Dukung Ekosistem EV, PLN UID Sulselrabar Resmikan SPKLU ke-63 di ULP Karebosi
Selasa, 31 Des 2024 18:19
General Manager PLN UID Sulselrabar, Budiono, bersama perwakilan Pemerintah Kota, DPRD, dan TNI-Polri lingkup Makassar memotong pita tanda peresmian SPKLU di ULP Karebosi, Selasa (31/12/2024). Foto/Tr
MAKASSAR - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara (UID Sulselrabar) berkomitmen membangun dan memperkuat ekosistem kendaraan listrik alias Electric Vehicle (EV).
Hal itu diwujudkan dengan getol membangun infrastruktur EV, salah satunya adalah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Terbaru, PLN UID Sulselrabar meresmikan SPKLU ke-63 di Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Karebosi, Kota Makassar, pada Selasa (31/12/2024).
Turut hadir dalam acara itu perwakilan dari Pemerintah Kota, DPRD, dan TNI-Polri lingkup Kota Makassar. Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan aksi sosial dari YBM PLN, yang membagikan puluhan paket sembako. Ada pula bingkisan anugerah guru dan kado Natal untuk anak-anak kurang mampu.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Budiono, menyampaikan SPKLU di ULP Karebosi merupakan yang ke-63 di wilayahnya. Puluhan unit SPKLU tersebar di 51 lokasi, dimana Sulawesi Selatan paling dominan sebanyak 47 unit.
"Secara total, jumlah SPKLU di UID Sulselrabar yaitu sebanyak 63 unit di 51 lokasi. Tentu saja, ini adalah bentuk komitmen PLN untuk mendorong ekosistem mobil listrik yang ada di Kota Makassar dan Sulawesi Selatan," kata Budiono, kepada awak media usai seremoni peresmian SPKLU dan ruang tunggu SPKLU di Kantor PLN ULP Karebosi.
Ia menegaskan pembangunan infrastruktur dalam mendukung ekosistem EV akan terus digenjot. Tahun depan, pihaknya menargetkan total SPKLU di wilayah Sulselrabar telah menembus angka 100 unit. Ia optimistis target tersebut dapat terealisasi.
Menurut Budiono, kendaraan listrik telah terbukti memiliki banyak keunggulan. Selain ramah lingkungan dan mendukung program pemerintah dalam mencapai target zero net emissions, kendaraan listrik juga sangat hemat energi.
Hal tu sudah dibuktikannya dalam perjalanan keliling daerah. Biaya operasionalnya hanya kurang lebih 1/4 dibandingkan mobil konvensional. "Kalau mobil BBM per kilometer kurang lebih Rp800, sedangkan mobil listrik hanya kurang lebih Rp200 per kilometer," ujarnya.
Manajer PLN UP3 Makassar Utara, Alexander J. Manuhuwa, menyampaikan peresmian SPKLU ini merupakan wujud nyata dukungan PLN terhadap program pemerintah. Kendaraan listrik disebutnya saat ini terus digenjot penggunaannya sebagai solusi mobilitas berkelanjutan.
"Hal ini dapat mendukung upaya mengurangi emisi karbon dan mendorong ekonomi hijau di Sulawesi Selatan," ungkapnya.
Kehadiran SPKLU di ULP Karebosi, Alexander menambahkan akan semakin memudahkan masyarakat, khususnya pengguna mobil listrik. Toh, lokasinya sangat strategis, berada di jantung Kota Makassar.
Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Pemerintah Kota Makassar, Fatur Rahim, mengapresiasi PLN yang terus memperkuat ekosistem EV di Kota Daeng. Kehadiran SPKLU di pusat kota ini tentunya sangat memudahkan masyarakat pemilik mobil listrik.
"Saya mengapresiasi apa yang dilakukan PLN. Ini adalah suatu wujud nyata, kalau dari pemerintah pastilah ini kita juga berterima kasih sekali dengan peran serta dari PLN dan pihak lain di mana kita bisa menciptakan program-program pemerintah," tuturnya.
Hal itu diwujudkan dengan getol membangun infrastruktur EV, salah satunya adalah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Terbaru, PLN UID Sulselrabar meresmikan SPKLU ke-63 di Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Karebosi, Kota Makassar, pada Selasa (31/12/2024).
Turut hadir dalam acara itu perwakilan dari Pemerintah Kota, DPRD, dan TNI-Polri lingkup Kota Makassar. Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan aksi sosial dari YBM PLN, yang membagikan puluhan paket sembako. Ada pula bingkisan anugerah guru dan kado Natal untuk anak-anak kurang mampu.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Budiono, menyampaikan SPKLU di ULP Karebosi merupakan yang ke-63 di wilayahnya. Puluhan unit SPKLU tersebar di 51 lokasi, dimana Sulawesi Selatan paling dominan sebanyak 47 unit.
"Secara total, jumlah SPKLU di UID Sulselrabar yaitu sebanyak 63 unit di 51 lokasi. Tentu saja, ini adalah bentuk komitmen PLN untuk mendorong ekosistem mobil listrik yang ada di Kota Makassar dan Sulawesi Selatan," kata Budiono, kepada awak media usai seremoni peresmian SPKLU dan ruang tunggu SPKLU di Kantor PLN ULP Karebosi.
Ia menegaskan pembangunan infrastruktur dalam mendukung ekosistem EV akan terus digenjot. Tahun depan, pihaknya menargetkan total SPKLU di wilayah Sulselrabar telah menembus angka 100 unit. Ia optimistis target tersebut dapat terealisasi.
Menurut Budiono, kendaraan listrik telah terbukti memiliki banyak keunggulan. Selain ramah lingkungan dan mendukung program pemerintah dalam mencapai target zero net emissions, kendaraan listrik juga sangat hemat energi.
Hal tu sudah dibuktikannya dalam perjalanan keliling daerah. Biaya operasionalnya hanya kurang lebih 1/4 dibandingkan mobil konvensional. "Kalau mobil BBM per kilometer kurang lebih Rp800, sedangkan mobil listrik hanya kurang lebih Rp200 per kilometer," ujarnya.
Manajer PLN UP3 Makassar Utara, Alexander J. Manuhuwa, menyampaikan peresmian SPKLU ini merupakan wujud nyata dukungan PLN terhadap program pemerintah. Kendaraan listrik disebutnya saat ini terus digenjot penggunaannya sebagai solusi mobilitas berkelanjutan.
"Hal ini dapat mendukung upaya mengurangi emisi karbon dan mendorong ekonomi hijau di Sulawesi Selatan," ungkapnya.
Kehadiran SPKLU di ULP Karebosi, Alexander menambahkan akan semakin memudahkan masyarakat, khususnya pengguna mobil listrik. Toh, lokasinya sangat strategis, berada di jantung Kota Makassar.
Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Pemerintah Kota Makassar, Fatur Rahim, mengapresiasi PLN yang terus memperkuat ekosistem EV di Kota Daeng. Kehadiran SPKLU di pusat kota ini tentunya sangat memudahkan masyarakat pemilik mobil listrik.
"Saya mengapresiasi apa yang dilakukan PLN. Ini adalah suatu wujud nyata, kalau dari pemerintah pastilah ini kita juga berterima kasih sekali dengan peran serta dari PLN dan pihak lain di mana kita bisa menciptakan program-program pemerintah," tuturnya.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Listrik PLN Pangkas Biaya Petani Bawang Enrekang hingga 60 Persen
Komitmen tersebut diwujudkan PT PLN (Persero) melalui program Electrifying Agriculture (EA) yang mendukung transformasi sektor pertanian menuju sistem budidaya yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Kamis, 11 Jun 2026 19:45
Sulsel
Ekosistem EV di Parepare Kian Matang: Charging Cepat, Menunggu Nyaman
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Parepare tidak hanya hadir sebagai tempat pengisian daya, tetapi juga berkembang menjadi ruang tunggu yang nyaman bagi pengguna.
Rabu, 10 Jun 2026 15:29
News
Listrik Hijau PLN Jadi Motor Penggerak Ketahanan Pangan di Sulsel
Hingga Mei 2026, tercatat sebanyak 4.280 pelanggan telah memanfaatkan program tersebut dengan total daya terpasang mencapai 206.312 kiloVolt Ampere (kVA).
Senin, 08 Jun 2026 22:14
Ekbis
PLN UID Sulselrabar Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Electrifying Agriculture
Hingga Mei 2026, jumlah pelanggan Electrifying Agriculture di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat telah mencapai 4.280 pelanggan.
Senin, 08 Jun 2026 22:08
Ekbis
Beli Token di PLN Mobile, Pelanggan Berpeluang Dapat Voucher Listrik Rp10 Ribu
Bertajuk JUNIVAGANZA, program ini memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk memperoleh voucher listrik senilai Rp10.000 setiap melakukan pembelian token listrik melalui PLN Mobile.
Minggu, 07 Jun 2026 15:04
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PAN Maros Ditarget Raih 24 Kursi DPRD pada Pemilu 2029
2
GMTD Bekali Kader Posyandu, Dorong Layanan Kesehatan Berkualitas di Makassar
3
Maros Bidik Lima Besar Porprov, Jumlah Cabor Lolos Meningkat Jadi 34
4
Bupati Jeneponto Lepas Kontingen Porsenijar PGRI 2026 ke Tingkat Sulsel
5
Rayakan HUT ke-58, BPJS Kesehatan Kampanyekan Budaya Hidup Sehat
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PAN Maros Ditarget Raih 24 Kursi DPRD pada Pemilu 2029
2
GMTD Bekali Kader Posyandu, Dorong Layanan Kesehatan Berkualitas di Makassar
3
Maros Bidik Lima Besar Porprov, Jumlah Cabor Lolos Meningkat Jadi 34
4
Bupati Jeneponto Lepas Kontingen Porsenijar PGRI 2026 ke Tingkat Sulsel
5
Rayakan HUT ke-58, BPJS Kesehatan Kampanyekan Budaya Hidup Sehat