Tips Aman Berkendara Melewati Genangan Air saat Musim Hujan
Minggu, 15 Des 2024 14:38
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) memberikan sejumlah saran atau tips berkendara saat melintas jalan yang tergenang air. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Berkendara menggunakan sepeda motor ketika musim penghujan memerlukan persiapan khusus, agar tetap aman, nyaman, dan selamat. Pengendara sepeda motor perlu memperhatikan jalanan baik ketika hujan, maupun setelah hujan reda.
Selain jalan jadi lebih licin, air hujan menyebabkan sejumlah genangan dan menutup permukaan jalan. Beberapa kemungkinan yang terjadi atau potensi yang bisa terjadi yaitu aquaplaning atau permukaan ban kehilangan cengkraman atau traksi. Kedua, roda masuk ke dalam lubang jalan yang tertutup oleh genangan air.
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) memberikan sejumlah saran atau tips berkendara saat melintas jalan yang tergenang air. Pertama, tunggu surut. Jika menemukan permukaan jalan tergenang air.
“Jangan memaksakan untuk menerobos genangan tersebut. Bila terpaksa harus melintasinya, pastikan ketinggian genangan air tidak terlalu tinggi untuk menghindari potensi air masuk ke dalam ruang bakar dan menyebabkan kerusakan (tergantung jenis motor karena ground clereance motor bisa berbeda),” ujar Instruktur Safety Riding Asmo Sulsel, Oging Adria Fitra Sakti, Minggu (14/12/2024).
Kedua, kecepatan rendah. Gunakan kecepatan rendah terutama saat melewati jalan yang belum pernah dilalui atau belum familiar dengan kondisi jalan tersebut, karena bila melewati genangan air dengan kecepatan tinggi, berpotensi roda kehilangan traksi dan motor terjatuh.
“Karena kehilangan kesimbangan saat roda masuk ke lubang yang tertutup oleh genangan air,” ucap Oging.
Ketiga, menjaga jarak. Meski telah menggunakan kecepatan rendah, pengendara sepeda motor tetap perlu menjaga jarak saat melintasi genang air.
Hal tersebut bertujuan untuk mengantisipasi adanya pengendara lain yang bermanufer secara tiba-tiba untuk mengindari lubang atau ada kendaraan yang mengerem mendadak.
Keempat, perbaiki postur berkendara. Setelah mengurangi kecepatan dan menjaga jarak, berkendara yang sesuai prosedur tentunya dapat meningkatkan kenyamanan. Contohnya jari tidak standby pada tuas rem, karena reflex pengendara ketika kaget yaitu menarik tuas rem.
Untuk itu hindari posisi jari yang standby ketika berkendara guna menghindari efek kaget dan reflex menarik tuas rem yang berpotensi membuat roda depan terkunci sehingga membuat ban depan slip.
“Tak kalah penting, selalu waspada dan hati-hati ketika berkendara. Tetap fokus dan selalu gunakan perlengkapan berkendara lengkap saat berkendara, cari aman dalam kondisi apapun agar segala aktifitas tetap berjalan lancar sesuai rencana,” pungkasnya.
Selain jalan jadi lebih licin, air hujan menyebabkan sejumlah genangan dan menutup permukaan jalan. Beberapa kemungkinan yang terjadi atau potensi yang bisa terjadi yaitu aquaplaning atau permukaan ban kehilangan cengkraman atau traksi. Kedua, roda masuk ke dalam lubang jalan yang tertutup oleh genangan air.
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) memberikan sejumlah saran atau tips berkendara saat melintas jalan yang tergenang air. Pertama, tunggu surut. Jika menemukan permukaan jalan tergenang air.
“Jangan memaksakan untuk menerobos genangan tersebut. Bila terpaksa harus melintasinya, pastikan ketinggian genangan air tidak terlalu tinggi untuk menghindari potensi air masuk ke dalam ruang bakar dan menyebabkan kerusakan (tergantung jenis motor karena ground clereance motor bisa berbeda),” ujar Instruktur Safety Riding Asmo Sulsel, Oging Adria Fitra Sakti, Minggu (14/12/2024).
Kedua, kecepatan rendah. Gunakan kecepatan rendah terutama saat melewati jalan yang belum pernah dilalui atau belum familiar dengan kondisi jalan tersebut, karena bila melewati genangan air dengan kecepatan tinggi, berpotensi roda kehilangan traksi dan motor terjatuh.
“Karena kehilangan kesimbangan saat roda masuk ke lubang yang tertutup oleh genangan air,” ucap Oging.
Ketiga, menjaga jarak. Meski telah menggunakan kecepatan rendah, pengendara sepeda motor tetap perlu menjaga jarak saat melintasi genang air.
Hal tersebut bertujuan untuk mengantisipasi adanya pengendara lain yang bermanufer secara tiba-tiba untuk mengindari lubang atau ada kendaraan yang mengerem mendadak.
Keempat, perbaiki postur berkendara. Setelah mengurangi kecepatan dan menjaga jarak, berkendara yang sesuai prosedur tentunya dapat meningkatkan kenyamanan. Contohnya jari tidak standby pada tuas rem, karena reflex pengendara ketika kaget yaitu menarik tuas rem.
Untuk itu hindari posisi jari yang standby ketika berkendara guna menghindari efek kaget dan reflex menarik tuas rem yang berpotensi membuat roda depan terkunci sehingga membuat ban depan slip.
“Tak kalah penting, selalu waspada dan hati-hati ketika berkendara. Tetap fokus dan selalu gunakan perlengkapan berkendara lengkap saat berkendara, cari aman dalam kondisi apapun agar segala aktifitas tetap berjalan lancar sesuai rencana,” pungkasnya.
(TRI)
Berita Terkait
News
Asmo Sulsel Tebar Kepedulian Lewat Penyaluran Hewan Kurban
Asmo Sulsel berharap nilai kebersamaan dan kepedulian sosial dapat terus terjaga sekaligus mempererat hubungan perusahaan dengan masyarakat di Kota Makassar.
Kamis, 28 Mei 2026 15:17
News
Asmo Sulsel Gelar Final Technical Skill Contest 2026, Ini Hasilnya
Sebelum memasuki babak final regional, Asmo Sulsel lebih dulu menggelar seleksi online yang diikuti ratusan peserta dari jaringan AHASS.
Selasa, 26 Mei 2026 13:39
News
Dukung Kampung Pancasila, Asmo Sulsel Gelar Edukasi Keselamatan Berkendara
Asmo Sulsel menggelar edukasi safety riding bagi warga Kampung Pancasila di Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Makassar, pada Sabtu (23/5/2026).
Senin, 25 Mei 2026 14:09
News
Asmo Sulsel Libatkan Guru dan Orang Tua dalam Edukasi Safety Riding di Makassar
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) kembali menggelar edukasi safety riding dengan menyasar guru dan orang tua murid UPT SMPN 40 Makassar, Sabtu (23/5/2026).
Senin, 25 Mei 2026 12:54
News
Belajar Safety Riding hingga Coba Motor Listrik, Siswa SMK di Makassar Antusias
Program edukasi safety riding menyasar sekitar 50 siswa SMK Tri Tunggal 45 Makassar, khususnya dari jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM).
Jum'at, 22 Mei 2026 15:53
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Imigrasi Makassar Buka Layanan Eazy Passport di Silatnas IKA FSIKP UMI
2
PTOS-M Jadi Senjata Digital PTP Nonpetikemas Gerakkan Logistik-Tumbuhkan Ekonomi
3
Usia 20 Tahun Selesaikan Master, Anak Makassar Pidato Kelulusan Wakili Alumni Harvard University
4
RSUD Syekh Yusuf Gowa Kebakaran, Sejumlah Pasien Dipindahkan ke Lokasi Aman
5
Tarif Parkir MHM 2026 Dipatok Flat, Motor Rp3.000 dan Mobil Rp5.000
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Imigrasi Makassar Buka Layanan Eazy Passport di Silatnas IKA FSIKP UMI
2
PTOS-M Jadi Senjata Digital PTP Nonpetikemas Gerakkan Logistik-Tumbuhkan Ekonomi
3
Usia 20 Tahun Selesaikan Master, Anak Makassar Pidato Kelulusan Wakili Alumni Harvard University
4
RSUD Syekh Yusuf Gowa Kebakaran, Sejumlah Pasien Dipindahkan ke Lokasi Aman
5
Tarif Parkir MHM 2026 Dipatok Flat, Motor Rp3.000 dan Mobil Rp5.000