Pimpin Upacara HUT RI ke-81, Chaidir Syam Soroti Pengangguran hingga Kemarau
Senin, 17 Agu 2026 14:58
Bupati AS Chaidir Syam menyerahkan bendera Merah Putih untuk dikibarkan pada momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Pemerintah Kabupaten Maros menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-81, Senin (17/8/2025).
Upacara berlangsung khidmat di Lapangan Pallantikang, Kompleks Kantor Bupati Maros, Jalan Jenderal Sudirman sekitar pukul 09.30 Wita.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, bertindak langsung sebagai inspektur upacara berdiri di mimbar upacara. Sementara Ketua DPRD Maros, Muh Gemilang Pagessa, mendapat kehormatan membacakan naskah proklamasi.
Chaidir menyebutkan, sebanyak 72 anggota Paskibraka ditugaskan mengibarkan bendera pusaka.
Pengibaran berjalan lancar hingga bendera Merah Putih berkibar di puncak tiang. Pasukan juga menampilkan formasi angka 81.
Upacara berlangsung sekitar satu jam, rampung pukul 10.34 Wita.
Chaidir mengatakan, momentum HUT RI menjadi pengingat bagi pemerintah daerah untuk terus menjalankan program pembangunan.
“Tantangan kita yang paling utama adalah bagaimana kita terus memberikan support dan dukungan untuk pencapaian program-program dari Bapak Presiden yang kita cintai, Bapak Prabowo Subianto, untuk program-program Asta Cita,” ujarnya.
Selain mendukung program pemerintah pusat, Pemkab Maros juga akan terus menjalankan program pembangunan di daerah.
Bupati dua periode ini mengatakan tantangan lain yang tengah dihadapi masyarakat Maros adalah kondisi kemarau akibat fenomena El Nino.
“Kalau tantangan musimnya, ya sekarang lagi El Nino, kemarau. Jadi mudah-mudahan kita bisa hadapi secara bersama,” katanya.
Chaidir juga menyoroti persoalan pengangguran di Kabupaten Maros yang saat ini masih berada di kisaran 8.295 orang.
Dia mengatakan, Pemkab Maros terus berupaya menekan angka tersebut melalui program pelatihan dan peningkatan keterampilan.
“Kita sudah mendapatkan support dari beberapa LPK untuk program pengiriman tenaga kerja ataupun juga membuat mereka bisa terampil,” jelasnya.
Pemkab Maros juga bekerja sama dengan Balai Tenaga Kerja yang berada di Kota Makassar dan Kabupaten Pangkep.
Dari kerja sama tersebut, kata Chaidir, hampir 5.000 pemuda-pemudi Maros telah mendapatkan pelatihan dan dipersiapkan untuk masuk dunia kerja.
“Kita sudah mencetak hampir sekitar 5.000-an pemuda-pemudi Maros yang siap kerja,” katanya.
Program peningkatan keterampilan tersebut dinilai penting karena kebutuhan tenaga kerja saat ini semakin mengarah pada pekerja yang memiliki keahlian tertentu.
Apalagi, sejumlah investasi mulai masuk ke Kabupaten Maros.
“Beberapa investasi masuk di beberapa program di Kabupaten Maros dan beberapa tempat, dia menginginkan tenaga kerja yang punya keterampilan, punya keahlian,” ujarnya.
Selain pelatihan kerja, Pemkab Maros juga mendorong anak muda untuk menciptakan peluang usaha secara mandiri.
Salah satunya melalui pelatihan di bidang usaha kafe dan berbagai program keterampilan lainnya.
Untuk persoalan kemiskinan, Chaidir mengatakan penanganannya dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai pihak.
Menurutnya, pemerintah terus menjalankan sejumlah program bantuan dan pemberdayaan masyarakat.
Salah satunya melalui Program Keluarga Harapan (PKH).
"Warga yang sudah mampu keluar dari kondisi miskin akan menjalani proses graduasi dari program tersebut," sebutnya.
Namun, sebelum dilakukan graduasi, pemerintah memberikan pelatihan dan dukungan modal agar penerima manfaat bisa mandiri secara ekonomi.
“Semua secara multistakeholder, seluruh terlibat. Baik program-program PKH, kemudian terjadi graduasi,” katanya.
Upacara berlangsung khidmat di Lapangan Pallantikang, Kompleks Kantor Bupati Maros, Jalan Jenderal Sudirman sekitar pukul 09.30 Wita.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, bertindak langsung sebagai inspektur upacara berdiri di mimbar upacara. Sementara Ketua DPRD Maros, Muh Gemilang Pagessa, mendapat kehormatan membacakan naskah proklamasi.
Chaidir menyebutkan, sebanyak 72 anggota Paskibraka ditugaskan mengibarkan bendera pusaka.
Pengibaran berjalan lancar hingga bendera Merah Putih berkibar di puncak tiang. Pasukan juga menampilkan formasi angka 81.
Upacara berlangsung sekitar satu jam, rampung pukul 10.34 Wita.
Chaidir mengatakan, momentum HUT RI menjadi pengingat bagi pemerintah daerah untuk terus menjalankan program pembangunan.
“Tantangan kita yang paling utama adalah bagaimana kita terus memberikan support dan dukungan untuk pencapaian program-program dari Bapak Presiden yang kita cintai, Bapak Prabowo Subianto, untuk program-program Asta Cita,” ujarnya.
Selain mendukung program pemerintah pusat, Pemkab Maros juga akan terus menjalankan program pembangunan di daerah.
Bupati dua periode ini mengatakan tantangan lain yang tengah dihadapi masyarakat Maros adalah kondisi kemarau akibat fenomena El Nino.
“Kalau tantangan musimnya, ya sekarang lagi El Nino, kemarau. Jadi mudah-mudahan kita bisa hadapi secara bersama,” katanya.
Chaidir juga menyoroti persoalan pengangguran di Kabupaten Maros yang saat ini masih berada di kisaran 8.295 orang.
Dia mengatakan, Pemkab Maros terus berupaya menekan angka tersebut melalui program pelatihan dan peningkatan keterampilan.
“Kita sudah mendapatkan support dari beberapa LPK untuk program pengiriman tenaga kerja ataupun juga membuat mereka bisa terampil,” jelasnya.
Pemkab Maros juga bekerja sama dengan Balai Tenaga Kerja yang berada di Kota Makassar dan Kabupaten Pangkep.
Dari kerja sama tersebut, kata Chaidir, hampir 5.000 pemuda-pemudi Maros telah mendapatkan pelatihan dan dipersiapkan untuk masuk dunia kerja.
“Kita sudah mencetak hampir sekitar 5.000-an pemuda-pemudi Maros yang siap kerja,” katanya.
Program peningkatan keterampilan tersebut dinilai penting karena kebutuhan tenaga kerja saat ini semakin mengarah pada pekerja yang memiliki keahlian tertentu.
Apalagi, sejumlah investasi mulai masuk ke Kabupaten Maros.
“Beberapa investasi masuk di beberapa program di Kabupaten Maros dan beberapa tempat, dia menginginkan tenaga kerja yang punya keterampilan, punya keahlian,” ujarnya.
Selain pelatihan kerja, Pemkab Maros juga mendorong anak muda untuk menciptakan peluang usaha secara mandiri.
Salah satunya melalui pelatihan di bidang usaha kafe dan berbagai program keterampilan lainnya.
Untuk persoalan kemiskinan, Chaidir mengatakan penanganannya dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai pihak.
Menurutnya, pemerintah terus menjalankan sejumlah program bantuan dan pemberdayaan masyarakat.
Salah satunya melalui Program Keluarga Harapan (PKH).
"Warga yang sudah mampu keluar dari kondisi miskin akan menjalani proses graduasi dari program tersebut," sebutnya.
Namun, sebelum dilakukan graduasi, pemerintah memberikan pelatihan dan dukungan modal agar penerima manfaat bisa mandiri secara ekonomi.
“Semua secara multistakeholder, seluruh terlibat. Baik program-program PKH, kemudian terjadi graduasi,” katanya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
300 Ribu Warga Maros Terdampak Kekeringan, 5 Juta Liter Air Bersih Disalurkan
Kemarau panjang yang melanda hampir semua wilayah Sulawesi Selatan, berdampak pada kekeringan dan minimnya air bersih.
Rabu, 07 Okt 2026 13:03
Sulsel
Siswa SD Maros Juara Panahan Tradisional Sulsel
Moch Idham Khalid Pasya, siswa kelas V Kuttab Al-Azka Maros, meraih juara II pada ajang panahan tradisional tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Rabu, 30 Sep 2026 11:27
Sulsel
ASN di Camba Terindikasi Kasus Narkoba, BKPSDM Bentuk Tim Kode Etik
Seorang aparatur sipil negara (ASN) di Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, terindikasi terlibat dalam kasus narkoba yang diungkap Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan.
Selasa, 29 Sep 2026 14:51
Sulsel
Maros Matangkan Persiapan Penilaian Piala Adipura 2026
Menjelang penilaian piala Adipura 2026 pada Oktober mendatang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mulai mematangkan berbagai persiapan.
Selasa, 29 Sep 2026 11:44
News
Finalis Duta Anti Narkoba Maros Kampanye Bahaya Narkoba Lewat Seni
Sebanyak 32 finalis Duta Anti Narkoba Kabupaten Maros 2026 unjuk gigi mengkampanyekan bahaya Narkoba lewat panggung seni di Grand Mall Maros, Minggu (27/9/2026) malam.
Senin, 28 Sep 2026 10:55
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Daftar Pilrek UNM, Prof Hasmyati Usung Visi Center of Excellence Kependidikan
2
Irmawati Haeruddin Pimpin PUAN PAN Sulsel, Pengurus Diisi Sejumlah Tokoh Perempuan
3
FK UMI Teguhkan Toleransi, Dokter Beragama Kristen Ikuti Pengucapan Sumpah Dokter
4
PAN Sulsel Target 5 Kursi DPR RI dan 10 Kursi DPRD Provinsi di Pileg 2029
5
Pertamina Patra Niaga Sulawesi Tebar 2.000 Paket Sembako untuk Warga Prasejahtera
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Daftar Pilrek UNM, Prof Hasmyati Usung Visi Center of Excellence Kependidikan
2
Irmawati Haeruddin Pimpin PUAN PAN Sulsel, Pengurus Diisi Sejumlah Tokoh Perempuan
3
FK UMI Teguhkan Toleransi, Dokter Beragama Kristen Ikuti Pengucapan Sumpah Dokter
4
PAN Sulsel Target 5 Kursi DPR RI dan 10 Kursi DPRD Provinsi di Pileg 2029
5
Pertamina Patra Niaga Sulawesi Tebar 2.000 Paket Sembako untuk Warga Prasejahtera