Pasokan Listrik di Sulselrabar Aman Jelang Lebaran, Kementerian ESDM Apresiasi PLN

Sabtu, 14 Mar 2026 15:22
Pasokan Listrik di Sulselrabar Aman Jelang Lebaran, Kementerian ESDM Apresiasi PLN
Pemerintah memastikan pasokan listrik PLN di wilayah Sulawesi bagian selatan dalam kondisi aman menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Foto/Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Pemerintah memastikan pasokan listrik di wilayah Sulawesi bagian selatan dalam kondisi aman menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Kepastian tersebut disampaikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) setelah melakukan pemantauan langsung terhadap sistem kelistrikan yang dikelola PT PLN (Persero).

Pemantauan dilakukan oleh Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Investasi dan Ekonomi, Muhammad Mahmud Azhar Lubis, di Unit Pusat Pengatur Beban (UP2B) Sistem Makassar, Sabtu (14/3). Dalam kunjungannya, ia mengapresiasi kesiapan PLN dalam menjaga keandalan listrik selama Ramadan hingga Lebaran telah berjalan dengab baik.

"Saya telah cek persiapan dan kesiagaan PLN dalam mengawal momen Ramadan dan Idul Fitri tahun ini. Kami menyaksikan bahwa kapasitas listrik dan kebutuhan listrik cukup," kata Muhammad Mahmud Azhar Lubis saat control room sistem Kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan dan SPKLU PLN UID Sulselrabar.

Mahmud Azhar juga menyampaikan bahwa pasokan listrik yang memasok Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat dalam kondisi aman.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Manajemen Risiko PLN Adi Lumakso menegaskan bahwa PLN telah melakukan berbagai langkah antisipatif jauh sebelum Ramadan tiba. Upaya tersebut dilakukan melalui asesmen serta pemeliharaan sistem kelistrikan secara menyeluruh, mulai dari pembangkit hingga jaringan distribusi.

"Dalam menghadapi momen Ramadan dan Idul Fitri kali ini, kami telah melakukan upaya preventif dari berbagai sisi agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman dan hari raya terlaksana dengan aman dan tanpa gangguan," tegas Adi.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah, menjelaskan bahwa PLN telah menyiagakan 102 posko siaga kelistrikan serta 4.972 personel di sektor distribusi dan transmisi guna memastikan pasokan listrik tetap andal sepanjang Ramadan hingga Idul Fitri.

Ia memaparkan bahwa daya mampu pasok pembangkit untuk sistem Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) mencapai 2.285 Mega Watt (MW). Sementara itu, beban puncak diperkirakan berada di angka 1.718 MW, sehingga masih tersedia cadangan daya sebesar 567 MW.

"Berbagai upaya telah kami lakukan untuk menjaga kecukupan pasokan listrik di sistem Sulawesi Bagian Selatan," pungkas Edyansyah.

PLN juga memperhatikan kebutuhan pengguna kendaraan listrik yang diperkirakan meningkat selama periode mudik dan libur Lebaran. Untuk mendukung hal tersebut, PLN menyediakan 69 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 53 lokasi di wilayah kerja UID Sulselrabar.

Selain itu, berbagai peralatan pendukung juga disiapkan selama masa siaga. Di antaranya 152 genset, 30 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 79 gardu bergerak (UGB), 13 crane, 308 mobil operasional, serta 169 sepeda motor operasional. PLN juga menyiagakan 10 tim khusus Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).

”Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan memastikan pasokan listrik yang aman dan andal sepanjang Ramadan dan Idul Fitri tahun ini," tutup Edyansyah.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru