Rumah BUMN Telkom Gelar Packaging Festival 2023, Diikuti Lebih 200 UMKM
Selasa, 22 Agu 2023 13:21
Kusmiati, pemiliki usaha Aneka Keripik Pisang “Kurnia” yang merupakan salah satu UMKM di Rumah BUMN yang telah melakukan upgrade packaging di bawah binaan Telkom. Foto/Dok Telkom
MAKASSAR - Sejalan dengan agenda pemerintah dalam menciptakan UMKM berdaya saing global, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui Rumah BUMN Telkom mengajak para pelaku UMKM di Indonesia untuk meningkatkan kualitas bisnisnya melalui Program Packaging Festival (PackFest) 2023 beberapa waktu lalu.
SGM Community Development Center Telkom Hery Susanto menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya Telkom dalam mendorong UMKM agar memiliki value dalam pengelolaan produk melalui kemasan. Sehingga ketika kemasan produk memiliki nilai standar lebih, akan meningkatkan potensi pemasaran dan nilai jual.
"Penting bagi sebuah usaha untuk dapat mengikuti perkembangan trend saat ini karena produk yang viral selalu memiliki kemasan yang menarik sebagai identitas usaha," kata dia.
Program ini merupakan sebuah inovasi untuk meningkatkan kualitas produk UMKM di Indonesia dengan cara memberikan subsidi upgrading kemasan produk bisnis dengan tujuan agar para UMKM dapat menciptakan kemasan berkualitas yang dilengkapi desain unik dan dapat menjadi media promosi tersendiri.
Selain itu, program ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 1 pengentasan kemiskinan dan poin 8 yang memastikan mata pencaharian dan pertumbuhan ekonomi.
Packaging Festival 2023 diikuti oleh 38 Rumah BUMN, dengan 5 Rumah BUMN dengan peserta UMKM terbanyak berasal dari Rumah BUMN Palu, Rumah BUMN Malang, Rumah BUMN Lubuk Pakam, dan Rumah BUMN Parepare, serta Rumah BUMN Tarakan. Adapun banyaknya UMKM yang terlibat adalah lebih dari 200 UMKM dengan jumlah permintaan upgrading kemasan sebanyak 198.500 lembar kemasan.
Sampai Agustus 2023, sebanyak 29.000 kemasan sudah berhasil masuk ke proses percetakan dan jumlah sisanya masih dalam proses desain. Adapun bahan yang digunakan dalam kegiatan Packfest 2023 ini adalah nonziplock paper metal dan ziplock super alumunium dengan jenis kemasan full printing yang terdiri dari 4 jenis ukuran kemasan, yakni 13 cm x 20 cm, 14 cm x 24 cm, 16 cm x 25 cm, dan 18 cm x 29 cm.
Diharapkan melalui kegiatan ini dapat mendorong terwujudnya UMKM yang kreatif dan berdaya saing global. Rumah BUMN Telkom juga akan terus berinovasi dengan menjalankan tanggung jawabnya dalam meningkatkan kualitas UMKM di Indonesia melalui program Packaging Festival.
SGM Community Development Center Telkom Hery Susanto menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya Telkom dalam mendorong UMKM agar memiliki value dalam pengelolaan produk melalui kemasan. Sehingga ketika kemasan produk memiliki nilai standar lebih, akan meningkatkan potensi pemasaran dan nilai jual.
"Penting bagi sebuah usaha untuk dapat mengikuti perkembangan trend saat ini karena produk yang viral selalu memiliki kemasan yang menarik sebagai identitas usaha," kata dia.
Program ini merupakan sebuah inovasi untuk meningkatkan kualitas produk UMKM di Indonesia dengan cara memberikan subsidi upgrading kemasan produk bisnis dengan tujuan agar para UMKM dapat menciptakan kemasan berkualitas yang dilengkapi desain unik dan dapat menjadi media promosi tersendiri.
Selain itu, program ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 1 pengentasan kemiskinan dan poin 8 yang memastikan mata pencaharian dan pertumbuhan ekonomi.
Packaging Festival 2023 diikuti oleh 38 Rumah BUMN, dengan 5 Rumah BUMN dengan peserta UMKM terbanyak berasal dari Rumah BUMN Palu, Rumah BUMN Malang, Rumah BUMN Lubuk Pakam, dan Rumah BUMN Parepare, serta Rumah BUMN Tarakan. Adapun banyaknya UMKM yang terlibat adalah lebih dari 200 UMKM dengan jumlah permintaan upgrading kemasan sebanyak 198.500 lembar kemasan.
Sampai Agustus 2023, sebanyak 29.000 kemasan sudah berhasil masuk ke proses percetakan dan jumlah sisanya masih dalam proses desain. Adapun bahan yang digunakan dalam kegiatan Packfest 2023 ini adalah nonziplock paper metal dan ziplock super alumunium dengan jenis kemasan full printing yang terdiri dari 4 jenis ukuran kemasan, yakni 13 cm x 20 cm, 14 cm x 24 cm, 16 cm x 25 cm, dan 18 cm x 29 cm.
Diharapkan melalui kegiatan ini dapat mendorong terwujudnya UMKM yang kreatif dan berdaya saing global. Rumah BUMN Telkom juga akan terus berinovasi dengan menjalankan tanggung jawabnya dalam meningkatkan kualitas UMKM di Indonesia melalui program Packaging Festival.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Ajak UMKM Objek Wisata Ke'te' Kesu' Tingkatkan Kesadaran Pelindungan Hukum KI
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mengajak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan objek wisata Ke'te' Kesu', Kabupaten Toraja Utara, untuk meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pelindungan hukum Kekayaan Intelektual (KI).
Rabu, 02 Sep 2026 09:49
Ekbis
OJK Perkuat Pembiayaan UMKM Lewat Teknologi dan Data
OJK mendorong pemanfaatan teknologi dan data untuk memperluas akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus mengembangkan potensi ekonomi daerah.
Selasa, 01 Sep 2026 13:09
Ekbis
Kalla Institute dan Politeknik Indonesia Dorong Digitalisasi Industri Rumahan Kue Tradisional Gowa
Kalla Institute bersama Politeknik Indonesia mendampingi kelompok industri rumahan kue tradisional di Gowa dalam meningkatkan produksi, mengelola keuangan, hingga memanfaatkan AI untuk pengembangan usaha.
Minggu, 30 Agu 2026 08:04
Ekbis
BATIC 2026 Buka Babak Baru Transformasi Digital Asia Pasifik
Memasuki tahun ke-11, BATIC 2026 digelar pada 24–28 Agustus 2026 di Bali International Convention Center (BICC), The Westin Resort Nusa Dua, Bali.
Rabu, 26 Agu 2026 19:14
Ekbis
KKI 2026: UMKM Sulsel Tembus Pasar Global, Transaksi Capai Rp1,028 Miliar
UMKM Sulawesi Selatan mencatatkan transaksi Rp1,028 miliar selama rangkaian Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026. Sejumlah UMKM berhasil menembus pasar global.
Senin, 24 Agu 2026 22:41
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wabup Maros Usulkan Pemberangkatan Haji Dipusatkan di Al-Markaz
2
Transaksi BBM Subsidi Tak Wajar, Pertamina Sulawesi Blokir 4.767 QR Code
3
Sekelompok Pria Timbulkan Keresahan di Kawasan Putri SPIDI, Siswi hingga Guru Merasa Tak Aman
4
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, Siswa Kelas XI SMA IT Arrahmah Mengabdi di Leang-Leang
5
Pemkot Makassar Kaji Aspek Geografis dan Regulasi Calon TPU Baru di Maros
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wabup Maros Usulkan Pemberangkatan Haji Dipusatkan di Al-Markaz
2
Transaksi BBM Subsidi Tak Wajar, Pertamina Sulawesi Blokir 4.767 QR Code
3
Sekelompok Pria Timbulkan Keresahan di Kawasan Putri SPIDI, Siswi hingga Guru Merasa Tak Aman
4
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, Siswa Kelas XI SMA IT Arrahmah Mengabdi di Leang-Leang
5
Pemkot Makassar Kaji Aspek Geografis dan Regulasi Calon TPU Baru di Maros