KGBN Makassar Sukses Gelar Temu Pendidik Nusantara XI di Sekolah Islam Athirah
Minggu, 14 Jul 2024 17:07
Kota Makassar menjadi pusat perhatian dunia pendidikan dengan suksesnya penyelenggaraan Temu Pendidik Nusantara XI (TPN XI) pada 14 Juli 2024 di Sekolah Islam Athirah. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Kota Makassar menjadi pusat perhatian dunia pendidikan dengan suksesnya penyelenggaraan Temu Pendidik Nusantara XI (TPN XI) pada 14 Juli 2024 di Sekolah Islam Athirah. Acara yang diorganisir oleh Yayasan Guru Belajar dan Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) ini mengusung tema "Pemimpin Pendidikan Berdaya".
Dalam acara tersebut, para peserta yang terdiri dari guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah saling berbagi praktik baik yang mereka tulis dan ceritakan berdasarkan pengalaman nyata di sekolah. Proses ini dimulai dari penyelesaian misi belajar yang tersedia di website tpn.gurubelajar.org, yang mencakup solusi atas masalah sehari-hari di lingkungan pendidikan.
Sebelum acara puncak, berbagai persiapan telah dilakukan. Pada 8 Juni 2024, Adelia Octoryta dan Zaid Buri Prahastyo, penggerak senior Komunitas Guru Belajar Nusantara, mengadakan coaching penulisan praktik baik secara luring di Nutrihub Jalan Lagaligo. Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan para calon pembicara dari kelas pendidik dan kelas penggerak.
Kemudian pada 29 Juni 2024, Miss Emy dari Google Edu (GEG) juga mengadakan coaching penulisan praktik baik secara daring. Sosialisasi Cerdas Cermat Guru dilakukan oleh Miss Margaretha dari Yayasan Guru Belajar pada 3 Juli 2024. Semua persiapan ini membuahkan hasil dengan penyelenggaraan acara yang lancar dan inspiratif.
TPN XI menghadirkan talkshow pendidikan yang melibatkan berbagai tokoh penting, termasuk organisasi profesi guru KGBN, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Kepala Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Sulawesi Selatan, dan Kepala Balai Besar Penjamin Mutu Pendidikan (BBPMP) Sulawesi Selatan. Talkshow ini menjadi wadah diskusi dan bertukar pikiran mengenai peningkatan kualitas pendidikan.
Selain itu, acara ini juga dimeriahkan dengan pameran karya, pemberian beasiswa murid belajar, kelas penggerak, dan kelas pendidik yang menampilkan berbagi praktik baik dari guru, kepala sekolah, maupun pengawas. Dan yang paling menarik adalah cerdas cermat guru, yang merupakan gambaran uji kompetensi guru di masa depan.
Kepala Balai Besar Penjamin Mutu Pendidikan Sulawesi Selatan, Irman, menyampaikan apresiasinya terhadap acara ini. "TPN XI ini adalah langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Sulawesi Selatan. Saya berharap para guru dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk berbagi dan belajar," ujarnya.
Kepala Balai Besar Guru Penggerak Sulawesi Selatan, Arman, juga memberikan dukungannya. "Kegiatan ini sangat penting untuk memberdayakan guru sebagai pemimpin pembelajaran. Melalui TPN XI, kita bisa melihat bagaimana praktik baik dapat diterapkan di berbagai sekolah," katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Muhyiddin, menekankan pentingnya partisipasi guru dalam acara ini. "TPN XI ini adalah upaya meningkatkan kompetensi guru-guru di Kota Makassar. Saya mengajak semua guru untuk berpartisipasi sebagai peserta, sebagai pembicara, dan mengikuti cerdas cermat guru," ujar Muhyiddin.
TPN XI di Sekolah Islam Athirah mendapat dukungan dari berbagai pihak, antara lain Google Edu, Bank BTPN, Wardah Cosmetic, Nutrihub, Yotta, dan Kopi Pak Mus. Dukungan ini membantu menciptakan acara yang bermanfaat dan inspiratif bagi para pendidik di Kota Makassar.
Dengan semangat kolaborasi dan upaya untuk terus meningkatkan kompetensi pendidikan, Temu Pendidik Nusantara XI di Sekolah Islam Athirah berhasil menjadi ajang berbagi ilmu dan pengalaman bagi para guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah dari seluruh Indonesia. Para peserta pulang dengan semangat baru dan pengetahuan yang lebih kaya, siap untuk diterapkan di lingkungan pendidikan masing-masing.
Dalam acara tersebut, para peserta yang terdiri dari guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah saling berbagi praktik baik yang mereka tulis dan ceritakan berdasarkan pengalaman nyata di sekolah. Proses ini dimulai dari penyelesaian misi belajar yang tersedia di website tpn.gurubelajar.org, yang mencakup solusi atas masalah sehari-hari di lingkungan pendidikan.
Sebelum acara puncak, berbagai persiapan telah dilakukan. Pada 8 Juni 2024, Adelia Octoryta dan Zaid Buri Prahastyo, penggerak senior Komunitas Guru Belajar Nusantara, mengadakan coaching penulisan praktik baik secara luring di Nutrihub Jalan Lagaligo. Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan para calon pembicara dari kelas pendidik dan kelas penggerak.
Kemudian pada 29 Juni 2024, Miss Emy dari Google Edu (GEG) juga mengadakan coaching penulisan praktik baik secara daring. Sosialisasi Cerdas Cermat Guru dilakukan oleh Miss Margaretha dari Yayasan Guru Belajar pada 3 Juli 2024. Semua persiapan ini membuahkan hasil dengan penyelenggaraan acara yang lancar dan inspiratif.
TPN XI menghadirkan talkshow pendidikan yang melibatkan berbagai tokoh penting, termasuk organisasi profesi guru KGBN, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Kepala Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Sulawesi Selatan, dan Kepala Balai Besar Penjamin Mutu Pendidikan (BBPMP) Sulawesi Selatan. Talkshow ini menjadi wadah diskusi dan bertukar pikiran mengenai peningkatan kualitas pendidikan.
Selain itu, acara ini juga dimeriahkan dengan pameran karya, pemberian beasiswa murid belajar, kelas penggerak, dan kelas pendidik yang menampilkan berbagi praktik baik dari guru, kepala sekolah, maupun pengawas. Dan yang paling menarik adalah cerdas cermat guru, yang merupakan gambaran uji kompetensi guru di masa depan.
Kepala Balai Besar Penjamin Mutu Pendidikan Sulawesi Selatan, Irman, menyampaikan apresiasinya terhadap acara ini. "TPN XI ini adalah langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Sulawesi Selatan. Saya berharap para guru dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk berbagi dan belajar," ujarnya.
Kepala Balai Besar Guru Penggerak Sulawesi Selatan, Arman, juga memberikan dukungannya. "Kegiatan ini sangat penting untuk memberdayakan guru sebagai pemimpin pembelajaran. Melalui TPN XI, kita bisa melihat bagaimana praktik baik dapat diterapkan di berbagai sekolah," katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Muhyiddin, menekankan pentingnya partisipasi guru dalam acara ini. "TPN XI ini adalah upaya meningkatkan kompetensi guru-guru di Kota Makassar. Saya mengajak semua guru untuk berpartisipasi sebagai peserta, sebagai pembicara, dan mengikuti cerdas cermat guru," ujar Muhyiddin.
TPN XI di Sekolah Islam Athirah mendapat dukungan dari berbagai pihak, antara lain Google Edu, Bank BTPN, Wardah Cosmetic, Nutrihub, Yotta, dan Kopi Pak Mus. Dukungan ini membantu menciptakan acara yang bermanfaat dan inspiratif bagi para pendidik di Kota Makassar.
Dengan semangat kolaborasi dan upaya untuk terus meningkatkan kompetensi pendidikan, Temu Pendidik Nusantara XI di Sekolah Islam Athirah berhasil menjadi ajang berbagi ilmu dan pengalaman bagi para guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah dari seluruh Indonesia. Para peserta pulang dengan semangat baru dan pengetahuan yang lebih kaya, siap untuk diterapkan di lingkungan pendidikan masing-masing.
(TRI)
Berita Terkait
News
ASC Vol. 5 Dibuka dengan Aksi Donor Darah, OSIS Athirah Gandeng PMI Sulsel
OSIS SMA Islam Athirah Makassar tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga antarpelajar, tetapi juga menggelar aksi donor darah bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Selatan.
Selasa, 29 Sep 2026 13:58
News
Purnabakti Kepala TK Islam Athirah 'Turun Gunung' Berbagi Ilmu kepada Guru Muda
Mantan Kepala TK Islam Athirah itu kembali berbagi pengalaman dan pengetahuan untuk memperkuat kapasitas guru pendidikan anak usia dini di Sekolah Islam Athirah.
Senin, 21 Sep 2026 09:09
News
Dua Tim SMP Islam Athirah Makassar Wakili Sulsel di OPSI 2026
Dua tim penelitian SMP Islam Athirah Makassar berhasil memastikan langkah ke tingkat nasional dalam Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) SMP 2026.
Minggu, 20 Sep 2026 14:16
News
Siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar Belajar Dunia Penyiaran di TVRI Sulsel
Safari Media merupakan program kerja Humas ARTHAVA yang dirancang untuk memperluas wawasan siswa melalui pengalaman langsung di lingkungan kerja media.
Selasa, 08 Sep 2026 16:18
News
Bikin Milkshake Sendiri, Siswa Kelas 1 SD Islam Athirah Belajar Mandiri di Dairyland
Melalui kegiatan tersebut, sekolah berharap siswa tidak hanya memperoleh pengalaman baru, tetapi juga semakin peka terhadap lingkungan di sekitar mereka.
Kamis, 03 Sep 2026 12:58
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Menakar Keadilan Substantif Putusan MK: Ijazah, Kekuasaan, dan Konstitusi
2
Musda REI Sulsel Memanas, 100 Lebih Pengembang Pilih Tak Hadir
3
Semen Tonasa Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga di 12 Desa
4
Kahfi Pimpin PAN Sulsel 5 Periode, Usung Spirit Tembus 3 Besar di Pemilu 2029
5
MK Tak Menemukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Menakar Keadilan Substantif Putusan MK: Ijazah, Kekuasaan, dan Konstitusi
2
Musda REI Sulsel Memanas, 100 Lebih Pengembang Pilih Tak Hadir
3
Semen Tonasa Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga di 12 Desa
4
Kahfi Pimpin PAN Sulsel 5 Periode, Usung Spirit Tembus 3 Besar di Pemilu 2029
5
MK Tak Menemukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA