LONTARA+ dan MCH Antarkan Makassar Raih Penghargaan CNN Indonesia Award 2025
Jum'at, 31 Okt 2025 23:40
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Kadiskominfo Kota Makassar, Dr Muhammad Roem, di malam acara CNN Indonesia, di Jakarta, Jumat (31/10/2025). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Baru delapan bulan memimpin, kiprah Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), mulai menuai buahnya. Di bawah kepemimpinannya, roda pemerintahan berputar cepat, kolaborasi menguat, dan wajah pelayanan publik kian berbenah.
Kini, kerja nyata itu mendapat pengakuan di tingkat nasional. Nama Appi berkibar di panggung CNN Indonesia Award 2025 di Jakarta, sebuah apresiasi atas dedikasinya membawa Makassar menuju kota yang cerdas, inovatif, dan penuh harmoni.
Di tengah gemerlap malam penghargaan Indonesia Award 2025, nama Kota Makassar bergema di panggung nasional. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima penghargaan bergengsi dari CNN Indonesia atas dedikasinya dalam memimpin kota menuju tata kelola yang cerdas dan inovatif.
Di Grand Ballroom The Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (31/10/2025) malam, Direktur CNN Indonesia Titin Rosmasari menyerahkan langsung penghargaan tersebut kepada Munafri.
Penghargaan itu menjadi bentuk apresiasi atas kepemimpinan Munafri dalam kategori Smart City Leadership in Integrated Public Service Innovation, pengakuan terhadap komitmennya membangun sistem pelayanan publik yang modern, efisien, dan transparan.
Salah satu inovasi andalan Pemkot Makassar, yang mengantarkan penghargaan ini adalah LONTARA+ (Layanan Online Terintegrasi Warga Makassar), sebuah Super Apps yang mempersatukan beragam layanan kota hanya dalam satu genggaman.
Cakupan Layanan nya mengintegrasikan 358 aplikasi layanan publiik yang tersebar di SKPD-Pemkot Makassar menjadi satu aplikasi terpadu.
Mulai dari administrasi kependudukan, perizinan usaha, pengaduan infrastruktur, pendidikan, bantuan sosial, hingga rencana integrasi pembelian tiket stadion dan informasi publik secara real time.
Lebih dari sekadar aplikasi, LONTARA+ adalah simbol perubahan, cerminan semangat kolaborasi dan harmoni dalam mewujudkan pelayanan publik yang transparan, bebas dari birokrasi berbelit, dan benar-benar berpihak kepada warga.
Sebuah langkah nyata Makassar menuju kota cerdas yang menggapai Asta Cita untuk negeri. CNN Indonesia Awards diadakan sebagai apresiasi dan dorongan bagi bagi individu, institusi, dan pemimpin yang memberikan kontribusi dan dampak nyata dalam memajukan Indonesia agar dapat menjadi contoh serta inspirasi bagi pihak lain.
Selain itu, hadirnya inovasi Makassar Creatif Hub (MCH). Merupakan program unggulan pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham, mendapat penghargaan di ajang bergengsi CNN Award.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Makassar yang akrab disapa Appi menyampaikan rasa syukurnya atas capaian tersebut. Dimana, Kota Makassar berhasil meraih dua penghargaan bergengsi atas inovasi pelayanan publik berbasis digital.
"Alhamdulillah, tentu kita sangat gembira dan senang. Ini buah dari hasil kerja sama tim di lingkup Pemkot Makassar, baik seluruh SKPD maupun dukungan masyarakat. Semua membuahkan hasil yang sangat baik," ucap Appi usai menerima penghargaan.
Melalui penghargaan ini, Kota Makassar menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, responsif, dan berbasis teknologi, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu kota terdepan dalam implementasi konsep Smart City di Indonesia.
Orang nomor satu Kota Makassar itu menjelaskan, dua penghargaan yang diraih Kota Makassar merupakan hasil dari berbagai terobosan yang dilakukan pemerintah kota dalam menghadirkan pelayanan publik yang mudah, cepat, dan terintegrasi.
Salah satunya melalui aplikasi LONTARA+ (Layanan Online Terintegrasi Warga Makassar), sebuah SuperApps yang menjadi simbol transformasi digital kota ini.
"Malam hari ini, Kota Makassar mendapatkan dua penghargaan melalui terobosan-terobosan yang kami lakukan untuk memberikan berbagai kebijakan kepada publik lewat aplikasi LONTARA+," tuturnya.
"Aplikasi ini menggabungkan kurang lebih 358 layanan menjadi satu platform digital bernama SuperApps LONTARA+," lanjut politisi Golkar ini.
Appi menambahkan, pada fase pertama pengembangan aplikasi ini, fokus utama diarahkan pada layanan pengaduan masyarakat, agar setiap keluhan dapat direspons lebih cepat oleh instansi terkait.
Di fase pertama ini, kita memaksimalkan proses pengaduan sehingga bisa direspons kurang dari 24 jam langsung oleh dinas atau instansi yang terkait.
"Ini memberi gambaran bahwa pemerintah harus hadir di tengah-tengah persoalan yang ada di masyarakat," tegasnya.
Diketahui, Wali Kota Munafri, didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar, Dr. Muhammad Roem.
Kini, kerja nyata itu mendapat pengakuan di tingkat nasional. Nama Appi berkibar di panggung CNN Indonesia Award 2025 di Jakarta, sebuah apresiasi atas dedikasinya membawa Makassar menuju kota yang cerdas, inovatif, dan penuh harmoni.
Di tengah gemerlap malam penghargaan Indonesia Award 2025, nama Kota Makassar bergema di panggung nasional. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima penghargaan bergengsi dari CNN Indonesia atas dedikasinya dalam memimpin kota menuju tata kelola yang cerdas dan inovatif.
Di Grand Ballroom The Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (31/10/2025) malam, Direktur CNN Indonesia Titin Rosmasari menyerahkan langsung penghargaan tersebut kepada Munafri.
Penghargaan itu menjadi bentuk apresiasi atas kepemimpinan Munafri dalam kategori Smart City Leadership in Integrated Public Service Innovation, pengakuan terhadap komitmennya membangun sistem pelayanan publik yang modern, efisien, dan transparan.
Salah satu inovasi andalan Pemkot Makassar, yang mengantarkan penghargaan ini adalah LONTARA+ (Layanan Online Terintegrasi Warga Makassar), sebuah Super Apps yang mempersatukan beragam layanan kota hanya dalam satu genggaman.
Cakupan Layanan nya mengintegrasikan 358 aplikasi layanan publiik yang tersebar di SKPD-Pemkot Makassar menjadi satu aplikasi terpadu.
Mulai dari administrasi kependudukan, perizinan usaha, pengaduan infrastruktur, pendidikan, bantuan sosial, hingga rencana integrasi pembelian tiket stadion dan informasi publik secara real time.
Lebih dari sekadar aplikasi, LONTARA+ adalah simbol perubahan, cerminan semangat kolaborasi dan harmoni dalam mewujudkan pelayanan publik yang transparan, bebas dari birokrasi berbelit, dan benar-benar berpihak kepada warga.
Sebuah langkah nyata Makassar menuju kota cerdas yang menggapai Asta Cita untuk negeri. CNN Indonesia Awards diadakan sebagai apresiasi dan dorongan bagi bagi individu, institusi, dan pemimpin yang memberikan kontribusi dan dampak nyata dalam memajukan Indonesia agar dapat menjadi contoh serta inspirasi bagi pihak lain.
Selain itu, hadirnya inovasi Makassar Creatif Hub (MCH). Merupakan program unggulan pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham, mendapat penghargaan di ajang bergengsi CNN Award.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Makassar yang akrab disapa Appi menyampaikan rasa syukurnya atas capaian tersebut. Dimana, Kota Makassar berhasil meraih dua penghargaan bergengsi atas inovasi pelayanan publik berbasis digital.
"Alhamdulillah, tentu kita sangat gembira dan senang. Ini buah dari hasil kerja sama tim di lingkup Pemkot Makassar, baik seluruh SKPD maupun dukungan masyarakat. Semua membuahkan hasil yang sangat baik," ucap Appi usai menerima penghargaan.
Melalui penghargaan ini, Kota Makassar menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, responsif, dan berbasis teknologi, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu kota terdepan dalam implementasi konsep Smart City di Indonesia.
Orang nomor satu Kota Makassar itu menjelaskan, dua penghargaan yang diraih Kota Makassar merupakan hasil dari berbagai terobosan yang dilakukan pemerintah kota dalam menghadirkan pelayanan publik yang mudah, cepat, dan terintegrasi.
Salah satunya melalui aplikasi LONTARA+ (Layanan Online Terintegrasi Warga Makassar), sebuah SuperApps yang menjadi simbol transformasi digital kota ini.
"Malam hari ini, Kota Makassar mendapatkan dua penghargaan melalui terobosan-terobosan yang kami lakukan untuk memberikan berbagai kebijakan kepada publik lewat aplikasi LONTARA+," tuturnya.
"Aplikasi ini menggabungkan kurang lebih 358 layanan menjadi satu platform digital bernama SuperApps LONTARA+," lanjut politisi Golkar ini.
Appi menambahkan, pada fase pertama pengembangan aplikasi ini, fokus utama diarahkan pada layanan pengaduan masyarakat, agar setiap keluhan dapat direspons lebih cepat oleh instansi terkait.
Di fase pertama ini, kita memaksimalkan proses pengaduan sehingga bisa direspons kurang dari 24 jam langsung oleh dinas atau instansi yang terkait.
"Ini memberi gambaran bahwa pemerintah harus hadir di tengah-tengah persoalan yang ada di masyarakat," tegasnya.
Diketahui, Wali Kota Munafri, didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar, Dr. Muhammad Roem.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Pemkot Makassar Kejar Target Seragam Gratis, Libatkan 112 Penjahit Lokal
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus mempercepat pelaksanaan program pengadaan seragam gratis bagi murid sekolah. Saat ini, proses pengadaan jasa jahit mulai berjalan dengan melibatkan penjahit dan pelaku UMKM lokal.
Kamis, 13 Agu 2026 19:54
Makassar City
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
Jajaran DPRD Kota Makassar mulai menempati gedung baru di Jalan AP Pettarani untuk menjalankan aktivitas kedewanan, Rabu (12/8/2026).
Kamis, 13 Agu 2026 09:56
Makassar City
Pendataan Perlinsos Digital Capai 50.088 KK, Wali Kota Appi Targetkan Makassar Tembus 70 Persen
Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Sosial terus menggenjot pendataan warga melalui platform Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital.
Rabu, 12 Agu 2026 17:46
Makassar City
Realisasi Investasi Makassar Tembus Rp2,7 Triliun hingga Triwulan Kedua
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar mencatat realisasi investasi telah mencapai angka Rp2,7 triliun lebih hingga periode triwulan kedua atau semester pertama tahun 2026.
Rabu, 12 Agu 2026 16:27
Makassar City
Pemkot Makassar Perluas Tracing TBC, Target 339 Titik
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memperluas tracing tuberkulosis (TBC) dengan mengintegrasikannya bersama Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Rabu, 12 Agu 2026 07:20
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Pemkab dan DPRD Bantaeng Sepakati KUA-PPAS 2027
4
Sambut Kemerdekaan RI, SELMA Tebar Promo Diskon hingga 60 Persen
5
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Pemkab dan DPRD Bantaeng Sepakati KUA-PPAS 2027
4
Sambut Kemerdekaan RI, SELMA Tebar Promo Diskon hingga 60 Persen
5
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar