PLN UIP Sulawesi Tanam 81 Fragmen Karang untuk Pulihkan Ekosistem Samalona

Kamis, 27 Agu 2026 19:49
PLN UIP Sulawesi Tanam 81 Fragmen Karang untuk Pulihkan Ekosistem Samalona
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menanam 81 fragmen karang di Pulau Samalona, Makassar. Foto/Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menanam 81 fragmen karang di Pulau Samalona, Makassar, Jumat (21/8), sebagai bagian dari upaya memulihkan ekosistem terumbu karang sekaligus memperkuat ketahanan pesisir.

Kegiatan bertajuk Adopsi Karang Pulau Samalona tersebut ditandai dengan penempatan 10 media transplantasi yang menjadi rumah bagi 81 fragmen karang. Jumlah fragmen karang dipilih sebagai simbol HUT ke-81 Republik Indonesia. Program ini dilaksanakan PLN UIP Sulawesi bersama GGI Scuba, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, dan Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang.

Pulau Samalona memiliki keanekaragaman hayati bawah laut yang tinggi dan berperan sebagai salah satu benteng alami pesisir dari ancaman abrasi. Namun, tekanan aktivitas manusia, sedimentasi, serta kerusakan fisik dalam beberapa waktu terakhir turut menyebabkan degradasi pada sejumlah area terumbu karang di kawasan tersebut.

Dalam kegiatan ini, fragmen karang ditempelkan pada media transplantasi di tepi pantai sebelum dibawa ke dasar laut oleh tim GGI Scuba bersama PLN UIP Sulawesi. Fragmen tersebut selanjutnya diharapkan dapat tumbuh dan membentuk habitat baru bagi berbagai biota laut.

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengatakan pelestarian lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan.

“Sebanyak 81 fragmen karang yang kami adopsi kali ini menjadi simbol HUT ke-81 Republik Indonesia sekaligus pengingat bahwa semangat kemerdekaan juga dapat diwujudkan melalui aksi nyata menjaga lingkungan. Kami berharap fragmen karang ini dapat tumbuh menjadi rumah, tempat mencari makan, dan perlindungan bagi biota laut, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir,” ujarnya.

Perwakilan DLH Kota Makassar, Muh. Ikram Nur, mengapresiasi inisiatif PLN UIP Sulawesi dalam mendukung pelestarian ekosistem laut di Pulau Samalona.

“Mewakili Pemerintah Kota Makassar, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian PLN UIP Sulawesi yang telah menginisiasi program adopsi karang hari ini,” ujarnya.

Upaya pemulihan terumbu karang tersebut juga menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), sekaligus mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 14 tentang Ekosistem Lautan dan SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim.

Selain memberikan manfaat ekologis, pemulihan terumbu karang diharapkan dapat memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat pesisir. Ekosistem terumbu karang yang sehat dapat mendukung keberlanjutan sumber daya laut, ketahanan ekonomi masyarakat, serta pengembangan pariwisata berbasis lingkungan di Pulau Samalona.

Sebagai bagian dari kegiatan, sertifikat adopsi karang diserahkan kepada PLN UIP Sulawesi dan ditandatangani oleh Fadly Arifuddin selaku Coral Adoption Ambassador dari Jaringan Adopsi Karang Indonesia (JARI).

Melalui program tersebut, PLN UIP Sulawesi berharap upaya pemulihan terumbu karang di Pulau Samalona dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi ekosistem laut, masyarakat pesisir, dan keberlanjutan pariwisata di kawasan tersebut.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru