Kuota Haji 2027 Kabupaten Maros Capai 453 Orang, Baru 90% yang Melapor
Selasa, 14 Jul 2026 16:14
Bupati Maros, AS Chaidir Syam bersama jemaah haji 2026 di Asrama Haji Sudiang. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Maros mulai mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1448 H/2027 M mendatang.
Kepala Kantor Kemenhaj Maros, H Ahmad Ihyadin yang dihubungi mengatakan, hingga pertengahan Juli 2026 ini, progres pendataan berkas dan pelaporan jemaah calon haji dilaporkan telah mencapai angka 90 persen.
Berdasarkan data yang dihimpun, kuota jemaah haji reguler untuk Kabupaten Maros pada musim pemberangkatan tahun 2027, ditetapkan sebanyak 453 orang.
"Saat ini sudah mulai pendataan calon jemaah haji pemberangkatan tahun 2027. Kami sudah menginfokan kepada calon jemaah haji yang mendaftar di tahun 2012," ujarnya saat dihubungi, Selasa (14/6/2026).
Selain kuota reguler tersebut kata dia, ada juga alokasi tambahan yang menyasar kelompok prioritas lanjut usia (lansia) sebanyak 10 orang.
Dia mengatakan, khusus untuk Kabupaten Maros, jatah quota calon Jemaah haji yang masuk ke dalam manifest keberangkatan sebanyak 453 orang.
"Mereka merupakan masyarakat yang tercatat melakukan pendaftaran haji hingga batas tanggal 14 Februari 2012 silam," jelasnya.
Dalam proses pemutakhiran data yang sedang berjalan, Kemenhaj Maros mengungkapkan, pihaknya juga menerima sejumlah laporan calon jemaah yang telah meninggal dunia.
"Bagi calon jemaah yang telah wafat, posisinya dipastikan akan segera digantikan oleh masing-masing ahli waris yang sah sesuai ketentuan regulasi keagamaan," katanya.
Sementara itu, batas akhir pengumpulan dan pelaporan berkas dari daerah terbilang cukup ketat. Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenhaj Sulawesi Selatan memberikan tenggat waktu kepada Kemenhaj Maros untuk merampungkan seluruh laporan dokumen jemaah paling lambat pada tanggal 27 Juli 2026.
"Dengan sisa waktu yang tersedia serta capaian pendataan yang kini telah menyentuh 90 persen, kami optimis seluruh proses pemenuhan dokumen administrasi calon jemaah haji asal Kabupaten Maros dapat diselesaikan secara tepat waktu," ujarnya.
Kepala Kantor Kemenhaj Maros, H Ahmad Ihyadin yang dihubungi mengatakan, hingga pertengahan Juli 2026 ini, progres pendataan berkas dan pelaporan jemaah calon haji dilaporkan telah mencapai angka 90 persen.
Berdasarkan data yang dihimpun, kuota jemaah haji reguler untuk Kabupaten Maros pada musim pemberangkatan tahun 2027, ditetapkan sebanyak 453 orang.
"Saat ini sudah mulai pendataan calon jemaah haji pemberangkatan tahun 2027. Kami sudah menginfokan kepada calon jemaah haji yang mendaftar di tahun 2012," ujarnya saat dihubungi, Selasa (14/6/2026).
Selain kuota reguler tersebut kata dia, ada juga alokasi tambahan yang menyasar kelompok prioritas lanjut usia (lansia) sebanyak 10 orang.
Dia mengatakan, khusus untuk Kabupaten Maros, jatah quota calon Jemaah haji yang masuk ke dalam manifest keberangkatan sebanyak 453 orang.
"Mereka merupakan masyarakat yang tercatat melakukan pendaftaran haji hingga batas tanggal 14 Februari 2012 silam," jelasnya.
Dalam proses pemutakhiran data yang sedang berjalan, Kemenhaj Maros mengungkapkan, pihaknya juga menerima sejumlah laporan calon jemaah yang telah meninggal dunia.
"Bagi calon jemaah yang telah wafat, posisinya dipastikan akan segera digantikan oleh masing-masing ahli waris yang sah sesuai ketentuan regulasi keagamaan," katanya.
Sementara itu, batas akhir pengumpulan dan pelaporan berkas dari daerah terbilang cukup ketat. Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenhaj Sulawesi Selatan memberikan tenggat waktu kepada Kemenhaj Maros untuk merampungkan seluruh laporan dokumen jemaah paling lambat pada tanggal 27 Juli 2026.
"Dengan sisa waktu yang tersedia serta capaian pendataan yang kini telah menyentuh 90 persen, kami optimis seluruh proses pemenuhan dokumen administrasi calon jemaah haji asal Kabupaten Maros dapat diselesaikan secara tepat waktu," ujarnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Bupati Maros Bagi-bagi Masker ke ASN
Bupati Maros, AS Chaidir Syam membagi-bagikan masker kepada seluruh ASN. Pembagian masker dilakukan saat apel rutin Pemkab Maros di Lapangan Pallantikang, Senin (12/10/2026).
Senin, 12 Okt 2026 09:58
Sulsel
Kualitas Udara Memburuk, Bupati Maros Imbau Warga Pakai Masker
Kualitas Udara di Kabupaten Maros saat ini terindikasi buruk, yang diakibatkan kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.
Minggu, 11 Okt 2026 09:47
Sulsel
300 Ribu Warga Maros Terdampak Kekeringan, 5 Juta Liter Air Bersih Disalurkan
Kemarau panjang yang melanda hampir semua wilayah Sulawesi Selatan, berdampak pada kekeringan dan minimnya air bersih.
Rabu, 07 Okt 2026 13:03
Sulsel
Siswa SD Maros Juara Panahan Tradisional Sulsel
Moch Idham Khalid Pasya, siswa kelas V Kuttab Al-Azka Maros, meraih juara II pada ajang panahan tradisional tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Rabu, 30 Sep 2026 11:27
Sulsel
ASN di Camba Terindikasi Kasus Narkoba, BKPSDM Bentuk Tim Kode Etik
Seorang aparatur sipil negara (ASN) di Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, terindikasi terlibat dalam kasus narkoba yang diungkap Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan.
Selasa, 29 Sep 2026 14:51
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bakal Calon Ketua Perebutkan 27 Suara di Musda Demokrat Sulsel 2026
2
FIFGROUP Maros Edukasi Pelajar tentang Literasi Keuangan dan Jamsos
3
Penerbangan Kuala Lumpur-Madinah Dibatalkan, 53 Jemaah Umrah Terdampak
4
Akibat Kabut Asap, Pos Polair Parepare Bagikan Masker dan Himbau Nelayan
5
Bawaslu Selayar Temukan 3 Orang Meninggal yang Masuk Daftar Pemilih di Putabangun
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bakal Calon Ketua Perebutkan 27 Suara di Musda Demokrat Sulsel 2026
2
FIFGROUP Maros Edukasi Pelajar tentang Literasi Keuangan dan Jamsos
3
Penerbangan Kuala Lumpur-Madinah Dibatalkan, 53 Jemaah Umrah Terdampak
4
Akibat Kabut Asap, Pos Polair Parepare Bagikan Masker dan Himbau Nelayan
5
Bawaslu Selayar Temukan 3 Orang Meninggal yang Masuk Daftar Pemilih di Putabangun