PT Vale & Pemkab Kolaka Perkuat Kompetensi Tenaga Kesehatan

Jum'at, 28 Agu 2026 22:47
PT Vale & Pemkab Kolaka Perkuat Kompetensi Tenaga Kesehatan
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka kolaborasi memperkuat kapasitas tenaga kesehatan dalam menangani kondisi kegawatdaruratan. Foto/Istimewa
Comment
Share
KOLAKA - Sebanyak 33 tenaga kesehatan mengikuti pelatihan dan sertifikasi Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) Batch II di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Program ini digelar PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka untuk memperkuat kapasitas tenaga kesehatan dalam menangani kondisi kegawatdaruratan.

Pelatihan yang berlangsung di Gedung Lantai 4 RSUD Benyamin Guluh, Jumat (28/8/2026), tersebut membekali peserta dengan kemampuan melakukan penanganan awal pada kasus trauma dasar dan kegawatdaruratan jantung.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Sosial dan Lingkungan PT Vale bertema “Kolaka Sehat, Inklusif, dan Berdaya”, khususnya melalui program Sustainable Medical Health. Program tersebut mencakup peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, penguatan fasilitas pelayanan, serta perluasan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.

Perwakilan Manajemen PT Vale sekaligus Project Engineer Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, Achmad Siswandi Asdam, mengatakan penguatan kapasitas tenaga kesehatan menjadi salah satu fokus program tersebut.

“Program ini dilaksanakan secara terintegrasi, mulai dari pelatihan dan sertifikasi tenaga kesehatan, seperti BTCLS, promosi kesehatan, pelayanan kesehatan ibu dan anak, operasi katarak, hingga dukungan beasiswa pendidikan dokter,” ujar Siswandi.

Menurut dia, pelatihan BTCLS tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan individu tenaga kesehatan, tetapi juga memperkuat kesiapan layanan kesehatan dalam menghadapi kondisi darurat.

“Melalui pelatihan BTCLS, peserta dibekali kemampuan untuk mengidentifikasi kondisi kegawatdaruratan dan melakukan tindakan awal secara cepat, tepat, serta sesuai standar sebelum pasien menerima penanganan lebih lanjut,” katanya.

Pelatihan berlangsung selama enam hari dengan metode hybrid. Tiga hari pertama diisi dengan sesi teori secara daring, kemudian dilanjutkan tiga hari praktik secara langsung.

Sebanyak 33 tenaga kesehatan mengikuti BTCLS Batch II. Dengan pelaksanaan batch tersebut, jumlah tenaga kesehatan yang telah mengikuti program BTCLS mencapai sekitar 60 orang.

Peserta berasal dari wilayah pemberdayaan PT Vale yang mencakup Ring 1, yakni Kecamatan Pomalaa, Baula, Wundulako, dan Tanggetada, serta wilayah Ring 2 dan Ring 3, termasuk Kecamatan Kolaka dan sekitarnya. Keterlibatan tenaga kesehatan dari sejumlah wilayah tersebut diharapkan membantu memperluas pemerataan kompetensi di fasilitas pelayanan kesehatan.

PT Vale juga merencanakan pelatihan Advanced Trauma Life Support (ATLS) dan BTCLS Batch III pada November 2026. Program lanjutan tersebut diharapkan menambah jumlah tenaga kesehatan tersertifikasi sekaligus memperkuat kesiapan layanan kegawatdaruratan di Kabupaten Kolaka.

Perkuat Layanan Kesehatan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka, Sri Raoda Buna, mengapresiasi kolaborasi PT Vale dalam mendukung peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dan penguatan layanan kesehatan di daerah.

Menurut Sri Raoda, dukungan tersebut melengkapi upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, sarana pelayanan, dan ketersediaan tenaga medis.

Kolaborasi PT Vale dan Pemkab Kolaka juga mencakup dukungan pendidikan bagi empat dokter spesialis dasar. Kesepakatan tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman untuk mendukung kesiapan operasional RSUD Tipe D Wasa Wisa Benggali di Kecamatan Pomalaa.

Empat bidang spesialisasi yang mendapat dukungan pendidikan tersebut adalah spesialis anak, obstetri dan ginekologi, bedah, serta penyakit dalam. Setelah menyelesaikan pendidikan, para dokter tersebut berkomitmen mengabdi di RSUD Wasa Wisa Benggali.

“Kami telah menandatangani nota kesepahaman untuk bantuan pendidikan empat dokter spesialis dasar, yaitu spesialis anak, obstetri dan ginekologi, bedah, serta penyakit dalam. Setelah menyelesaikan pendidikan, para dokter tersebut berkomitmen untuk mengabdi di RSUD Wasa Wisa Benggali,” kata Sri Raoda.

Selain dukungan pendidikan dokter, PT Vale turut menyalurkan hibah alat kesehatan yang dikoordinasikan dengan pemerintah daerah. Koordinasi dilakukan untuk memastikan bantuan sesuai dengan kebutuhan prioritas dan tidak tumpang tindih dengan pengadaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Koordinasi ini penting agar bantuan dapat memenuhi kebutuhan prioritas sekaligus mencegah terjadinya pembiayaan ganda,” ujarnya.

Direktur RSUD Benyamin Guluh, dr. Julianita, mengatakan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan menjadi kebutuhan penting bagi rumah sakit yang memiliki sekitar 300 perawat.

RSUD Benyamin Guluh merupakan rumah sakit rujukan regional yang melayani pasien dari Kabupaten Kolaka, Kolaka Utara, Kolaka Timur, hingga Bombana. Luasnya cakupan pelayanan membuat kesiapan tenaga kesehatan dalam menangani kasus kegawatdaruratan menjadi semakin penting.

“Pelatihan peningkatan kapasitas SDM yang didukung PT Vale sangat membantu kami karena peserta dapat mengikutinya tanpa dikenakan biaya. Kasus kegawatdaruratan yang masuk ke rumah sakit cukup banyak, sehingga peningkatan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan sangat dibutuhkan untuk menunjang kualitas pelayanan kepada pasien,” kata Julianita.

Pelatihan BTCLS diharapkan dapat memperkuat kemampuan tenaga kesehatan sekaligus meningkatkan kesiapan tim medis dalam memberikan respons awal terhadap pasien gawat darurat, baik di rumah sakit maupun fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan fasilitas pelayanan kesehatan, PT Vale mendorong penguatan sektor kesehatan melalui sejumlah program, mulai dari peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, dukungan pendidikan dokter spesialis, bantuan alat kesehatan, hingga peningkatan kesiapan layanan kegawatdaruratan.

Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat layanan kesehatan di Kabupaten Kolaka agar semakin mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru