Ribuan Pendaki Peringati HUT RI ke 81 di Gunung Bawakaraeng
Selasa, 18 Agu 2026 06:26
Ribuan pendaki peringati hari HUT Kemardekaan Republik RI dilaksanakan oleh di lembah Ramma Gunung Bawakaraeng, Senin (17/08/2026). Upacara tersebut digelar oleh komunitas Merah Putih Gerak Bersama.
GOWA - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, diwarnai tingginya aktivitas pendakian. Ribuan pendaki memadati sejumlah jalur menuju kawasan pegunungan tersebut untuk mengikuti rangkaian pengibaran Bendera Merah Putih pada Senin, 17 Agustus 2026.
Salah satu kegiatan utama berlangsung di Lembah Ramma, Gunung Bawakaraeng, yang diikuti ribuan pendaki. Upacara tersebut digelar komunitas yang mengatasnamakan Merah Putih Gerak Bersama bekerja sama dengan Batalyon Armed 6/76 Kostrad dari Divisi Infanteri 3.
Di tengah tingginya aktivitas pendakian, Tim Siaga SAR Merah Putih harus bekerja ekstra untuk menangani para pendaki yang mengalami gangguan kesehatan maupun kecelakaan di sepanjang jalur pendakian Gunung Bawakaraeng.
Hingga Selasa (18/8/2026) pagi, tercatat 31 pendaki mengalami trouble atau kendala fisik selama rangkaian pengamanan HUT ke-81 RI.Mayoritas pendaki membutuhkan pertolongan akibat hipotermia, asma, kelelahan parah, hingga cedera kaki. Kondisi tersebut dipengaruhi padatnya jalur pendakian dan suhu udara yang cukup dingin di kawasan Gunung Bawakaraeng.
Sebagian Pendaki Berhasil DievakuasiPuluhan pendaki yang mengalami gangguan kesehatan telah mendapatkan penanganan dari tim gabungan. Sebagian di antaranya berhasil dievakuasi menuju Posko Bulubalea untuk memperoleh perawatan medis.
Pendaki yang membutuhkan penanganan lebih lanjut juga mendapatkan rujukan ke Puskesmas Tinggi Moncong.Namun, hingga Selasa pagi, proses evakuasi masih berlangsung terhadap seorang pendaki yang mengalami cedera lutut cukup parah di sekitar Pos 7 jalur Lembanna.
Petugas harus bekerja ekstra untuk membawa korban menuju titik aman. Kondisi medan yang terjal menjadi salah satu tantangan dalam proses evakuasi.
Tim SAR bersama personel gabungan terus memperhitungkan kondisi medan dan keselamatan petugas maupun korban selama proses evakuasi berlangsung.
3.786 Pendaki Terdaftar di Empat Jalur
Tingginya jumlah pendaki yang membutuhkan pertolongan tidak terlepas dari membeludaknya aktivitas pendakian selama momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Berdasarkan data pemantauan, sebanyak 3.786 pendaki terdaftar melalui empat jalur perlintasan utama, yakni Pos Registrasi Bulu Balea, Tassoso, Kanreapia, dan Lembanna.Untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keselamatan, sebanyak 295 personel gabungan dikerahkan dalam operasi Siaga SAR Khusus Merah Putih.
Ratusan personel tersebut ditempatkan di delapan titik strategis, termasuk kawasan Lembah Ramma dan Puncak Bawakaraeng.Personel tetap disiagakan untuk mengawal proses kepulangan para pendaki, terutama pada hari terakhir masa pengamanan.
SAR Imbau Pendaki Tidak Memaksakan DiriKepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas hingga seluruh pendaki dipastikan turun dari kawasan Gunung Bawakaraeng dengan aman.
Ia mengimbau para pendaki yang melakukan perjalanan turun pada hari terakhir masa siaga agar tidak memaksakan kondisi fisik.Rombongan pendaki juga diminta saling memperhatikan kondisi anggota kelompok. Jika terdapat pendaki yang mulai mengalami kelelahan, perjalanan sebaiknya diperlambat dan tidak dilakukan dengan memaksakan kemampuan fisik.
Para pendaki juga diminta segera meminta pertolongan apabila mengalami gangguan kesehatan atau menghadapi kendala selama perjalanan.
"Jangan memaksakan diri. Jika ada anggota kelompok yang kelelahan atau mengalami gangguan kesehatan, segera meminta bantuan kepada petugas di pos siaga terdekat," demikian imbauan keselamatan dalam pengamanan pendakian.
Salah satu kegiatan utama berlangsung di Lembah Ramma, Gunung Bawakaraeng, yang diikuti ribuan pendaki. Upacara tersebut digelar komunitas yang mengatasnamakan Merah Putih Gerak Bersama bekerja sama dengan Batalyon Armed 6/76 Kostrad dari Divisi Infanteri 3.
Di tengah tingginya aktivitas pendakian, Tim Siaga SAR Merah Putih harus bekerja ekstra untuk menangani para pendaki yang mengalami gangguan kesehatan maupun kecelakaan di sepanjang jalur pendakian Gunung Bawakaraeng.
Hingga Selasa (18/8/2026) pagi, tercatat 31 pendaki mengalami trouble atau kendala fisik selama rangkaian pengamanan HUT ke-81 RI.Mayoritas pendaki membutuhkan pertolongan akibat hipotermia, asma, kelelahan parah, hingga cedera kaki. Kondisi tersebut dipengaruhi padatnya jalur pendakian dan suhu udara yang cukup dingin di kawasan Gunung Bawakaraeng.
Sebagian Pendaki Berhasil DievakuasiPuluhan pendaki yang mengalami gangguan kesehatan telah mendapatkan penanganan dari tim gabungan. Sebagian di antaranya berhasil dievakuasi menuju Posko Bulubalea untuk memperoleh perawatan medis.
Pendaki yang membutuhkan penanganan lebih lanjut juga mendapatkan rujukan ke Puskesmas Tinggi Moncong.Namun, hingga Selasa pagi, proses evakuasi masih berlangsung terhadap seorang pendaki yang mengalami cedera lutut cukup parah di sekitar Pos 7 jalur Lembanna.
Petugas harus bekerja ekstra untuk membawa korban menuju titik aman. Kondisi medan yang terjal menjadi salah satu tantangan dalam proses evakuasi.
Tim SAR bersama personel gabungan terus memperhitungkan kondisi medan dan keselamatan petugas maupun korban selama proses evakuasi berlangsung.
3.786 Pendaki Terdaftar di Empat Jalur
Tingginya jumlah pendaki yang membutuhkan pertolongan tidak terlepas dari membeludaknya aktivitas pendakian selama momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Berdasarkan data pemantauan, sebanyak 3.786 pendaki terdaftar melalui empat jalur perlintasan utama, yakni Pos Registrasi Bulu Balea, Tassoso, Kanreapia, dan Lembanna.Untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keselamatan, sebanyak 295 personel gabungan dikerahkan dalam operasi Siaga SAR Khusus Merah Putih.
Ratusan personel tersebut ditempatkan di delapan titik strategis, termasuk kawasan Lembah Ramma dan Puncak Bawakaraeng.Personel tetap disiagakan untuk mengawal proses kepulangan para pendaki, terutama pada hari terakhir masa pengamanan.
SAR Imbau Pendaki Tidak Memaksakan DiriKepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas hingga seluruh pendaki dipastikan turun dari kawasan Gunung Bawakaraeng dengan aman.
Ia mengimbau para pendaki yang melakukan perjalanan turun pada hari terakhir masa siaga agar tidak memaksakan kondisi fisik.Rombongan pendaki juga diminta saling memperhatikan kondisi anggota kelompok. Jika terdapat pendaki yang mulai mengalami kelelahan, perjalanan sebaiknya diperlambat dan tidak dilakukan dengan memaksakan kemampuan fisik.
Para pendaki juga diminta segera meminta pertolongan apabila mengalami gangguan kesehatan atau menghadapi kendala selama perjalanan.
"Jangan memaksakan diri. Jika ada anggota kelompok yang kelelahan atau mengalami gangguan kesehatan, segera meminta bantuan kepada petugas di pos siaga terdekat," demikian imbauan keselamatan dalam pengamanan pendakian.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Delapan Pendaki Gunung Bawakaraeng Dievakuasi saat Hendak Rayakan HUT ke-81 RI
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar menggelar siaga khusus dalam rangka pengamanan kegiatan pengibaran Bendera Merah Putih di puncak Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Senin, 17 Agu 2026 15:16
Sulsel
Enam Mahasiswa Dievakuasi Usai Alami Masalah saat Mendaki Goa Kallibong Alloa Pangkep
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan terhadap enam orang mahasiswa Universitas Hasanuddin yang sedang menjalankan kegiatan Kuliah Kerja Nyata di Desa Belae, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan
Senin, 27 Jul 2026 12:06
News
Pendaki Bulu Baria Dievakuasi usai Jatuh dari Hammock hingga Cedera
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar melaksanakan operasi SAR terhadap seorang pendaki yang mengalami trouble saat melakukan aktivitas pendakian di Gunung Bulu Baria, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Minggu (26/7/2026) dini hari.
Minggu, 26 Jul 2026 18:12
Sulsel
Satu Pendaki Alami Patah Kaki Dievakuasi dari Bulu Saukang
Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi pendaki yang mengalami cedera dan patah kaki di Pos 5 Gunung Bulu Saukang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Rabu, 17 Jun 2026 14:00
Sulsel
Lima Pendaki Tersambar Petir di Gunung Manrolo Maros, Satu Meninggal Dunia
Basarnas Makassar bersama Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi seorang pendaki yang tersambar petir di puncak Gunung Monrolo, Desa Bonto Manurung, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, pada Senin (25/5/2026).
Senin, 25 Mei 2026 19:36
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
VinFast Evo dan Ekosistem V-Green: Meretas Jalan Menuju Mobilitas Tanpa Ribet
2
Lenovo IdeaPad Slim 3i Meluncur di Indonesia, Harga Mulai Rp11,7 Juta
3
Perambahan Hutan Tanamalia Makin Menggila, Gakkum: Sudah Mendekati 5.000 Hektare
4
TelkomGroup Hadirkan Internet Gratis di Posko Pengungsian NTT
5
Tutup Rangkaian ICE SPORT 2026, Himatik FT-UNM Sukses Gelar Laga Futsal
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
VinFast Evo dan Ekosistem V-Green: Meretas Jalan Menuju Mobilitas Tanpa Ribet
2
Lenovo IdeaPad Slim 3i Meluncur di Indonesia, Harga Mulai Rp11,7 Juta
3
Perambahan Hutan Tanamalia Makin Menggila, Gakkum: Sudah Mendekati 5.000 Hektare
4
TelkomGroup Hadirkan Internet Gratis di Posko Pengungsian NTT
5
Tutup Rangkaian ICE SPORT 2026, Himatik FT-UNM Sukses Gelar Laga Futsal