Warga Minta Keterwakilan Kerja, Pemkab Luwu Timur Pertemukan dengan PT TPE

Selasa, 29 Sep 2026 16:58
Warga Minta Keterwakilan Kerja, Pemkab Luwu Timur Pertemukan dengan PT TPE
Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam. Foto: Istimewa
Comment
Share
LUWU TIMUR - Warga Dusun Togo, Desa Balambano, Kecamatan Wasuponda, mempersoalkan kejelasan rekrutmen karyawan PT Tiga Pilar Ekonomi (TPE).

Persoalan itu dibawa ke meja mediasi di Aula Kantor Camat Nuha, Senin (28/09/26), yang dipimpin Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam.

Menurut Irwan, sebagian warga yang mengajukan diri sudah melewati pelatihan, medical check-up (MCU), hingga pemotretan kartu identitas.

"Saya berharap perusahaan berlaku adil, terkhusus bagi anak-anak di Dusun Togo. Pihak warga sadar tidak meminta seluruhnya diakomodir, tetapi setidaknya ada keterwakilan," kata Irwan.

HRD PT TPE, Febrian, menyatakan seleksi diterapkan dengan tahapan yang sama di Malili, Wasuponda, dan Nuha.

Perusahaan berjanji mengakomodasi calon pekerja yang diusulkan dan telah lolos MCU, badge, serta pelatihan.

Rapat turut dihadiri Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur Jihadin Peruge, Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan Aswan Aziz, Kepala Disnaker Joni Patabi, dan Camat Nuha Arief Fadillah.

Usai mediasi di Nuha, Irwan melanjutkan pertemuan di Aula Sasana Praja dengan warga Dusun Kawasule dan Dusun Karebbe, Kecamatan Malili, yang lahan pertaniannya tenggelam.

Ia menyebut PT Vale berjanji membayar ganti rugi pada November 2026 dan meminta perusahaan mengeruk sungai.

Irwan mengimbau warga mengedepankan dialog sebelum menggelar aksi. "Ruang dialog perlu didahulukan agar solusinya adil dan kondusif," ujarnya.
(GUS)
Berita Terkait
Berita Terbaru