Polres Kepulauan Selayar Periksa dan Amankan Nahkoda serta ABK KLM Nurul Salsa
Sabtu, 18 Jul 2026 12:11
Polres Kepulauan Selayar mulai melakukan pemeriksaan terhadap nahkoda dan Anak Buah Kapal (ABK) KLM Nurul Salsa. Foto: Istimewa
SELAYAR - Polres Kepulauan Selayar mulai melakukan pemeriksaan terhadap nahkoda dan Anak Buah Kapal (ABK) KLM Nurul Salsa.
Pemeriksaan dilakukan terhadap MR (36) selaku Nahkoda dan Para ABK sebagai bagian dari proses penyelidikan insiden tenggelamnya kapal tersebut di perairan barat Pulau Polassi, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar.
Pemeriksaan dilakukan oleh personel gabungan BKO Polres Kepulauan Selayar yang diperkuat personel Sat Reskrim dan Sat Polairud di Ruang Unit Reskrim Polsek Pasimasunggu, Kecamatan Pasimasunggu, pada Sabtu (18/7/2026) pagi.
Selain nahkoda dan ABK, penyidik juga mulai meminta keterangan dari sejumlah saksi serta penumpang yang berhasil selamat untuk mengungkap secara utuh kronologi kejadian tenggelamnya KLM Nurul Salsa.
Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP Didid Imawan mengatakan, pemeriksaan terhadap nahkoda, ABK, dan para saksi merupakan bagian dari proses penyelidikan yang dilakukan secara profesional untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan laut tersebut.
“Saat ini kami mulai melakukan pemeriksaan terhadap nahkoda, ABK, serta para saksi dan penumpang yang selamat. Langkah ini merupakan bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap penyebab kecelakaan secara objektif, sekaligus memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan peristiwa ini dapat terungkap secara jelas,” ujar Kapolres.
Selain proses pemeriksaan, personel gabungan juga melaksanakan pendataan ulang jumlah riil penumpang dan korban dengan mencocokkan data manifest, laporan keluarga, serta identitas korban yang telah ditemukan maupun yang masih dalam pencarian.
Di saat yang sama, personel Polres Kepulauan Selayar tetap memperkuat patroli laut bersama Basarnas, TNI AL, dan unsur SAR gabungan lainnya untuk mencari korban yang hingga kini masih belum ditemukan.
Personel BKO juga melakukan monitoring kegiatan penyerahan bantuan oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar kepada keluarga korban sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang terdampak musibah tersebut.
AKBP Didid Imawan menegaskan bahwa penanganan musibah KLM Nurul Salsa dilakukan melalui dua pendekatan secara bersamaan, yakni mendukung penuh operasi kemanusiaan di lapangan serta melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab kecelakaan.
“Fokus kami saat ini adalah membantu proses pencarian korban bersama seluruh unsur SAR, sekaligus memastikan proses penyelidikan berjalan secara profesional. Kami juga terus melakukan verifikasi data korban agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas AKBP Didid Imawan.
Hingga saat ini, operasi pencarian terhadap korban KLM Nurul Salsa masih terus berlangsung dengan melibatkan Basarnas, TNI AL, Sat Polairud, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat setempat.
Polres Kepulauan Selayar memastikan akan terus memberikan dukungan penuh terhadap seluruh rangkaian operasi kemanusiaan maupun proses penyelidikan hingga penanganan musibah ini selesai.
Pemeriksaan dilakukan terhadap MR (36) selaku Nahkoda dan Para ABK sebagai bagian dari proses penyelidikan insiden tenggelamnya kapal tersebut di perairan barat Pulau Polassi, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar.
Pemeriksaan dilakukan oleh personel gabungan BKO Polres Kepulauan Selayar yang diperkuat personel Sat Reskrim dan Sat Polairud di Ruang Unit Reskrim Polsek Pasimasunggu, Kecamatan Pasimasunggu, pada Sabtu (18/7/2026) pagi.
Selain nahkoda dan ABK, penyidik juga mulai meminta keterangan dari sejumlah saksi serta penumpang yang berhasil selamat untuk mengungkap secara utuh kronologi kejadian tenggelamnya KLM Nurul Salsa.
Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP Didid Imawan mengatakan, pemeriksaan terhadap nahkoda, ABK, dan para saksi merupakan bagian dari proses penyelidikan yang dilakukan secara profesional untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan laut tersebut.
“Saat ini kami mulai melakukan pemeriksaan terhadap nahkoda, ABK, serta para saksi dan penumpang yang selamat. Langkah ini merupakan bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap penyebab kecelakaan secara objektif, sekaligus memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan peristiwa ini dapat terungkap secara jelas,” ujar Kapolres.
Selain proses pemeriksaan, personel gabungan juga melaksanakan pendataan ulang jumlah riil penumpang dan korban dengan mencocokkan data manifest, laporan keluarga, serta identitas korban yang telah ditemukan maupun yang masih dalam pencarian.
Di saat yang sama, personel Polres Kepulauan Selayar tetap memperkuat patroli laut bersama Basarnas, TNI AL, dan unsur SAR gabungan lainnya untuk mencari korban yang hingga kini masih belum ditemukan.
Personel BKO juga melakukan monitoring kegiatan penyerahan bantuan oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar kepada keluarga korban sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang terdampak musibah tersebut.
AKBP Didid Imawan menegaskan bahwa penanganan musibah KLM Nurul Salsa dilakukan melalui dua pendekatan secara bersamaan, yakni mendukung penuh operasi kemanusiaan di lapangan serta melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab kecelakaan.
“Fokus kami saat ini adalah membantu proses pencarian korban bersama seluruh unsur SAR, sekaligus memastikan proses penyelidikan berjalan secara profesional. Kami juga terus melakukan verifikasi data korban agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas AKBP Didid Imawan.
Hingga saat ini, operasi pencarian terhadap korban KLM Nurul Salsa masih terus berlangsung dengan melibatkan Basarnas, TNI AL, Sat Polairud, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat setempat.
Polres Kepulauan Selayar memastikan akan terus memberikan dukungan penuh terhadap seluruh rangkaian operasi kemanusiaan maupun proses penyelidikan hingga penanganan musibah ini selesai.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Bawaslu Selayar Temukan 3 Orang Meninggal yang Masuk Daftar Pemilih di Putabangun
Bawaslu Kabupaten Kepulauan Selayar melaksanakan uji petik data pemilih di Kelurahan Putabangun, Kecamatan Bontoharu, Senin (12/10/2026).
Senin, 12 Okt 2026 18:01
News
Di Hadapan Tomas Selayar, IAS: Laporkan Legislator yang Abai Dengar Aspirasi
Ketua Golkar Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) meminta tokoh masyarakat (tomas) Selayar jangan ragu menyampaikan aspirasi langsung ke kantor Golkar Selayar.
Sabtu, 03 Okt 2026 17:33
News
IAS Instruksikan Fraksi Golkar Kawal Pengembangan Pariwisata Selayar
IAS meminta jajaran legislator Partai Golkar di tingkat provinsi maupun Kabupaten Kepulauan Selayar tidak menutup mata terhadap potensi pariwisata daerah.
Sabtu, 03 Okt 2026 07:51
News
Kapal Bawa 60 Kerbau Tujuan Jeneponto Tenggelam di Pangkep
Kapal Marlina Jaya 02 yang mengangkut 60 ekor kerbau dari Pelabuhan Bima, NTB, menuju Kabupaten Jeneponto, Sulsel, tenggelam di perairan selatan Pulau Banawaya, Desa Sabalana, Liukang Tangaya, Pangkep.
Senin, 14 Sep 2026 20:23
News
PLN Siapkan PLTMG Selayar 10 MW untuk Perkuat Listrik Kepulauan
PLN menyiapkan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Selayar berkapasitas 10 megawatt (MW) untuk memperkuat sistem kelistrikan di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Sabtu, 12 Sep 2026 07:15
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Musprovlub FOKSI Sulsel Tetapkan Syamsu Alam Jadi Ketua Baru, Target Ikut Pra PON 2027
2
Rakornis dan Bimtek di Makassar, Golkar Panaskan Mesin Politik Menuju Pemilu 2029
3
Athirah Baruga Education Expo Tampilkan 99 Karya Siswa, 7 Guru Besar jadi Penguji
4
OJK Jatuhkan Denda Rp2,1 Triliun Terkait Saham DSSA, BREN, dan CUAN
5
Modal Usaha Rp1,5 Miliar, IKA Unhas Bantu Mahasiswa Jadi Pengusaha
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Musprovlub FOKSI Sulsel Tetapkan Syamsu Alam Jadi Ketua Baru, Target Ikut Pra PON 2027
2
Rakornis dan Bimtek di Makassar, Golkar Panaskan Mesin Politik Menuju Pemilu 2029
3
Athirah Baruga Education Expo Tampilkan 99 Karya Siswa, 7 Guru Besar jadi Penguji
4
OJK Jatuhkan Denda Rp2,1 Triliun Terkait Saham DSSA, BREN, dan CUAN
5
Modal Usaha Rp1,5 Miliar, IKA Unhas Bantu Mahasiswa Jadi Pengusaha