwa dari delapan kepala keluarga (KK) di wilayah Batar, Distrik Nuwakot, Nepal.
Rabu, 21 Okt 2026 08:42
News
Pertamina Perkuat Kompetensi Admin Agen LPG 3 Kg di Sulawesi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Hiswana Migas menggelar pelatihan peningkatan kompetensi bagi admin agen LPG 3 kg di Parepare, Sulawesi Selatan.
Selasa, 20 Okt 2026 16:37
News
Pertamina Perkuat Konservasi Kebun Raya Pucak, Cegah Karhutla & Kembangkan Auksin Alami
Pertamina Patra Niaga AFT Hasanuddin memperkuat upaya pelestarian Kebun Raya Pucak, Kabupaten Maros, melalui edukasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Minggu, 18 Okt 2026 19:01
News
Pertamina Pastikan Isu Ganjil-Genap Pertalite di Makassar Tidak Benar
Informasi mengenai pemberlakuan sistem ganjil-genap untuk pembelian Pertalite di sejumlah SPBU di Makassar pada 16–23 Oktober 2026 dipastikan tidak benar.
Jum'at, 16 Okt 2026 14:12
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Abdidaya Ormawa 2026 UMI Berakhir, Mahasiswa Diingatkan Terus Mengabdi
2
Guru Besar UIN Alauddin Imbau Jaga Kondusivitas di Tengah Polarisasi
3
IAS Bersama 197 Pengurus Golkar Sulsel Resmi Dilantik, Target Tambah Kursi 50 Persen
4
Sosialisasi Bangga Kencana di Takalar, Perkuat Peran Keluarga untuk Generasi Berkualitas
5
Purwa Caraka Ajak Anak Makassar Tumbuh dan Percaya Diri Lewat Musik
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Abdidaya Ormawa 2026 UMI Berakhir, Mahasiswa Diingatkan Terus Mengabdi
2
Guru Besar UIN Alauddin Imbau Jaga Kondusivitas di Tengah Polarisasi
3
IAS Bersama 197 Pengurus Golkar Sulsel Resmi Dilantik, Target Tambah Kursi 50 Persen
4
Sosialisasi Bangga Kencana di Takalar, Perkuat Peran Keluarga untuk Generasi Berkualitas
5
Purwa Caraka Ajak Anak Makassar Tumbuh dan Percaya Diri Lewat Musik