Menipis, Stok Air Bersih di Lekopancing Diprediksi Hanya Bertahan 3 Pekan
Rabu, 12 Agu 2026 11:35
Kondisi terkini di Leko Pancing, Maros. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Memasuki musim kemarau, debit air baku di sejumlah sumber air milik PDAM Tirta Bantimurung Maros mulai mengalami penurunan, salah satunya adalah Lekopancing.
Kondisi tersebut diperkirakan akan terus berlanjut sampai tiga pekan ke depan jika tidak terjadi hujan.
Direktur PDAM Tirta Bantimurung Maros Muhammad Shalahuddin mengatakan, salah satu sumber air yang menjadi andalan saat ini sudah menunjukkan penyusutan debit.
Berdasarkan pengalaman pada musim kemarau sebelumnya, sumber air tersebut bahkan dapat mengering sehingga tidak dapat dioperasikan.
"Debit air sudah mulai menurun. Diperkirakan dua hingga tiga pekan ke depan sumber air di Lekopancing bisa mengering. Seperti yang terjadi pada 2023, saat kemarau panjang, instalasi tersebut tidak beroperasi selama 45 hari karena kering," ujarnya.
Meski demikian, dia memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.
"Pasokan air akan dialihkan dari instalasi lain yang masih memiliki ketersediaan air karena seluruh jaringan distribusi PDAM saling terhubung," ujarnya kepada awak media.
Selain melakukan pengalihan distribusi, PDAM juga menyiapkan layanan distribusi air bersih menggunakan mobil tangki ke wilayah yang mengalami penurunan tekanan atau gangguan pasokan. Air akan disalurkan melalui tandon yang telah disiapkan.
"Air tetap mengalir karena kami melakukan backup dari instalasi lain. Kalau ada wilayah yang debitnya berkurang, kami suplai menggunakan mobil tangki dan tandon," katanya.
Saat ini, PDAM Tirta Bantimurung Maros melayani lebih dari 24 ribu pelanggan yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Maros.
Manajemen berharap masyarakat dapat menggunakan air secara bijak selama musim kemarau untuk menjaga ketersediaan pasokan hingga musim hujan tiba.
Kondisi tersebut diperkirakan akan terus berlanjut sampai tiga pekan ke depan jika tidak terjadi hujan.
Direktur PDAM Tirta Bantimurung Maros Muhammad Shalahuddin mengatakan, salah satu sumber air yang menjadi andalan saat ini sudah menunjukkan penyusutan debit.
Berdasarkan pengalaman pada musim kemarau sebelumnya, sumber air tersebut bahkan dapat mengering sehingga tidak dapat dioperasikan.
"Debit air sudah mulai menurun. Diperkirakan dua hingga tiga pekan ke depan sumber air di Lekopancing bisa mengering. Seperti yang terjadi pada 2023, saat kemarau panjang, instalasi tersebut tidak beroperasi selama 45 hari karena kering," ujarnya.
Meski demikian, dia memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.
"Pasokan air akan dialihkan dari instalasi lain yang masih memiliki ketersediaan air karena seluruh jaringan distribusi PDAM saling terhubung," ujarnya kepada awak media.
Selain melakukan pengalihan distribusi, PDAM juga menyiapkan layanan distribusi air bersih menggunakan mobil tangki ke wilayah yang mengalami penurunan tekanan atau gangguan pasokan. Air akan disalurkan melalui tandon yang telah disiapkan.
"Air tetap mengalir karena kami melakukan backup dari instalasi lain. Kalau ada wilayah yang debitnya berkurang, kami suplai menggunakan mobil tangki dan tandon," katanya.
Saat ini, PDAM Tirta Bantimurung Maros melayani lebih dari 24 ribu pelanggan yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Maros.
Manajemen berharap masyarakat dapat menggunakan air secara bijak selama musim kemarau untuk menjaga ketersediaan pasokan hingga musim hujan tiba.
(MAN)
Berita Terkait
News
Kelola APBD Rp1,5 Triliun, Maros Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Daerah
Kabupaten Maros meraih penghargaan juara I dalam pengelolaan keuangan daerah untuk kategori kabupaten dengan kemampuan keuangan rendah di Sulawesi Selatan (Sulsel).
Selasa, 11 Agu 2026 14:36
Sulsel
Pemkab Maros Hemat Tagihan Listrik Rp40 Juta per Bulan dari Kebijakan WFH
Penerapan kebijakan Work From Home (WFH) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maros mampu menekan penggunaan listrik. Penghematan tagihan listrik disebut mencapai sekitar Rp40 juta per bulan.
Selasa, 11 Agu 2026 13:17
Sulsel
Ribuan Warga Terdampak Kemarau, Pemkab Maros Bagikan 16 Tangki Air Bersih per Hari
Pemerintah Kabupaten Maros mulai menyalurkan bantuan air bersih bagi 6.738 warga yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau panjang dan fenomena El Nino.
Selasa, 11 Agu 2026 12:45
Sulsel
Kepala Bapenda Maros Ferdiansyah Raih Tiga Penghargaan
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Maros, M. Ferdiansyah, meraih tiga penghargaan atas pengabdian dan kontribusinya dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Maros.
Selasa, 11 Agu 2026 09:20
News
Dilanda Kekeringan, Empat Kecamatan di Maros Masuk Zona Merah
Sebanyak empat kecamatan di Kabupaten Maros ditetapkan sebagai zona merah kekeringan akibat krisis air bersih yang semakin parah pada musim kemarau tahun ini.
Kamis, 06 Agu 2026 14:11
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tokoh Senior Dorong Hamzah Pangki Kembali Memimpin Golkar Bulukumba
2
BKKBN Sulsel Gelar Lomba Unik Antar Tim Kerja Semarakkan Hut Ke-81 RI
3
Pura-pura Tak Punya Keluarga, Pria Ini Diduga Curi HP dan Uang Rp3,2 Juta di Burau Lutim
4
Pendataan Perlinsos Digital Capai 50.088 KK, Wali Kota Appi Targetkan Makassar Tembus 70 Persen
5
Pengadilan Agama Maros Cabut Hak Perwalian Orang Tua
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tokoh Senior Dorong Hamzah Pangki Kembali Memimpin Golkar Bulukumba
2
BKKBN Sulsel Gelar Lomba Unik Antar Tim Kerja Semarakkan Hut Ke-81 RI
3
Pura-pura Tak Punya Keluarga, Pria Ini Diduga Curi HP dan Uang Rp3,2 Juta di Burau Lutim
4
Pendataan Perlinsos Digital Capai 50.088 KK, Wali Kota Appi Targetkan Makassar Tembus 70 Persen
5
Pengadilan Agama Maros Cabut Hak Perwalian Orang Tua