Siswa SD Maros Juara Panahan Tradisional Sulsel

Rabu, 30 Sep 2026 11:27
Siswa SD Maros Juara Panahan Tradisional Sulsel
Moch Idham Khalid Pasya, juara II pada ajang panahan tradisional. Foto: Istimewa
Comment
Share
MAROS - Moch Idham Khalid Pasya, siswa kelas V Kuttab Al-Azka Maros, meraih juara II pada ajang panahan tradisional tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Prestasi tersebut diraih setelah Idham melewati persaingan dengan 95 peserta lainnya. Ia harus melalui beberapa tahap penyisihan hingga tersisa empat pemanah yang bersaing memperebutkan posisi juara.

"Seleksinya cukup ketat, mulai dari 95 orang sampai akhirnya tersisa 4 orang pemanah," jelasnya.

Idham mengaku mulai menyukai panahan tradisional setelah sering menonton film kartun islami. Dari sana, ia terinspirasi untuk menekuni olahraga tersebut.

"Terinspirasi dari salah satu sahabat Rasulullah, Saad bin Abi Waqqas yang dikenal jago memanah," ujarnya.

Untuk meningkatkan kemampuannya, Idham mengikuti latihan rutin setiap Ahad di Masjid Cheng Hoo, Makassar, mulai pagi hingga sore.

Pada hari sekolah, ia berlatih secara mandiri di rumah. Waktu latihan harus dibagi dengan kegiatan belajar, menghafal Al-Qur'an, dan mengerjakan tugas sekolah.

Meski masih duduk di kelas V SD, Idham telah memiliki target untuk melanjutkan prestasinya hingga tingkat internasional.

"Targetnya bisa sampai internasional. Cita-citanya menjadi atlet panahan tradisional profesional yang bisa mendunia," ujarnya.

Latihan di Teras Rumah

Ibu Idham, Aisyah, mengatakan keluarga memberikan dukungan penuh terhadap aktivitas olahraga yang ditekuni putranya.

"Kami sekeluarga memang sangat mendukung. Ayahnya juga ikut terjun ke olahraga itu gara-gara anaknya," katanya.

Selain berlatih di Masjid Cheng Hoo, Idham aktif mengikuti berbagai kejuaraan panahan tradisional yang dapat dijangkau bersama keluarganya.

Aisyah mengatakan perjalanan Idham masih panjang. Namun, dukungan keluarga dan konsistensi latihan diharapkan menjadi bekal bagi putranya untuk terus berkembang dan meraih prestasi lebih tinggi.

"Setiap malam dia latihan di teras rumah. Kami memang siapkan alatnya karena tidak sempat ke tempat latihan," ujarnya.

Aisyah bersyukur atas pencapaian putranya. Menurutnya, Idham tidak hanya mengikuti kompetisi di Maros, tetapi juga sejumlah kejuaraan di luar daerah, termasuk Makassar dan daerah lainnya.

"Tahun lalu dia juga ikut FORNAS di Lombok dan alhamdulillah juara II untuk kategori beregu," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru