Pertamina Sulawesi Dukung Pengelolaan Sampah Berbasis 3R di Luwuk
Jum'at, 12 Sep 2025 11:44
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui FT Luwuk menjalin kerja sama strategis dengan TPS 3R Pondok Riset & Pelatihan AKUoranglapangan dalam pengelolaan sampah berbasis prinsip 3R. Foto/IST
BANGGAI - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Fuel Terminal (FT) Luwuk resmi menjalin kerja sama strategis dengan TPS 3R Pondok Riset & Pelatihan AKUoranglapangan dalam pengelolaan sampah berbasis prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R). Penandatanganan nota kesepahaman berlangsung di kantor FT Luwuk, Kabupaten Banggai, dan dihadiri oleh perwakilan kedua pihak.
Fuel Terminal Manager FT Luwuk, Hirohim, hadir mewakili Pertamina Patra Niaga Sulawesi. Dari TPS 3R AKUoranglapangan, hadir Ketua Erwin Wuniarto, Manager Operasional Pengolahan Sampah Organik Yusril Mahendra, serta Penanggung Jawab Pengelolaan Sampah Anorganik Siti Magfirah.
Kolaborasi ini bertujuan memperkuat sinergi dalam pengelolaan sampah organik dan anorganik agar memiliki nilai ekonomi sekaligus ramah lingkungan. Sebagai bentuk dukungan, FT Luwuk menyerahkan bantuan berupa alat pengolahan limbah organik yang dapat menghasilkan produk bernilai jual.
“Kerja sama ini merupakan wujud nyata komitmen Pertamina terhadap keberlanjutan lingkungan. Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya berdampak positif bagi lingkungan, tetapi juga mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan sampah menjadi produk bernilai,” ujar Hirohim.
Ketua TPS 3R AKUoranglapangan, Erwin Wuniarto, menyambut baik dukungan dari Pertamina.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kelancaran proses pengolahan sampah di TPS kami. Dengan penerapan prinsip 3R, sampah yang sebelumnya menjadi masalah kini bisa menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Kerja sama ini turut memperkuat langkah Kabupaten Banggai dalam pengelolaan lingkungan dan mendukung terciptanya ekosistem hijau yang berkelanjutan.
Sebelumnya, Pondok Riset AKUoranglapangan telah mengembangkan budidaya maggot melalui brand Maggot Turbo untuk mengolah sampah organik sisa makanan. Program ini dijalankan bersama komunitas Pertamina Patra Niaga, komunitas lokal C_Care Sulteng, serta mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Tengku Muhammad Rum, menegaskan bahwa inisiatif ini sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya:
• SDG 11 – Kota dan Permukiman Berkelanjutan, melalui pengelolaan sampah berbasis komunitas.
• SDG 12 – Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, dengan penerapan prinsip 3R.
• SDG 15 – Ekosistem Darat, melalui pemanfaatan maggot sebagai solusi pengolahan sampah organik.
• SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, lewat peluang usaha baru dari hasil olahan sampah.
Fuel Terminal Manager FT Luwuk, Hirohim, hadir mewakili Pertamina Patra Niaga Sulawesi. Dari TPS 3R AKUoranglapangan, hadir Ketua Erwin Wuniarto, Manager Operasional Pengolahan Sampah Organik Yusril Mahendra, serta Penanggung Jawab Pengelolaan Sampah Anorganik Siti Magfirah.
Kolaborasi ini bertujuan memperkuat sinergi dalam pengelolaan sampah organik dan anorganik agar memiliki nilai ekonomi sekaligus ramah lingkungan. Sebagai bentuk dukungan, FT Luwuk menyerahkan bantuan berupa alat pengolahan limbah organik yang dapat menghasilkan produk bernilai jual.
“Kerja sama ini merupakan wujud nyata komitmen Pertamina terhadap keberlanjutan lingkungan. Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya berdampak positif bagi lingkungan, tetapi juga mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan sampah menjadi produk bernilai,” ujar Hirohim.
Ketua TPS 3R AKUoranglapangan, Erwin Wuniarto, menyambut baik dukungan dari Pertamina.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kelancaran proses pengolahan sampah di TPS kami. Dengan penerapan prinsip 3R, sampah yang sebelumnya menjadi masalah kini bisa menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Kerja sama ini turut memperkuat langkah Kabupaten Banggai dalam pengelolaan lingkungan dan mendukung terciptanya ekosistem hijau yang berkelanjutan.
Sebelumnya, Pondok Riset AKUoranglapangan telah mengembangkan budidaya maggot melalui brand Maggot Turbo untuk mengolah sampah organik sisa makanan. Program ini dijalankan bersama komunitas Pertamina Patra Niaga, komunitas lokal C_Care Sulteng, serta mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Tengku Muhammad Rum, menegaskan bahwa inisiatif ini sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya:
• SDG 11 – Kota dan Permukiman Berkelanjutan, melalui pengelolaan sampah berbasis komunitas.
• SDG 12 – Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, dengan penerapan prinsip 3R.
• SDG 15 – Ekosistem Darat, melalui pemanfaatan maggot sebagai solusi pengolahan sampah organik.
• SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, lewat peluang usaha baru dari hasil olahan sampah.
(TRI)
Berita Terkait
Sulbar
Pertamina dan Kejati Sulbar Perkuat Tata Kelola Penyaluran Energi
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat melalui penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS), Rabu (28/10/2026).
Rabu, 28 Okt 2026 22:47
Sulbar
Pertamina & Pemprov Sulbar Perkuat Sinergi Jaga Kelancaran Distribusi Energi
Kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di Sulawesi Barat membutuhkan koordinasi erat antara penyedia energi dan pemerintah daerah.
Senin, 26 Okt 2026 19:01
News
Pertamina Sulawesi Raih Penghargaan Berkat Program Kampung Lontara
Melalui Program Kampung Lontara, Pertamina mendampingi warga mengembangkan produk unggulan dan keterampilan usaha hingga mendapat apresiasi dari TP PKK Makassar
Minggu, 25 Okt 2026 21:54
News
Pertamina Sulawesi Perkuat Standar Keselamatan SPBE & Bengkel LPG
Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman pengelola fasilitas mengenai standar teknis, prosedur operasional, dan persyaratan keselamatan.
Sabtu, 24 Okt 2026 09:08
News
Gandeng Rappo, Mal Ratu Indah Sulap Limbah Tutup Botol Plastik Menjadi Furnitur
Limbah tutup botol plastik dari tenant makanan dan minuman di Mal Ratu Indah, Makassar, akan diolah menjadi furnitur yang dapat dimanfaatkan pengunjung.1¹
Jum'at, 23 Okt 2026 23:55
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Nomor Urut 6 di Pilrek UNM, Prof Hasmyati Usung Filosofi Keharmonisan dan Gotong Royong
2
Mencari Nasionalisme Pemuda
3
Bosowa Berlian Motor Hadirkan Promo Menarik di GIIAS Makassar 2026
4
Lampaui Target, Donor Darah HUT ke-58 Semen Tonasa Hasilkan 655 Kantong
5
Suzuki Pamerkan Tiga Mobil Hybrid, Bidik 200 SPK di GIIAS Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Nomor Urut 6 di Pilrek UNM, Prof Hasmyati Usung Filosofi Keharmonisan dan Gotong Royong
2
Mencari Nasionalisme Pemuda
3
Bosowa Berlian Motor Hadirkan Promo Menarik di GIIAS Makassar 2026
4
Lampaui Target, Donor Darah HUT ke-58 Semen Tonasa Hasilkan 655 Kantong
5
Suzuki Pamerkan Tiga Mobil Hybrid, Bidik 200 SPK di GIIAS Makassar