Tuntaskan Rakortas di Makassar, Partai Gema Bangsa Kunci Strategi Pemenangan Pemilu 2029
Sabtu, 12 Sep 2026 14:35
Partai Gema Bangsa resmi menuntaskan rangkaian maraton Rakortas tingkat DPW di Makassar, Sulawesi Selatan pada Sabtu (12/09/2026). Foto: Muhaimin
MAKASSAR - Partai Gerakan Kemandirian Bangsa (Gema Bangsa) resmi menuntaskan rangkaian maraton Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) di Makassar, Sulawesi Selatan pada Sabtu (12/09/2026).
Kegiatan Rakortas ini mengusung tema Konsolidasi Untuk Kemandirian Bangsa, yang menandai rampungnya pemetaan kekuatan partai dari ujung timur sampai barat Indonesia.
Sehingga menjadi sinyal kuat kesiapan partai menghadapi tahapan verifikasi Administrasi dan faktual sekaligus mengunci strategi pemenangan pemilu berbasis data dan penguatan daerah, Sabtu (12/9/2026).
Rakortas yang berlangsung pada 12–13 September 2026 tersebut dihadiri jajaran pimpinan DPW dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku, dan Maluku Utara.
Kegiatan ini melengkapi Rakortas DPW Partai Gema Bangsa yang sebelumnya digelar secara maraton di beberapa daerah, mulai dari wilayah Papua (meliputi DPW Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, dan Papua Pegunungan) pada 25 Juli 2026 di Kota Jayapura, Pulau Jawa (Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Banten) pada 19 Agustus 2026, hingga wilayah Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Sumatra pada 2–3 September 2026 di Kantor DPP Gema Bangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Ketua Umum DPP Partai Gema Bangsa, Ahmad Rofiq, menegaskan bahwa hakikat perjuangan politik adalah merebut kekuasaan secara konstitusional demi mengembalikan seutuhnya kepada rakyat.
Di tengah kompleksitas problematika nasional saat ini, ia memandang momentum ini sebagai ruang bagi partai untuk hadir memperjuangkan desentralisasi politik secara konkret, bukan sentralistik.
"Situasi kondisi negara kian banyak problematika. Inilah momentum kita untuk berani tampil memperjuangkan desentralisasi politik guna menjawab kegaduhan dan masalah di daerah-daerah. Desentralisasi politik adalah ruh sekaligus mantra bagi kita untuk menentukan kebaikan bagi politisi dan iklim politik lokal yang tidak pernah diberikan oleh partai lain," ujar Ahmad Rofiq.
Bagi Rofiq, langkah awal yang strategis adalah melakukan identifikasi masalah secara cermat serta membangun refleksi yang utuh di internal partai. Pemetaan persoalan daerah dinilai krusial agar kerja-kerja politik yang dilakukan berbasis kebutuhan nyata masyarakat, bukan sebatas wacana elitis.
"Identifikasi permasalahan adalah bentuk reflektif yang perlu kita jadikan pijakan untuk bisa akselerasi lebih progresif dalam menggerakkan partai sendiri dengan penuh optimisme dan konsistensi,” tuturnya.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Gema Bangsa, Muhammad Sopiyan, menegaskan bahwa Rakortas digelar guna menguji soliditas struktur hingga tingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD/kabupaten/kota), memastikan kelancaran proses verifikasi, dan mematangkan peta daerah pemilihan (dapil).
"Seluruh perangkat kepartaian harus disiapkan sedini mungkin. Untuk urusan verifikasi, kami optimistis tuntas lebih cepat berkat dukungan sistem digital internal partai. Kami tidak ingin energi partai habis hanya untuk urusan administratif verifikasi, karena fokus utama kita adalah memetakan dan merebut dapil-dapil potensial," tegasnya.
Sopiyan menegaskan bahwa proses verifikasi internal partai Gema Bangsa kini mengandalkan sistem digital melalui Aplikasi Gema Bangsa. Mulai awal Oktober 2026, DPP akan menggelar pelatihan teknis bagi operator perwakilan wilayah untuk mempercepat integrasi keanggotaan dan mencegah munculnya kegandaan kartu tanda anggota (KTA).
"Setiap wilayah dan daerah diwajibkan melakukan upload semua berkas verifikasi ke dalam sistem partai termasuk keanggotaan partai, guna menyiapkan verifikasi lebih terukur dan terencana serta lebih cepat dalam prosesnya," tambahnya.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Gema Bangsa, Yani, menegaskan bahwa pemenangan elektoral wajib ditopang strategi saintifik berbasis data, analisis akurat, serta penguatan citra positif partai di ruang publik secara konsisten.
Bappilu juga menginstruksikan pembentukan badan pemenangan di seluruh wilayah rampung paling lambat Oktober, dengan struktur operasional di luar kepengurusan harian partai guna menjaga fokus pemenangan.
Lanjut Yani, memaparkan bahwa pemenangan legislatif maupun eksekutif harus dibangun di atas kalkulasi yang presisi dan berbasis data (data-driven politics).
"Target kita adalah kemenangan elektoral yang nyata. Oleh karena itu, strategi dan taktik pemenangan harus cermat, analitis, dan terukur berbasis data lapangan. Dengan eksekusi maksimal, kita targetkan perolehan kursi yang signifikan di setiap tingkatan," pungkas Yani.
Rangkaian Rakortas DPW di Makassar turut dihadiri jajaran teras DPP Partai Gema Bangsa, antara lain Wakil Ketua Umum Joko Kanigoro yang membedah Pedoman Organisasi tentang Desentralisasi Politik, juga hadir sebagai pembicara Ketua Bidang OKK sekaligus Sekretaris Bappilu Hardiansyah, serta Wakil Ketua Bappilu Muchtar Amma.
Kegiatan Rakortas ini mengusung tema Konsolidasi Untuk Kemandirian Bangsa, yang menandai rampungnya pemetaan kekuatan partai dari ujung timur sampai barat Indonesia.
Sehingga menjadi sinyal kuat kesiapan partai menghadapi tahapan verifikasi Administrasi dan faktual sekaligus mengunci strategi pemenangan pemilu berbasis data dan penguatan daerah, Sabtu (12/9/2026).
Rakortas yang berlangsung pada 12–13 September 2026 tersebut dihadiri jajaran pimpinan DPW dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku, dan Maluku Utara.
Kegiatan ini melengkapi Rakortas DPW Partai Gema Bangsa yang sebelumnya digelar secara maraton di beberapa daerah, mulai dari wilayah Papua (meliputi DPW Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, dan Papua Pegunungan) pada 25 Juli 2026 di Kota Jayapura, Pulau Jawa (Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Banten) pada 19 Agustus 2026, hingga wilayah Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Sumatra pada 2–3 September 2026 di Kantor DPP Gema Bangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Ketua Umum DPP Partai Gema Bangsa, Ahmad Rofiq, menegaskan bahwa hakikat perjuangan politik adalah merebut kekuasaan secara konstitusional demi mengembalikan seutuhnya kepada rakyat.
Di tengah kompleksitas problematika nasional saat ini, ia memandang momentum ini sebagai ruang bagi partai untuk hadir memperjuangkan desentralisasi politik secara konkret, bukan sentralistik.
"Situasi kondisi negara kian banyak problematika. Inilah momentum kita untuk berani tampil memperjuangkan desentralisasi politik guna menjawab kegaduhan dan masalah di daerah-daerah. Desentralisasi politik adalah ruh sekaligus mantra bagi kita untuk menentukan kebaikan bagi politisi dan iklim politik lokal yang tidak pernah diberikan oleh partai lain," ujar Ahmad Rofiq.
Bagi Rofiq, langkah awal yang strategis adalah melakukan identifikasi masalah secara cermat serta membangun refleksi yang utuh di internal partai. Pemetaan persoalan daerah dinilai krusial agar kerja-kerja politik yang dilakukan berbasis kebutuhan nyata masyarakat, bukan sebatas wacana elitis.
"Identifikasi permasalahan adalah bentuk reflektif yang perlu kita jadikan pijakan untuk bisa akselerasi lebih progresif dalam menggerakkan partai sendiri dengan penuh optimisme dan konsistensi,” tuturnya.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Gema Bangsa, Muhammad Sopiyan, menegaskan bahwa Rakortas digelar guna menguji soliditas struktur hingga tingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD/kabupaten/kota), memastikan kelancaran proses verifikasi, dan mematangkan peta daerah pemilihan (dapil).
"Seluruh perangkat kepartaian harus disiapkan sedini mungkin. Untuk urusan verifikasi, kami optimistis tuntas lebih cepat berkat dukungan sistem digital internal partai. Kami tidak ingin energi partai habis hanya untuk urusan administratif verifikasi, karena fokus utama kita adalah memetakan dan merebut dapil-dapil potensial," tegasnya.
Sopiyan menegaskan bahwa proses verifikasi internal partai Gema Bangsa kini mengandalkan sistem digital melalui Aplikasi Gema Bangsa. Mulai awal Oktober 2026, DPP akan menggelar pelatihan teknis bagi operator perwakilan wilayah untuk mempercepat integrasi keanggotaan dan mencegah munculnya kegandaan kartu tanda anggota (KTA).
"Setiap wilayah dan daerah diwajibkan melakukan upload semua berkas verifikasi ke dalam sistem partai termasuk keanggotaan partai, guna menyiapkan verifikasi lebih terukur dan terencana serta lebih cepat dalam prosesnya," tambahnya.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Gema Bangsa, Yani, menegaskan bahwa pemenangan elektoral wajib ditopang strategi saintifik berbasis data, analisis akurat, serta penguatan citra positif partai di ruang publik secara konsisten.
Bappilu juga menginstruksikan pembentukan badan pemenangan di seluruh wilayah rampung paling lambat Oktober, dengan struktur operasional di luar kepengurusan harian partai guna menjaga fokus pemenangan.
Lanjut Yani, memaparkan bahwa pemenangan legislatif maupun eksekutif harus dibangun di atas kalkulasi yang presisi dan berbasis data (data-driven politics).
"Target kita adalah kemenangan elektoral yang nyata. Oleh karena itu, strategi dan taktik pemenangan harus cermat, analitis, dan terukur berbasis data lapangan. Dengan eksekusi maksimal, kita targetkan perolehan kursi yang signifikan di setiap tingkatan," pungkas Yani.
Rangkaian Rakortas DPW di Makassar turut dihadiri jajaran teras DPP Partai Gema Bangsa, antara lain Wakil Ketua Umum Joko Kanigoro yang membedah Pedoman Organisasi tentang Desentralisasi Politik, juga hadir sebagai pembicara Ketua Bidang OKK sekaligus Sekretaris Bappilu Hardiansyah, serta Wakil Ketua Bappilu Muchtar Amma.
(UMI)
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot dan Pertamina Ambil Langkah Taktis Urai Antrean Panjang BBM di Makassar
2
Perkuat Akses Pendanaan Riset BRIN, Riset Jangan Hanya Selesai Diteliti Harus Dimanfaatkan
3
Penjualan Low MPV Toyota Naik 40 Persen, Veloz Hybrid Jadi Pendorong
4
Kurangi Dampak Mobilitas, Gubernur Sulsel Berlakukan Sekolah Daring
5
Keluarga Bayi Meninggal di RSIA Paramount Makassar Siapkan Langkah Hukum
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot dan Pertamina Ambil Langkah Taktis Urai Antrean Panjang BBM di Makassar
2
Perkuat Akses Pendanaan Riset BRIN, Riset Jangan Hanya Selesai Diteliti Harus Dimanfaatkan
3
Penjualan Low MPV Toyota Naik 40 Persen, Veloz Hybrid Jadi Pendorong
4
Kurangi Dampak Mobilitas, Gubernur Sulsel Berlakukan Sekolah Daring
5
Keluarga Bayi Meninggal di RSIA Paramount Makassar Siapkan Langkah Hukum