Bertemu HNSI, Wabup Gowa Komitmen Kembangkan Potensi Nelayan dan Pariwisata
Rabu, 29 Jul 2026 05:44
Wabup Gowa, Darmawangsyah Muin menerima audiensi pengurus HNSI. Foto: Istimewa
GOWA - Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin menerima audiensi pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Gowa di Ruang Rapat Wakil Bupati Gowa, Selasa (28/7/2026).
Pertemuan tersebut membahas berbagai aspirasi nelayan sekaligus peluang pengembangan sektor perikanan dan wisata yang dinilai dapat berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dalam audiensi itu, DPC HNSI Gowa memaparkan sejumlah program yang akan dijalankan, salah satunya rencana penyelenggaraan lomba perahu sebagai upaya mengangkat sejarah dan budaya maritim Kabupaten Gowa. Selain itu, HNSI juga mengusulkan pembangunan kawasan sandar kapal nelayan yang lebih luas dan terpusat agar aktivitas nelayan semakin tertata sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi daerah.
Dewan Penasehat HNSI Gowa, Dr. Indro Cahyo, mengatakan pihaknya juga mengusulkan penataan kawasan pesisir dan bantaran Sungai Jeneberang serta Barombong menjadi destinasi wisata baru.
"Banyak titik penyeberangan seperti di Barombong maupun Sungai Jeneberang yang berpotensi dikembangkan menjadi dermaga kuliner dan kawasan wisata. Ke depan juga direncanakan penghijauan di sepanjang sempadan sungai agar kawasan tersebut semakin menarik dan ramai dikunjungi masyarakat," ujarnya.
Selain itu, HNSI Gowa turut mengusulkan pengembangan tiga pulau buatan di kawasan Danau Mawang sebagai salah satu daya tarik wisata baru di Kabupaten Gowa.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin menyatakan pemerintah daerah pada prinsipnya mendukung setiap program yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan berpotensi meningkatkan PAD, sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan yang berlaku.
"Pada prinsipnya kami mendukung harapan dan masukan dari HNSI. Diskusi seperti ini penting agar setiap program dapat dikaji bersama. Memang selama ini Gowa belum menjadikan sektor kelautan sebagai sumber utama PAD, tetapi masih banyak potensi lain yang bisa dikembangkan," kata Darmawangsyah.
Ia menegaskan, setiap rencana pengembangan harus disusun secara realistis dan dikoordinasikan dengan instansi terkait, khususnya Dinas Perikanan Kabupaten Gowa. Menurutnya, sejumlah lokasi yang diusulkan juga berada dalam kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang sehingga memerlukan koordinasi lintas instansi.
Darmawangsyah juga mendorong HNSI untuk menjalin komunikasi lebih lanjut dengan Dinas Perikanan, termasuk membuka peluang pemanfaatan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Bontomarannu maupun kerja sama pengelolaan Balai Benih Ikan (BBI) milik Pemerintah Kabupaten Gowa.
Ia berharap HNSI dapat memprioritaskan program-program yang memiliki dampak ekonomi nyata dan mendapat dukungan masyarakat, terutama pengembangan potensi wisata di kawasan Danau Mawang, Sungai Jeneberang, dan Barombong.
Audiensi tersebut turut dihadiri Sekretaris DPD HNSI Sulawesi Selatan Indar Wijaya, Wakil Ketua DPC HNSI Gowa Bahtiar Abdullah, A. Makkarateng, S.St.Pi, serta perwakilan organisasi perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gowa.
Pertemuan tersebut membahas berbagai aspirasi nelayan sekaligus peluang pengembangan sektor perikanan dan wisata yang dinilai dapat berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dalam audiensi itu, DPC HNSI Gowa memaparkan sejumlah program yang akan dijalankan, salah satunya rencana penyelenggaraan lomba perahu sebagai upaya mengangkat sejarah dan budaya maritim Kabupaten Gowa. Selain itu, HNSI juga mengusulkan pembangunan kawasan sandar kapal nelayan yang lebih luas dan terpusat agar aktivitas nelayan semakin tertata sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi daerah.
Dewan Penasehat HNSI Gowa, Dr. Indro Cahyo, mengatakan pihaknya juga mengusulkan penataan kawasan pesisir dan bantaran Sungai Jeneberang serta Barombong menjadi destinasi wisata baru.
"Banyak titik penyeberangan seperti di Barombong maupun Sungai Jeneberang yang berpotensi dikembangkan menjadi dermaga kuliner dan kawasan wisata. Ke depan juga direncanakan penghijauan di sepanjang sempadan sungai agar kawasan tersebut semakin menarik dan ramai dikunjungi masyarakat," ujarnya.
Selain itu, HNSI Gowa turut mengusulkan pengembangan tiga pulau buatan di kawasan Danau Mawang sebagai salah satu daya tarik wisata baru di Kabupaten Gowa.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin menyatakan pemerintah daerah pada prinsipnya mendukung setiap program yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan berpotensi meningkatkan PAD, sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan yang berlaku.
"Pada prinsipnya kami mendukung harapan dan masukan dari HNSI. Diskusi seperti ini penting agar setiap program dapat dikaji bersama. Memang selama ini Gowa belum menjadikan sektor kelautan sebagai sumber utama PAD, tetapi masih banyak potensi lain yang bisa dikembangkan," kata Darmawangsyah.
Ia menegaskan, setiap rencana pengembangan harus disusun secara realistis dan dikoordinasikan dengan instansi terkait, khususnya Dinas Perikanan Kabupaten Gowa. Menurutnya, sejumlah lokasi yang diusulkan juga berada dalam kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang sehingga memerlukan koordinasi lintas instansi.
Darmawangsyah juga mendorong HNSI untuk menjalin komunikasi lebih lanjut dengan Dinas Perikanan, termasuk membuka peluang pemanfaatan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Bontomarannu maupun kerja sama pengelolaan Balai Benih Ikan (BBI) milik Pemerintah Kabupaten Gowa.
Ia berharap HNSI dapat memprioritaskan program-program yang memiliki dampak ekonomi nyata dan mendapat dukungan masyarakat, terutama pengembangan potensi wisata di kawasan Danau Mawang, Sungai Jeneberang, dan Barombong.
Audiensi tersebut turut dihadiri Sekretaris DPD HNSI Sulawesi Selatan Indar Wijaya, Wakil Ketua DPC HNSI Gowa Bahtiar Abdullah, A. Makkarateng, S.St.Pi, serta perwakilan organisasi perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gowa.
(MAN)
Berita Terkait
News
Perusahaan Energi Asal Kanada Tertarik Berinvestasi di Gowa
Pemerintah Kabupaten Gowa membuka peluang investasi di sektor pengelolaan sampah dan energi terbarukan melalui rencana pengembangan fasilitas waste-to-energy bersama Portage Energy.
Senin, 27 Jul 2026 18:55
News
Pemkab Gowa Siap Kolaborasi Wujudkan Sekolah Nasional Terintegrasi
Pemerintah Kabupaten Gowa menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).
Kamis, 23 Jul 2026 17:24
Sulsel
Wabup Gowa Serahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 ke DPRD
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menyerahkan Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Gowa Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Gowa.
Rabu, 22 Jul 2026 19:40
Sulsel
Bupati Gowa Paparkan Strategi Perluasan Jaminan Sosial di Wawancara Jamsostek Award 2026
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang mengikuti tahapan wawancara Jamsostek Award Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 di The Rinra Hotel Makassar, Senin (20/7).
Selasa, 21 Jul 2026 08:57
News
UIN Alauddin Bantah Flyer Dukungan ke Bupati Gowa, Sebut Bukan Produk Universitas
Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menegaskan bahwa flyer yang beredar di berbagai platform media sosial dan mengatasnamakan institusi INI bukan merupakan produk resmi universitas.
Senin, 20 Jul 2026 15:59
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Makassar Wajibkan Pemilahan Sampah dari Sumber, Cukup Gunakan Dua Ember
2
Polisi Panggil Taufan Pawe jadi Saksi Dugaan Korupsi Tunjangan Rumah DPRD Parepare
3
DPRD dan Pemkab Bantaeng Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
4
Usia 23 Tahun, Deraya Andhara Sukses Bangun Bisnis Beromzet Puluhan Juta
5
Kalla Translog Integrasikan AI untuk Tingkatkan Produktivitas dan Efisiensi Kerja
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Makassar Wajibkan Pemilahan Sampah dari Sumber, Cukup Gunakan Dua Ember
2
Polisi Panggil Taufan Pawe jadi Saksi Dugaan Korupsi Tunjangan Rumah DPRD Parepare
3
DPRD dan Pemkab Bantaeng Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
4
Usia 23 Tahun, Deraya Andhara Sukses Bangun Bisnis Beromzet Puluhan Juta
5
Kalla Translog Integrasikan AI untuk Tingkatkan Produktivitas dan Efisiensi Kerja