Cegah Stunting, Pemkab Maros Libatkan 11 Perusahaan jadi Orang Tua Asuh
Senin, 02 Nov 2026 14:27
Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur bersama perwakilan perusahaan yang ikut mendukung program Genting. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros terus memperkuat upaya pencegahan stunting melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).
Tercatat ada sekitar 11 perusahaan yang ada di Kabupaten Maros mengambil peran dan menjadi orang tua asuh cegah stunting.
Wakil Bupati Maros, Andi Muetaziem Mansyur mengatakan, progam ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk berpartisipasi dalam membantu pemenuhan kebutuhan gizi serta mendukung penanganan stunting di Kabupaten Maros.
"Program Genting ini merupakan gerakan yang melibatkan berbagai pihak sebagai bentuk kepedulian terhadap pencegahan stunting," ujarnya.
Melalui program ini kata mantan Kadis PUPR Maros, diharapkan penanganan dan pencegahan stunting tidak hanya terpusat di Pemerintah semata.
Gerakan tersebut tidak hanya dilaksanakan di Kabupaten Maros, tetapi juga menjadi gerakan nasional yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.
"Program Genting ini, tidak hanya terlaksana di Maros, tpi di daerah-daerah lain juga melaksanakan program Genting ini. Artinya memang pencegahan stunting membutuhkan peran instansi lain," jelasnya.
Dia menjelaskan, pelaksanaan program Genting di Maros saat ini telah memasuki tahap ketiga. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara berkala setiap tiga bulan.
Pria yang biasa disapa Opu ini menambahkan, dirinya melihat keterlibatan sejumlah pemangku kepentingan sebagai bagian penting dalam mendukung keberlanjutan program tersebut.
Muetazim berharap, keterlibatan berbagai pihak dalam program Genting dapat memperkuat kolaborasi dalam menekan angka stunting di Maros.
Kepala Dinas Perlindungan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP3A), Muhammad Aris menambahkan, untuk kali ini, ada sekitar 11 perusahaan yang menjadi orang tua asuh pencegahan Stunting, beberapa di antaranya, PT Semen Bosowa, Baznas, Grand Mall, Japfa, PT Satwa Utama Raya, Grand Town Maros, Yayasan Generasi Madani, Zazil Bakeri, Bank Sulselbar, CV Sumber galian dan PT Avian Fuel Terminal Manager Hasanuddin.
Dia menjelaskan, berdasarkan data keluarga beresiko stunting (KRS) 2025, ada sekitar 11.777 keluarga yang masuk dalam daftar KRS.
Dari jumlah ini, Genting 2026 menargetkan 1.809 KRS sasaran target. Pelaksanaan program Genting telah berlangsung sejak awal Januari 2026. Dengan total capaian 3.072 sasaran.
"Capaian ini telah melampaui. Kita awalnya hanya menargetkan sekitar 1.809 sasaran, tapi Alhamdulillah bisa sampai hingga 3.072 sasaran atau capaian target meningkat 169,9%,. Dengan angka tersebut artinya, target GENTING Kabupaten Maros tahun 2026 telah terlampaui sebesar 25,6%," pungkasnya.
Tercatat ada sekitar 11 perusahaan yang ada di Kabupaten Maros mengambil peran dan menjadi orang tua asuh cegah stunting.
Wakil Bupati Maros, Andi Muetaziem Mansyur mengatakan, progam ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk berpartisipasi dalam membantu pemenuhan kebutuhan gizi serta mendukung penanganan stunting di Kabupaten Maros.
"Program Genting ini merupakan gerakan yang melibatkan berbagai pihak sebagai bentuk kepedulian terhadap pencegahan stunting," ujarnya.
Melalui program ini kata mantan Kadis PUPR Maros, diharapkan penanganan dan pencegahan stunting tidak hanya terpusat di Pemerintah semata.
Gerakan tersebut tidak hanya dilaksanakan di Kabupaten Maros, tetapi juga menjadi gerakan nasional yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.
"Program Genting ini, tidak hanya terlaksana di Maros, tpi di daerah-daerah lain juga melaksanakan program Genting ini. Artinya memang pencegahan stunting membutuhkan peran instansi lain," jelasnya.
Dia menjelaskan, pelaksanaan program Genting di Maros saat ini telah memasuki tahap ketiga. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara berkala setiap tiga bulan.
Pria yang biasa disapa Opu ini menambahkan, dirinya melihat keterlibatan sejumlah pemangku kepentingan sebagai bagian penting dalam mendukung keberlanjutan program tersebut.
Muetazim berharap, keterlibatan berbagai pihak dalam program Genting dapat memperkuat kolaborasi dalam menekan angka stunting di Maros.
Kepala Dinas Perlindungan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP3A), Muhammad Aris menambahkan, untuk kali ini, ada sekitar 11 perusahaan yang menjadi orang tua asuh pencegahan Stunting, beberapa di antaranya, PT Semen Bosowa, Baznas, Grand Mall, Japfa, PT Satwa Utama Raya, Grand Town Maros, Yayasan Generasi Madani, Zazil Bakeri, Bank Sulselbar, CV Sumber galian dan PT Avian Fuel Terminal Manager Hasanuddin.
Dia menjelaskan, berdasarkan data keluarga beresiko stunting (KRS) 2025, ada sekitar 11.777 keluarga yang masuk dalam daftar KRS.
Dari jumlah ini, Genting 2026 menargetkan 1.809 KRS sasaran target. Pelaksanaan program Genting telah berlangsung sejak awal Januari 2026. Dengan total capaian 3.072 sasaran.
"Capaian ini telah melampaui. Kita awalnya hanya menargetkan sekitar 1.809 sasaran, tapi Alhamdulillah bisa sampai hingga 3.072 sasaran atau capaian target meningkat 169,9%,. Dengan angka tersebut artinya, target GENTING Kabupaten Maros tahun 2026 telah terlampaui sebesar 25,6%," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Pemkab Maros Siapkan Rp32,5 M untuk Gaji 10.992 ASN, Tanggal Merah Tetap Cair
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mengalokasikan anggaran sebesar Rp32,5 miliar untuk pembayaran gaji 10.992 aparatur sipil negara (ASN) di lingkup pemerintah daerah.
Minggu, 01 Nov 2026 13:03
News
Ribuan Kader PKK Maros Ikuti Jambore di Camba
Ribuan kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, mengikuti Jambore PKK.
Sabtu, 31 Okt 2026 12:02
Sulsel
Posyandu Maros Didorong Layani Enam Bidang Dasar
Posyandu di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, didorong bertransformasi menjadi pusat pelayanan masyarakat yang mencakup enam bidang pelayanan dasar, tidak lagi terbatas pada kesehatan ibu dan anak.
Kamis, 29 Okt 2026 15:19
Sports
Bonus Peraih Emas Naik, Maros Bidik Tiga Besar Porprov
Bonus atlet Kabupaten Maros untuk peraih medali emas pada Porprov XVIII Sulawesi Selatan 2026 naik menjadi Rp20 juta per medali. Sementara itu, besaran bonus untuk peraih medali perunggu masih dalam tahap perhitungan.
Kamis, 29 Okt 2026 10:03
Sulsel
Pemkab Maros Siapkan Rp5 Miliar untuk Program Satu Desa Satu Hafiz
Pemerintah Kabupaten Maros meluncurkan program Satu Desa Satu Hafiz bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2026).
Rabu, 28 Okt 2026 17:08
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sekda Gowa Ajak Masyarakat Pattallassang Hidup Sehat dengan Aktif Bergerak
2
Senior dan Tokoh Kampus Diharap Turut Jaga Suasana Sejuk Pilrek UNM
3
Tamsil Linrung Desak Kapolri Sanksi Polisi yang Terlibat Intimidasi Santriwati di Sukoharjo
4
Puluhan UMKM di Makassar Sunday Market Diberi Informasi Layanan Kekayaan Intelektual
5
Ranperkada Jeneponto Tentang Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah Diharmonisasi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sekda Gowa Ajak Masyarakat Pattallassang Hidup Sehat dengan Aktif Bergerak
2
Senior dan Tokoh Kampus Diharap Turut Jaga Suasana Sejuk Pilrek UNM
3
Tamsil Linrung Desak Kapolri Sanksi Polisi yang Terlibat Intimidasi Santriwati di Sukoharjo
4
Puluhan UMKM di Makassar Sunday Market Diberi Informasi Layanan Kekayaan Intelektual
5
Ranperkada Jeneponto Tentang Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah Diharmonisasi