Amankan Kota dan Aset, Pemkot Makassar Perkuat Kolaborasi dengan Polda Sulsel
Kamis, 15 Jan 2026 07:02
Wali Kota Munafri Arifuddin berbincang dengan jajaran Polda Sulsel, kemarin. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat sinergi lintas institusi guna menjaga stabilitas keamanan dan mendorong pembangunan kota yang berkelanjutan.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui silaturahmi dan pertemuan strategis antara Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, di Markas Polda Sulsel, Selasa (13/1/2026).
Munafri Arifuddin mengatakan, audiensi tersebut membahas penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kota Makassar.
"Pertemuan silaturahmi ini, sebagai bentuk sinergi lintas institusi dalam menjaga kondusivitas Kota," jelas Munafri, Rabu (14/1/2026), saat dimintai tanggapan.
Pria yang akrab disapa Appi itu menegaskan, fokus utama pertemuan adalah upaya bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan di tahun 2026.
Dengan sinergi yang solid antara Pemerintah Kota Makassar dan aparat kepolisian, Appi berharap stabilitas kamtibmas dapat terus terjaga sehingga pembangunan kota berjalan optimal.
"Harapan kita semua agar bisa saling mensupport dalam menjaga kondusivitas Kota Makassar sepanjang tahun 2026," harap Munafri.
Menurutnya, pertemuan antara Pemerintah Kota Makassar dan jajaran Polda Sulsel hingga tingkat bawah sangat penting sebagai wujud nyata sinergitas yang berjalan seiring antara pemerintah daerah dan kepolisian.
Ia menilai, kolaborasi yang kuat menjadi kunci utama dalam menciptakan kota yang aman sekaligus mendukung agenda pembangunan.
"Sinergi antara kepolisian dan pemerintahan harus terus berjalan beriringan demi membangun daerah dan memberikan rasa aman kepada masyarakat," imbuh Appi.
Appi juga menekankan bahwa sejumlah agenda pembangunan kota membutuhkan dukungan aparat kepolisian, terutama yang berkaitan langsung dengan kepentingan dan kenyamanan masyarakat.
Selain itu, Pemkot Makassar dan kepolisian berkomitmen terus bekerja sama dalam mengawal dan mengamankan aset-aset milik pemerintah kota, termasuk gedung pemerintahan dan aset pasar.
"Salah satu yang menjadi perhatian adalah pengamanan aset Pemkot. Termasuk Pasar Butung, karena itu adalah aset yang secara hukum telah dimenangkan oleh Pemkot Makassar," tutup Appi.
Dalam pertemuan tersebut, jajaran Polda Sulsel menegaskan komitmen memberikan dukungan penuh serta mengawal setiap kebijakan Pemerintah Kota Makassar.
Pertemuan ini diharapkan menjadi ruang dialog konstruktif antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam membahas isu-isu strategis, khususnya penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta dukungan terhadap agenda pembangunan Kota Makassar.
Sinergi lintas sektor yang terbangun diharapkan mampu menciptakan iklim kota yang aman, kondusif, serta mendukung pertumbuhan sosial dan ekonomi.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro; Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana; Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Rise Sandiyantanti; jajaran pejabat utama Polda Sulawesi Selatan; serta Sekretaris Kesbangpol Kota Makassar, Khaeruddin.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui silaturahmi dan pertemuan strategis antara Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, di Markas Polda Sulsel, Selasa (13/1/2026).
Munafri Arifuddin mengatakan, audiensi tersebut membahas penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kota Makassar.
"Pertemuan silaturahmi ini, sebagai bentuk sinergi lintas institusi dalam menjaga kondusivitas Kota," jelas Munafri, Rabu (14/1/2026), saat dimintai tanggapan.
Pria yang akrab disapa Appi itu menegaskan, fokus utama pertemuan adalah upaya bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan di tahun 2026.
Dengan sinergi yang solid antara Pemerintah Kota Makassar dan aparat kepolisian, Appi berharap stabilitas kamtibmas dapat terus terjaga sehingga pembangunan kota berjalan optimal.
"Harapan kita semua agar bisa saling mensupport dalam menjaga kondusivitas Kota Makassar sepanjang tahun 2026," harap Munafri.
Menurutnya, pertemuan antara Pemerintah Kota Makassar dan jajaran Polda Sulsel hingga tingkat bawah sangat penting sebagai wujud nyata sinergitas yang berjalan seiring antara pemerintah daerah dan kepolisian.
Ia menilai, kolaborasi yang kuat menjadi kunci utama dalam menciptakan kota yang aman sekaligus mendukung agenda pembangunan.
"Sinergi antara kepolisian dan pemerintahan harus terus berjalan beriringan demi membangun daerah dan memberikan rasa aman kepada masyarakat," imbuh Appi.
Appi juga menekankan bahwa sejumlah agenda pembangunan kota membutuhkan dukungan aparat kepolisian, terutama yang berkaitan langsung dengan kepentingan dan kenyamanan masyarakat.
Selain itu, Pemkot Makassar dan kepolisian berkomitmen terus bekerja sama dalam mengawal dan mengamankan aset-aset milik pemerintah kota, termasuk gedung pemerintahan dan aset pasar.
"Salah satu yang menjadi perhatian adalah pengamanan aset Pemkot. Termasuk Pasar Butung, karena itu adalah aset yang secara hukum telah dimenangkan oleh Pemkot Makassar," tutup Appi.
Dalam pertemuan tersebut, jajaran Polda Sulsel menegaskan komitmen memberikan dukungan penuh serta mengawal setiap kebijakan Pemerintah Kota Makassar.
Pertemuan ini diharapkan menjadi ruang dialog konstruktif antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam membahas isu-isu strategis, khususnya penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta dukungan terhadap agenda pembangunan Kota Makassar.
Sinergi lintas sektor yang terbangun diharapkan mampu menciptakan iklim kota yang aman, kondusif, serta mendukung pertumbuhan sosial dan ekonomi.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro; Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana; Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Rise Sandiyantanti; jajaran pejabat utama Polda Sulawesi Selatan; serta Sekretaris Kesbangpol Kota Makassar, Khaeruddin.
(MAN)
Berita Terkait
News
Polda Sulsel Ungkap 12 Kasus Narkoba selama Agustus 2026, Sita 2,5 Kg Sabu
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Selatan menggelar konferensi pers terkait hasil pengungkapan tindak pidana narkotika di Aula Narkoba Mapolda Sulsel, Selasa (11/8/2026).
Selasa, 11 Agu 2026 18:14
Makassar City
Komisi A DPRD Makassar Siapkan Tiga Langkah Kawal Kelurahan Sadar HAM
Komisi A DPRD Kota Makassar menyiapkan tiga langkah strategis untuk mengawal program Kelurahan Sadar Hak Asasi Manusia (HAM) agar tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Selasa, 11 Agu 2026 07:31
Sulsel
Kementerian HAM Rekrut Warga Lokal Jadi Penggerak HAM di Makassar
Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia menjadikan Kelurahan Mattoangin, Kecamatan Mariso dan Kelurahan Kaluku Badoa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, sebagai pilot project Desa Sadar HAM.
Senin, 10 Agu 2026 13:42
News
Pemkot Makassar Targetkan Administrasi Transisi Proyek PSEL Rampung 2 Pekan
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menargetkan penyelesaian administrasi proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) dalam waktu dua pekan. Langkah ini menjadi bagian dari proses transisi proyek dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 35 menuju Perpres Nomor 109.
Sabtu, 08 Agu 2026 10:08
Makassar City
Pencurian Meteran Air Ganggu Pendapatan dan Layanan PDAM Makassar
Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Makassar, Andi Syahrum Makkurade, mengungkap maraknya pencurian meteran air di sejumlah wilayah Kota Makassar. Kondisi tersebut berdampak pada pelayanan sekaligus pendapatan perusahaan.
Jum'at, 07 Agu 2026 06:22
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
Kolaborasi PT Vale & Pemkab Morowali Luncurkan Desa Wisata Unsongi
3
GELORA Literasi Keluarga Dorong Budaya Membaca Anak Kolaka dengan Teknologi Audio
4
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
5
Hilang Sejak Juli 2024, Jasad Mitha Wanita Asal Wajo Akhirnya Ditemukan di Jurang Morowali
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
Kolaborasi PT Vale & Pemkab Morowali Luncurkan Desa Wisata Unsongi
3
GELORA Literasi Keluarga Dorong Budaya Membaca Anak Kolaka dengan Teknologi Audio
4
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
5
Hilang Sejak Juli 2024, Jasad Mitha Wanita Asal Wajo Akhirnya Ditemukan di Jurang Morowali