Wisuda 2.866 Lulusan, Rektor UMI Ungkap Peran Beasiswa Afirmasi

Jum'at, 28 Agu 2026 15:20
Wisuda 2.866 Lulusan, Rektor UMI Ungkap Peran Beasiswa Afirmasi
Suasana prosesi wisuda UMI di Phinisi Ballroom, Claro Hotel Makassar, Jumat (28/8/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Comment
Share
MAKASSAR - Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar menggelar prosesi wisuda yang diikuti 2.866 lulusan di Phinisi Ballroom, Claro Hotel Makassar, Jumat (28/8/2026).

Sidang senat terbuka tersebut mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari program diploma, strata satu (S1), strata dua (S2), doktor (S3), hingga sejumlah program profesi.

Rektor UMI Makassar, Prof Hambali Thalib, berpesan kepada para lulusan untuk menjaga nama baik almamater setelah menyelesaikan pendidikan.

"Pesan pertama bagi para alumni adalah jagalah almamater. Tunjukkanlah pada masyarakat bahwa para alumni ini lahir dari sebuah perguruan tinggi yang punya karakter, napas keislaman, serta pendidikan yang misinya melahirkan manusia yang berilmu amaliah, beramal ilmiah, berakhlak karimah, serta berdaya saing," pesannya.

Ia juga mendorong para lulusan untuk berani berkompetisi dan memberikan kontribusi di bidang masing-masing dengan bekal ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama menjalani pendidikan.

"Kami mendorong para alumni untuk menunjukkan pada masyarakat bahwa mereka bisa berkompetisi, bisa berkontribusi di tengah masyarakat dengan keterampilan dan ilmu yang dimiliki, serta karakter sebagai sarjana yang lahir dari kampus yang berbasiskan keislaman," imbuhnya.

Selain berbicara mengenai lulusan, Prof Hambali menjelaskan kebijakan beasiswa afirmasi yang diterapkan UMI. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan langkah yang diambil dengan mempertimbangkan kondisi mahasiswa.

"Terkait adanya beasiswa afirmasi, hal itu ditempuh sebagai sebuah kebijakan dalam pertimbangan berbagai hal, salah satunya pertimbangan kemanusiaan. Karena kalau tidak dilakukan begitu, ada dampak negatifnya bagi alumni, bahwa ternyata banyak mahasiswa drop out," jelasnya kepada awak media.

Menurut Prof Hambali, kebijakan tersebut bertujuan membantu mahasiswa menyelesaikan pendidikan sekaligus memberikan dampak positif bagi mereka setelah menjadi alumni.

"Sehingga kami mengambil kebijakan membantu, tapi di sisi lain juga bisa membawa dampak positif bagi alumni, dan terutama pertimbangan-pertimbangan kemanusiaan pada masyarakat," tambahnya saat ditemui di Jasmine Room Claro Makassar.

Guru Besar Ilmu Hukum Tata Negara Fakultas Hukum UMI tersebut mengatakan kondisi mahasiswa yang menjadi pertimbangan pemberian bantuan cukup beragam.

"Dengan berbagai latar, ada karena meninggal orang tua, ada karena drop out usaha, ada karena macam-macam. Yang jelas, kalau tidak dilakukan itu, maka otomatis mereka tidak bisa menyelesaikan kuliah," sebutnya saat dikonfirmasi setelah kegiatan wisuda.

Prof Hambali menambahkan, kebijakan yang disebut sebagai "wujud ukhuwah" tersebut telah berlangsung secara berkelanjutan dan tidak baru diterapkan pada tahun ini.

"Kebijakan "wujud ukhuwah" berdampak ini sudah berlangsung, bukan hari ini saja. Dalam berbagai scene (bagian) ada beasiswa yang dijalankan oleh Yandri Susanto, ada beasiswa yang terkait dengan prestasi, ada beasiswa bagi penghafal Quran, dan sebagainya," pungkasnya.

Sebagai informasi, UMI menggelar dua kali prosesi wisuda di Claro Hotel Makassar. Pada Kamis 27/8/2026, sebanyak 1.574 dan Jumat 28/8/2026, sebanyak 1.292 dengan total 2.866 wisudawan.
(MAN)
Berita Terkait
Orang Tua Meninggal hingga Kehilangan Pekerjaan, UMI Bantu 121 Mahasiswa Selesaikan Kuliah
News
Orang Tua Meninggal hingga Kehilangan Pekerjaan, UMI Bantu 121 Mahasiswa Selesaikan Kuliah
Tidak semua mahasiswa yang terlambat menyelesaikan kuliah kehilangan semangat belajar. Ada yang justru sudah menyelesaikan hampir seluruh proses akademiknya.
Jum'at, 28 Agu 2026 07:57
UMI Bawa Layanan Kesehatan ke Pengungsian Penyintas Gempa NTT
News
UMI Bawa Layanan Kesehatan ke Pengungsian Penyintas Gempa NTT
Sejumlah warga Kampung Nggori atau Gendang Gori, Desa Bangka John, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih bertahan di tenda pengungsian setelah gempa mengguncang wilayah tersebut pada 15 Agustus 2026.
Kamis, 27 Agu 2026 22:43
UMI-Kemenhaj Sulsel Bahas Rencana Kerja Sama Layanan Kesehatan Jamaah
News
UMI-Kemenhaj Sulsel Bahas Rencana Kerja Sama Layanan Kesehatan Jamaah
Pimpinan Universitas Muslim Indonesia (UMI) melakukan silaturrahim dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan, HM Ikbal Ismail, di Kantor Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulsel, Kompleks Asrama Haji Sudiang
Rabu, 26 Agu 2026 15:09
UMI Bangun IT Center Lima Lantai, Ditargetkan Rampung 2028
News
UMI Bangun IT Center Lima Lantai, Ditargetkan Rampung 2028
UMI memulai pembangunan Pusat Gedung IT Center atau UMI Connection di Jalan Urip Sumiharjo, Kota Makassar, Rabu (26/8/2026). Pembangunan gedung lima lantai tersebut ditargetkan rampung pada 2028.
Rabu, 26 Agu 2026 14:36
UKI Paulus & UMI Makassar Kembangkan Penangkaran Kedelai Adaptif Iklim di Desa Jenetaesa
News
UKI Paulus & UMI Makassar Kembangkan Penangkaran Kedelai Adaptif Iklim di Desa Jenetaesa
Universitas Kristen Indonesia Paulus (UKI Paulus) bersama Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar menerapkan model penangkaran kedelai adaptif perubahan iklim di Desa Jenetaesa, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros.
Senin, 24 Agu 2026 22:40
Berita Terbaru