PLN UID Sulselrabar Dorong 295 UMKM Bulukumba Naik Kelas
Rabu, 15 Jul 2026 13:03
Bersama Pemkab Bulukumba dan Komunitas TDA Bulukumba, PLN UID Sulselrabar menggelar Workshop UMKM Naik Kelas yang diikuti 295 pelaku usaha dari berbagai sektor. Foto/Istimewa
BULUKUMBA - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Bersama Pemerintah Kabupaten Bulukumba dan Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Bulukumba, PLN menggelar Workshop UMKM Naik Kelas yang diikuti 295 pelaku usaha dari berbagai sektor.
Workshop yang berlangsung pada 10–11 Juli 2026 tersebut membekali peserta dengan berbagai materi, mulai dari digitalisasi usaha, strategi pemasaran, branding, pengemasan produk, hingga penguatan peran pemerintah dalam mendukung pengembangan UMKM. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PLN meningkatkan kapasitas pelaku UMKM agar lebih adaptif, inovatif, dan mampu bersaing di era ekonomi digital.
Mewakili Bupati Bulukumba, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Muhammad Daud Kahal, mengapresiasi komitmen PLN yang dinilai konsisten mendukung pengembangan UMKM di daerah.
"Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada PLN yang telah menunjukkan kepedulian nyata melalui program TJSL dalam mendukung pemberdayaan UMKM di Kabupaten Bulukumba. Kolaborasi seperti ini menjadi bukti bahwa pembangunan ekonomi daerah memerlukan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan komunitas. Kami berharap semakin banyak UMKM yang tumbuh, berkembang, dan benar-benar naik kelas sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Muhammad Daud Kahal.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menegaskan bahwa PLN tidak hanya berfokus pada penyediaan listrik, tetapi juga berupaya menghadirkan program yang memberikan dampak sosial dan ekonomi secara berkelanjutan.
"Melalui Program Tanggung Jawab Sosial, kami ingin menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Pemberdayaan UMKM merupakan salah satu bentuk investasi sosial yang kami yakini mampu menciptakan kemandirian ekonomi, membuka peluang usaha, serta meningkatkan daya saing pelaku UMKM. Kami berharap ilmu dan jejaring yang diperoleh melalui workshop ini dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk terus mengembangkan usahanya," kata Edyansyah.
Salah seorang peserta, Erna (25), pemilik UMKM Sabuk Batik Bulukumba, mengaku memperoleh banyak manfaat dari kegiatan tersebut. Selain menambah wawasan mengenai strategi pengembangan usaha, workshop juga membuka peluang memperluas jaringan dengan sesama pelaku UMKM.
"Saya sangat antusias dan bersyukur bisa menjadi peserta workshop ini. Materi yang diberikan tidak hanya mengajarkan cara mengembangkan usaha, tetapi juga memberikan kesempatan untuk bertemu dengan banyak relasi dan menambah wawasan mengenai strategi pengembangan usaha ke depannya. Harapan saya, kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan daya saing UMKM Bulukumba, baik di tingkat lokal maupun nasional," ujarnya.
Melalui kolaborasi antara PLN, Pemerintah Kabupaten Bulukumba, dan TDA Bulukumba, program ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem UMKM, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Workshop yang berlangsung pada 10–11 Juli 2026 tersebut membekali peserta dengan berbagai materi, mulai dari digitalisasi usaha, strategi pemasaran, branding, pengemasan produk, hingga penguatan peran pemerintah dalam mendukung pengembangan UMKM. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PLN meningkatkan kapasitas pelaku UMKM agar lebih adaptif, inovatif, dan mampu bersaing di era ekonomi digital.
Mewakili Bupati Bulukumba, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Muhammad Daud Kahal, mengapresiasi komitmen PLN yang dinilai konsisten mendukung pengembangan UMKM di daerah.
"Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada PLN yang telah menunjukkan kepedulian nyata melalui program TJSL dalam mendukung pemberdayaan UMKM di Kabupaten Bulukumba. Kolaborasi seperti ini menjadi bukti bahwa pembangunan ekonomi daerah memerlukan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan komunitas. Kami berharap semakin banyak UMKM yang tumbuh, berkembang, dan benar-benar naik kelas sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Muhammad Daud Kahal.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menegaskan bahwa PLN tidak hanya berfokus pada penyediaan listrik, tetapi juga berupaya menghadirkan program yang memberikan dampak sosial dan ekonomi secara berkelanjutan.
"Melalui Program Tanggung Jawab Sosial, kami ingin menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Pemberdayaan UMKM merupakan salah satu bentuk investasi sosial yang kami yakini mampu menciptakan kemandirian ekonomi, membuka peluang usaha, serta meningkatkan daya saing pelaku UMKM. Kami berharap ilmu dan jejaring yang diperoleh melalui workshop ini dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk terus mengembangkan usahanya," kata Edyansyah.
Salah seorang peserta, Erna (25), pemilik UMKM Sabuk Batik Bulukumba, mengaku memperoleh banyak manfaat dari kegiatan tersebut. Selain menambah wawasan mengenai strategi pengembangan usaha, workshop juga membuka peluang memperluas jaringan dengan sesama pelaku UMKM.
"Saya sangat antusias dan bersyukur bisa menjadi peserta workshop ini. Materi yang diberikan tidak hanya mengajarkan cara mengembangkan usaha, tetapi juga memberikan kesempatan untuk bertemu dengan banyak relasi dan menambah wawasan mengenai strategi pengembangan usaha ke depannya. Harapan saya, kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan daya saing UMKM Bulukumba, baik di tingkat lokal maupun nasional," ujarnya.
Melalui kolaborasi antara PLN, Pemerintah Kabupaten Bulukumba, dan TDA Bulukumba, program ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem UMKM, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
PT Vale Perluas Pasar UMKM Binaan di Ajang PKK & Dekranas
PT Vale Indonesia Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus melestarikan budaya lokal melalui partisipasi pada HKG PKK Nasional ke-54 dan HUT Dekranas ke-46 di Makassar.
Sabtu, 11 Jul 2026 19:50
News
Pameran Dekranasda di Makassar, Produk UMKM Premium dari 38 Provinsi Jadi Primadona
Sulawesi Selatan resmi menjadi tuan rumah perhelatan akbar pameran Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) seluruh Indonesia, Jumat (10/7/2026).
Jum'at, 10 Jul 2026 16:46
Ekbis
Kolaborasi Pelindo Jasa Maritim & BSI Dukung UMKM Naik Kelas
PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) bersama BSI UMKM Center Makassar memperkuat kolaborasi dalam mendorong transformasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kamis, 09 Jul 2026 15:31
News
PLN UID Sulselrabar Kumpulkan 40 Kantong Darah Lewat Aksi Donor Rutin
PLN UID Sulselrabar kembali menggelar aksi donor darah rutin bekerja sama dengan UPT Transfusi Darah Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan.
Rabu, 08 Jul 2026 17:46
Ekbis
Telkom Gelorakan Transformasi Digital Nasional di HUT ke-61
Telkom memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-61 dengan menggelar rangkaian kegiatan bertajuk Siner61 Transformasi di kawasan The Telkom Hub, Jakarta, Senin (6/7).
Selasa, 07 Jul 2026 18:13
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Himatik FT-UNM Resmi Buka Ice Sport 2026, Diikuti 22 Kelas JTIK
2
Kuota Haji 2027 Kabupaten Maros Capai 453 Orang, Baru 90% yang Melapor
3
HNSI Sulsel Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Turunkan Harga BBM Nelayan
4
Kecam Tindakan Bupati Husniah, DPRD Gowa Tidak akan Lakukan Pemanggilan Ulang
5
Bupati Gowa Husniah Talenrang Tinggalkan Sidang Hak Angket di DPRD
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Himatik FT-UNM Resmi Buka Ice Sport 2026, Diikuti 22 Kelas JTIK
2
Kuota Haji 2027 Kabupaten Maros Capai 453 Orang, Baru 90% yang Melapor
3
HNSI Sulsel Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Turunkan Harga BBM Nelayan
4
Kecam Tindakan Bupati Husniah, DPRD Gowa Tidak akan Lakukan Pemanggilan Ulang
5
Bupati Gowa Husniah Talenrang Tinggalkan Sidang Hak Angket di DPRD