Puncak Hari Kesatuan Gerak PKK Maros ke-54, Dorong Program Literasi hingga Tingkat Desa
Rabu, 23 Sep 2026 15:56
Puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 54 tingkat Kabupaten Maros. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 54 tingkat Kabupaten Maros digelar di Grand Mall Maros, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Tim Penggerak PKK Kabupaten Maros untuk memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, sekaligus mendukung upaya mewujudkan Asta Cita menuju Indonesia Emas.
Ketua TP PKK Kabupaten Maros, apt Hj Ulfiah Nur Yusuf Chaidir mengatakan, PKK Maros sangat berperan dalam mendorong berbagai program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Salah satu program yang terus didorong adalah peningkatan literasi yang dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat desa hingga kecamatan.
Perempuan yang biasa disapa Vivi inu menambahkan, program yang menjadi perhatian PKK saat ini di antaranya penguatan Posyandu Era Baru, penurunan angka stunting, hingga penanganan tuberkulosis (TBC).
"Program prioritas kami tetap pada Posyandu Era Baru, penurunan stunting, dan juga TBC," ujarnya.
Dia mengatakan, upaya penanganan stunting di Kabupaten Maros menunjukkan perkembangan.
Berdasarkan capaian terakhir, Maros disebut telah masuk dalam jajaran 10 besar daerah dengan capaian penanganan stunting.
"Alhamdulillah, dari yang terakhir kita sudah berada di bawah 10, maksudnya masuk 10 besar," katanya.
Dalam peringatan HKG PKK ke-54 tersebut, sejumlah kegiatan turut digelar. Salah satunya lomba desa yang melibatkan desa dan kelurahan dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Maros.
Berbagai aspek program PKK dilombakan, mulai dari Dasawisma, Aku Hatinya PKK, perpustakaan desa, Posyandu, PAUD Holistik Integratif hingga administrasi PKK.
Untuk lomba tersebut, Kelurahan Adatongeng, Kecamatan Turikale, keluar sebagai juara umum.
Selain perlombaan, peringatan HKG PKK juga dirangkaikan dengan penyerahan sejumlah bantuan. Bantuan tersebut antara lain mesin jahit, gerobak, serta alat permainan edukatif (APE) untuk pendidikan anak usia dini (PAUD).
Bantuan APE disalurkan kepada sejumlah PAUD yang dinilai masih membutuhkan sarana pendukung pembelajaran. Salah satunya berada di wilayah Kecamatan Bontoa.
Sementara itu, Bupati Maros AS Chaidir Syam Pemerintah Kabupaten Maros menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi PKK dalam mendukung berbagai program pembangunan.
Dia mengatakan PKK selama ini menjadi salah satu mitra pemerintah dalam menjalankan program, khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
"Di HKG yang ke-54 ini, pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada PKK yang terus membantu program pembangunan," ujarnya.
Ia menyebut sejumlah program yang didukung PKK, mulai dari penurunan stunting, penguatan literasi hingga transformasi Posyandu menjadi Posyandu Era Baru.
Menurutnya, Posyandu Era Baru memiliki cakupan pelayanan yang lebih luas dengan mengacu pada enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
"PKK termasuk yang terdepan dalam menyokong dan mendukung lahirnya Posyandu Era Baru ini," katanya.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Tim Penggerak PKK Kabupaten Maros untuk memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, sekaligus mendukung upaya mewujudkan Asta Cita menuju Indonesia Emas.
Ketua TP PKK Kabupaten Maros, apt Hj Ulfiah Nur Yusuf Chaidir mengatakan, PKK Maros sangat berperan dalam mendorong berbagai program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Salah satu program yang terus didorong adalah peningkatan literasi yang dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat desa hingga kecamatan.
Perempuan yang biasa disapa Vivi inu menambahkan, program yang menjadi perhatian PKK saat ini di antaranya penguatan Posyandu Era Baru, penurunan angka stunting, hingga penanganan tuberkulosis (TBC).
"Program prioritas kami tetap pada Posyandu Era Baru, penurunan stunting, dan juga TBC," ujarnya.
Dia mengatakan, upaya penanganan stunting di Kabupaten Maros menunjukkan perkembangan.
Berdasarkan capaian terakhir, Maros disebut telah masuk dalam jajaran 10 besar daerah dengan capaian penanganan stunting.
"Alhamdulillah, dari yang terakhir kita sudah berada di bawah 10, maksudnya masuk 10 besar," katanya.
Dalam peringatan HKG PKK ke-54 tersebut, sejumlah kegiatan turut digelar. Salah satunya lomba desa yang melibatkan desa dan kelurahan dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Maros.
Berbagai aspek program PKK dilombakan, mulai dari Dasawisma, Aku Hatinya PKK, perpustakaan desa, Posyandu, PAUD Holistik Integratif hingga administrasi PKK.
Untuk lomba tersebut, Kelurahan Adatongeng, Kecamatan Turikale, keluar sebagai juara umum.
Selain perlombaan, peringatan HKG PKK juga dirangkaikan dengan penyerahan sejumlah bantuan. Bantuan tersebut antara lain mesin jahit, gerobak, serta alat permainan edukatif (APE) untuk pendidikan anak usia dini (PAUD).
Bantuan APE disalurkan kepada sejumlah PAUD yang dinilai masih membutuhkan sarana pendukung pembelajaran. Salah satunya berada di wilayah Kecamatan Bontoa.
Sementara itu, Bupati Maros AS Chaidir Syam Pemerintah Kabupaten Maros menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi PKK dalam mendukung berbagai program pembangunan.
Dia mengatakan PKK selama ini menjadi salah satu mitra pemerintah dalam menjalankan program, khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
"Di HKG yang ke-54 ini, pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada PKK yang terus membantu program pembangunan," ujarnya.
Ia menyebut sejumlah program yang didukung PKK, mulai dari penurunan stunting, penguatan literasi hingga transformasi Posyandu menjadi Posyandu Era Baru.
Menurutnya, Posyandu Era Baru memiliki cakupan pelayanan yang lebih luas dengan mengacu pada enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
"PKK termasuk yang terdepan dalam menyokong dan mendukung lahirnya Posyandu Era Baru ini," katanya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
11 Ribu Kendaraan di Maros Tunggak Pajak, Samsat Gelar Penertiban
Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Maros menggelar penertiban kendaraan bermotor di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Pasar Sentral Maros, Rabu (23/9/2026).
Rabu, 23 Sep 2026 12:30
Sulsel
Capaian PAD di Bawah 70%, Enam OPD Maros Dapat Raport Merah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros meminta enam organisasi perangkat daerah (OPD) yang realisasi pendapatannya masih di bawah 70 persen untuk menggenjot capaian hingga mendekati target tersebut pada September 2026.
Rabu, 16 Sep 2026 13:33
Sulsel
Bapenda dan BPN Maros Integrasikan Data Pertanahan dan Perpajakan
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Maros menjalin kerja sama dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Maros untuk mengintegrasikan data pertanahan dan data perpajakan daerah.
Senin, 14 Sep 2026 11:19
Sulsel
BBM Langka, ASN Pemkab Maros Bekerja dari Rumah Mulai 14 September
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros kembali menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi aparatur sipil negara (ASN).
Minggu, 13 Sep 2026 09:37
Sulsel
BBM Langka, Sekolah di Maros Beralih ke Pembelajaran Daring
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mengalihkan sementara proses pembelajaran bagi murid jenjang TK, SD, dan SMP ke sistem daring atau online.
Minggu, 13 Sep 2026 07:44
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Matangkan Pelaksanaan SKD Poltekpin 2026, 132 Peserta Siap Ikuti Seleksi
2
Tallasa City Groundbreaking Private Club House dan Siapkan Perencanaan Masjid di Cluster Alstonia
3
Guru Jeneponto Ikuti Bimtek Literasi dan Numerasi
4
Sengketa HPL Malili, Pemkab Lutim Siap Jadi Pihak Intervensi di PTUN Makassar
5
Bukan Cuma Jago Prompting, Telkomsel Ungkap Talenta yang Dibutuhkan di Era AI
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Matangkan Pelaksanaan SKD Poltekpin 2026, 132 Peserta Siap Ikuti Seleksi
2
Tallasa City Groundbreaking Private Club House dan Siapkan Perencanaan Masjid di Cluster Alstonia
3
Guru Jeneponto Ikuti Bimtek Literasi dan Numerasi
4
Sengketa HPL Malili, Pemkab Lutim Siap Jadi Pihak Intervensi di PTUN Makassar
5
Bukan Cuma Jago Prompting, Telkomsel Ungkap Talenta yang Dibutuhkan di Era AI