Kadiv Yankum Kemenkum Sulsel Jalani Seminar IPP di Pelatihan Kepemimpinan Nasional
Rabu, 15 Okt 2025 23:25
MAKASSAR - Kepala Divisi Pelayanan Hukum (Kadiv Yankum) Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) Demson Marihot tengah menjalani seminar Implementasi Proyek Perubahan (IPP) pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Tahun 2025.
Demson menyampaikan hasil akhir proyek perubahannya ini setelah sebelumnya menjalani serangkaian kegiatan pelatihan yang dilaksanakan dengan metode blended learning.
Di hadapan penguji, Demson menjelaskan secara rinci mengenai proyek perubahannya yang berjudul Penguatan Pengawasan Notaris di Wilayah Sulsel. Ia mengungkapkan bahwa gagasan yang ia bawa kedalam pelatihan kali ini lahir dari keresahannya saat melihat prosedur pengawasan notaris yang tengah berjalan masih belum optimal, diantaranya fasilitas monitoring pelaksanaan pengawasan yang belum tersedia seperti database, panduan pemeriksaan serta jumlah anggaran yang tersedia berbanding terbalik dengan jumlah Notaris di Sulsel yang mencapai 728 di tahun 2025.
"Penguatan pengawasan ini melahirkan terobosan inovatif yang akan menjawab tantangan pengawasan notaris di Sulsel, seperti Dashboard Monitoring hasil pengawasan di 7 Majelis Pengawas Daerah (MPD) di Sulsel, dan Form Pemeriksaan Notaris secara elektronik yang akan memberikan dampak efisiensi anggaran sebesar Rp155.640.000.," ujarnya di Ruang Kelas 1.02 BPSDM Hukum, Rabu (15/10/2025).
Tidak hanya itu, Demson mengungkapkan bahwa pelaksanaan proyek perubahan ini tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan dari stakeholder. Untuk itu, Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pengurus Wilayah Sulsel Ikatan Notaris Indonesia (INI) akan memperkuat gagasannya dalam upaya melakukan penguatan pengawasan notaris.
Lebih lanjut, Kepala Pusat Pengembangan SDM Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia, Caca Syahroni selaku penguji mendukung gagasan Kadiv Yankum Kanwil Kemenkum Sulsel. "Hanya sedikit revisi. Penguji menyarankan agar surat edaran terkait penguatan pengawasan diperkuat dengan SK Kakanwil," ujar Demson usai seminar.
Dalam kesempatan sebelumnya, Kakanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap proyek perubahan yang digagas Demson Marihot. Kakanwil berharap gagasan yang dibawa Kadiv Yankum dalam PKN Tingkat II dapat memberi dampak terhadap pengawasan notaris di Sulsel.
"Saya mendukung proyek perubahan ini. Harapannya, penguatan pengawasan notaris di Sulsel dapat lebih efektif dan efisien. Utamanya efisien dalam penggunaan anggaran," ucap Kakanwil.
Demson menyampaikan hasil akhir proyek perubahannya ini setelah sebelumnya menjalani serangkaian kegiatan pelatihan yang dilaksanakan dengan metode blended learning.
Di hadapan penguji, Demson menjelaskan secara rinci mengenai proyek perubahannya yang berjudul Penguatan Pengawasan Notaris di Wilayah Sulsel. Ia mengungkapkan bahwa gagasan yang ia bawa kedalam pelatihan kali ini lahir dari keresahannya saat melihat prosedur pengawasan notaris yang tengah berjalan masih belum optimal, diantaranya fasilitas monitoring pelaksanaan pengawasan yang belum tersedia seperti database, panduan pemeriksaan serta jumlah anggaran yang tersedia berbanding terbalik dengan jumlah Notaris di Sulsel yang mencapai 728 di tahun 2025.
"Penguatan pengawasan ini melahirkan terobosan inovatif yang akan menjawab tantangan pengawasan notaris di Sulsel, seperti Dashboard Monitoring hasil pengawasan di 7 Majelis Pengawas Daerah (MPD) di Sulsel, dan Form Pemeriksaan Notaris secara elektronik yang akan memberikan dampak efisiensi anggaran sebesar Rp155.640.000.," ujarnya di Ruang Kelas 1.02 BPSDM Hukum, Rabu (15/10/2025).
Tidak hanya itu, Demson mengungkapkan bahwa pelaksanaan proyek perubahan ini tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan dari stakeholder. Untuk itu, Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pengurus Wilayah Sulsel Ikatan Notaris Indonesia (INI) akan memperkuat gagasannya dalam upaya melakukan penguatan pengawasan notaris.
Lebih lanjut, Kepala Pusat Pengembangan SDM Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia, Caca Syahroni selaku penguji mendukung gagasan Kadiv Yankum Kanwil Kemenkum Sulsel. "Hanya sedikit revisi. Penguji menyarankan agar surat edaran terkait penguatan pengawasan diperkuat dengan SK Kakanwil," ujar Demson usai seminar.
Dalam kesempatan sebelumnya, Kakanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap proyek perubahan yang digagas Demson Marihot. Kakanwil berharap gagasan yang dibawa Kadiv Yankum dalam PKN Tingkat II dapat memberi dampak terhadap pengawasan notaris di Sulsel.
"Saya mendukung proyek perubahan ini. Harapannya, penguatan pengawasan notaris di Sulsel dapat lebih efektif dan efisien. Utamanya efisien dalam penggunaan anggaran," ucap Kakanwil.
(GUS)
Berita Terkait
News
Kemenkum Sulsel Dukung Upaya DJKI Optimalkan Nilai Ekonomi dari Aset Desain Industri
Kanwil Kemenkum Sulsel mendukung upaya Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dalam meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya kalangan akademisi dan mahasiswa, mengenai optimalisasi pemanfaatan desain industri
Rabu, 10 Jun 2026 19:08
News
26 PNS Kemenkum Sulsel Jalani Pengambilan Sumpah, Siap Perkuat Pelayanan Publik
Sebanyak 26 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan resmi menjalani pengambilan sumpah
Rabu, 10 Jun 2026 15:40
News
Kemenkum Sulsel Dukung Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mengikuti Entry Meeting dan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (APIP) Tahun 2026
Selasa, 09 Jun 2026 15:10
News
Andi Basmal Ingatkan Jajaran Berikan Layanan Maksimal Tanpa Pungutan Liar
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, mengingatkan seluruh jajaran untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjunjung tinggi integritas dalam pelaksanaan tugas.
Senin, 08 Jun 2026 15:08
Sulsel
Puluhan Pelaku IKM Langsung Didampingi Dirikan Perseroan Perorangan
Puluhan pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang hadir pulang bukan hanya membawa ilmu, tetapi juga membawa langkah konkret pertama menuju legalitas usaha mereka.
Sabtu, 06 Jun 2026 18:48
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ekosistem EV di Parepare Kian Matang: Charging Cepat, Menunggu Nyaman
2
UMI Jadi Tuan Rumah Workshop Penulisan Proposal Hibah Internasional bagi Dosen
3
BI Sulsel Ajak Kreator Konten Perkuat Literasi Ekonomi Syariah
4
Pegadaian Berhasil Borong Lima Penghargaan Bergengsi Asia
5
Studi Doktor UIKA: Wakaf Uang Dorong Kebahagiaan hingga Rasa Hidup Bermakna
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ekosistem EV di Parepare Kian Matang: Charging Cepat, Menunggu Nyaman
2
UMI Jadi Tuan Rumah Workshop Penulisan Proposal Hibah Internasional bagi Dosen
3
BI Sulsel Ajak Kreator Konten Perkuat Literasi Ekonomi Syariah
4
Pegadaian Berhasil Borong Lima Penghargaan Bergengsi Asia
5
Studi Doktor UIKA: Wakaf Uang Dorong Kebahagiaan hingga Rasa Hidup Bermakna