MyBluebird Berevolusi, Satukan Ragam Layanan Mobilitas dalam Satu Aplikasi

Senin, 12 Okt 2026 19:08
MyBluebird Berevolusi, Satukan Ragam Layanan Mobilitas dalam Satu Aplikasi
Bluebird Group terus mengembangkan aplikasi MyBluebird untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin beragam. Foto/Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Bluebird Group terus mengembangkan aplikasi MyBluebird untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin beragam. Tak lagi sekadar menjadi platform pemesanan taksi, aplikasi ini kini mengintegrasikan berbagai layanan transportasi dan pengiriman barang, sekaligus memberi pelanggan keleluasaan mengatur perjalanan sesuai kebutuhan.

Pengembangan tersebut sejalan dengan perubahan perilaku konsumen yang semakin mengutamakan pengalaman digital yang personal. Studi ASEAN Consumer Sentiment Study 2024 yang dilakukan UOB dan Boston Consulting Group (BCG) mencatat, 84 persen konsumen Indonesia memilih penawaran yang dipersonalisasi, sementara 65 persen memilih menerima penawaran tersebut melalui aplikasi seluler.

Sejalan dengan tren itu, MyBluebird kini berkontribusi lebih dari 40 persen terhadap total pemesanan Bluebird melalui seluruh kanal. Melalui kampanye “MyBluebird, My Way”, Bluebird Group menegaskan komitmennya menghadirkan pengalaman mobilitas yang lebih fleksibel, dengan pilihan layanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, preferensi, dan aktivitas sehari-hari pelanggan.

Mengikuti Perubahan Cara Masyarakat Bergerak
Selama lebih dari lima dekade, Bluebird Group terus beradaptasi mengikuti perkembangan kebutuhan mobilitas masyarakat. Berawal dari layanan taksi, perusahaan memperluas ekosistem bisnisnya ke berbagai layanan, mulai dari penyewaan kendaraan hingga pengiriman barang.

Transformasi tersebut juga berlangsung melalui pengembangan teknologi digital. Pada 2011, Bluebird Group memperkenalkan Taxi Mobile Reservation, layanan reservasi taksi melalui perangkat BlackBerry yang menjadi salah satu langkah awal perusahaan dalam menghadirkan kemudahan pemesanan secara digital.

Perkembangan itu berlanjut melalui MyBluebird. Aplikasi ini tidak lagi hanya berfungsi sebagai kanal pemesanan taksi, tetapi berkembang menjadi pintu akses digital untuk berbagai layanan mobilitas dalam ekosistem Bluebird Group.

Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Andre Djokosoetono, mengatakan teknologi menjadi sarana bagi perusahaan untuk mengikuti perubahan cara masyarakat bepergian. Namun, pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan tetap menjadi landasan utama dalam mengembangkan layanan.

“Teknologi memberi kami cara baru untuk mengikuti bagaimana masyarakat bergerak, tetapi memahami kebutuhan mobilitas akan selalu menjadi titik awal kami. Dengan mendengarkan pelanggan, kami terus mengembangkan teknologi sebagai penghubung berbagai pilihan mobilitas. Sebagai perusahaan mobilitas, Bluebird Group menghadirkan MyBluebird sebagai salah satu kanal digital untuk mengakses dan memesan berbagai pilihan layanan,” kata Andre.

MyBluebird Berevolusi, Satukan Ragam Layanan Mobilitas dalam Satu Aplikasi

Satu Aplikasi, Beragam Pilihan Mobilitas
Untuk menjawab kebutuhan perjalanan yang semakin beragam, MyBluebird dikembangkan sebagai mobility assistant yang menghubungkan pelanggan dengan berbagai pilihan layanan dalam satu aplikasi. Pengembangan terbaru mencakup tiga inovasi, yakni fitur Multi-Select, layanan Airport Transfer, dan penyempurnaan fitur Rent.

Melalui fitur Rent, pelanggan kini dapat menikmati proses reservasi sewa mobil Goldenbird yang lebih praktis. Pelanggan bisa menjelajahi pilihan kendaraan, melihat variasi armada dan estimasi biaya, hingga melakukan reservasi untuk kebutuhan sewa per jam (hourly) maupun harian (daily) langsung melalui aplikasi.

Sementara itu, layanan Airport Transfer menyediakan pilihan armada Goldenbird untuk perjalanan menuju maupun dari bandara. Layanan yang dapat diakses melalui fitur Ride ini memungkinkan pelanggan memilih tipe kendaraan sesuai kebutuhan, dengan biaya tol sudah termasuk dalam tarif. Pelanggan juga dapat menghubungkan perjalanan dengan nomor penerbangan untuk membantu perencanaan perjalanan menjadi lebih praktis.

Adapun fitur Multi-Select memberikan fleksibilitas bagi pelanggan dalam memesan taksi. Melalui fitur ini, pelanggan dapat memilih lebih dari satu jenis layanan taksi dalam satu kali pemesanan. Armada terdekat dengan lokasi pelanggan kemudian ditugaskan untuk melakukan penjemputan.

Untuk kebutuhan pengiriman barang, pelanggan juga dapat menggunakan layanan Bluebird Kirim yang tersedia melalui fitur Delivery. Layanan ini menjadi pilihan bagi pelanggan yang membutuhkan kemudahan pengiriman barang melalui aplikasi MyBluebird.

Selain ketiga inovasi tersebut, MyBluebird dilengkapi sejumlah fitur pendukung untuk memudahkan pelanggan mengatur perjalanan. Fitur Advance Booking memungkinkan pemesanan dilakukan lebih awal, sedangkan Fixed Price memberikan kepastian tarif sebelum perjalanan.

Dari sisi pembayaran, fitur Multi-Payment menyediakan beragam metode transaksi. Salah satunya EZPay, yang memungkinkan pelanggan melakukan pembayaran nontunai meski menghentikan taksi langsung di jalan atau naik dari pangkalan.

Bagi pelanggan yang rutin menggunakan layanan Bluebird, fitur Subscription juga menawarkan paket perjalanan dengan harga yang lebih hemat.

Andre menegaskan, pengembangan MyBluebird berangkat dari pemahaman bahwa setiap pelanggan memiliki kebutuhan mobilitas yang berbeda. Karena itu, perusahaan berupaya menyediakan pilihan layanan yang memungkinkan pelanggan menentukan cara bepergian sesuai kebutuhan masing-masing.

“Pada akhirnya, tidak ada satu cara bergerak yang berlaku bagi semua orang. Yang kami ingin hadirkan melalui MyBluebird adalah kebebasan untuk memilih perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan, waktu, dan cara masing-masing. Karena mobilitas bukan tentang mengikuti satu cara, tetapi menemukan cara yang paling tepat bagi setiap orang,” tutup Andre.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru